Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

Pilkada Ditunda, Darmawan Jaya: Penanganan Covid-19 Lebih Prioritas

- Apahabar.com Kamis, 7 Mei 2020 - 13:22 WIB

Pilkada Ditunda, Darmawan Jaya: Penanganan Covid-19 Lebih Prioritas

Wakil Wali Kota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) resmi ditunda pada Desember 2020 akibat pandemi Covid-19.

Hal itu termuat dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020. Yang diterbitkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Menanggapi itu Wakil Calon Kepala Daerah Kota Banjarbaru 2020, Darmawan Jaya Setiawan yang saat ini masih sah menjabat wakil wali kota memastikan siap mengikuti ketentuan pemerintah.

“Kami (Nadjmi-Jaya) mengikuti saja keputusan penundaan waktu pelaksanaan Pilkada sesuai yang diatur pemerintah dalam Perpu ini,” ujarnya kepada apahabar.com, Kamis (7/5) siang.

“Insyaallah penundaan ini tujuannya adalah untuk kebaikan bersama,” lanjutnya.

Apapun keputusan pemerintah terkait pelaksanaan Pilkada 2020, ia bersama Nadjmi yang saat ini juga masih sah sebagai Wali Kota Banjarbaru akan mematuhinya.

“Mengikuti saja jadwal yang ditetapkan pemerintah, karena Perpu ini diterbitkan tentu melewati proses kajian, masukkan dan juga pembahasan dengan berbagai pihak seperti DPR RI, para Pelaksana Pemilu dll,” terangnya.

Ia pun mengatakan melihat kondisi saat ini di kota Banjarbaru. Menangani Covid-19 adalah prioritas.

“Sekarang fokus utama kita bersama adalah penanganan Covid-19,” pungkasnya.

Untuk diketahui, perpu pengganti UU Nomor 2 Tahun 2020 itu mengatur penundaan Pilkada serentak 2020 akibat pandemi Covid-19.

Dalam perpu tersebut, tepatnya di Pasal 201 A, disebutkan Pilkada akan ditunda pada Desember karena wabah Covid-19.

Berikut beberapa poinnya:

(1) Pemungutan suara serentak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 201 ayat (6) ditunda karena terjadi bencana nonalam sebagaimana dimaksud dalam Pasal 120 ayat (1).

(2) Pemungutan suara serentak yang ditunda sebagaimana dimaksud pada ayat (l) dilaksanakan pada bulan Desember 2020.

(3) Dalam hal pemungutan suara serentak sebagaimana dimaksud pada ayat (2) tidak dapat dilaksanakan, pemungutan suara serentak ditunda dan dijadwalkan kembali segera setelah bencana nonalam sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berakhir, melalui mekanisme sebagaimana dimaksud dalam Pasal 122A.

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Pilwali Banjarmasin: Haris Makkie Maju, Habib Banua Mundur
apahabar.com

Politik

Jokowi: Pak JK Sejak Awal Mendukung Kami
apahabar.com

Politik

H Rusli-Guru Fadhlan Maju Pilkada Banjar, Bagaimana Sikap Golkar?
apahabar.com

Politik

Gara Gara Sosok Ini, PDIP Jatuhkan Dukungan ke Ibnu-Ariffin di Pilwali Banjarmasin
apahabar.com

Politik

Gusti Sulaiman Razak Lakukan Komunikasi Politik Dengan PDIP Kalsel
apahabar.com

Politik

Jika Terpilih, Pasangan Nomor Urut 1 SHM-MAR Janjikan Tower Telkomsel Berdiri di Desa Gunung Raya dan Emil Baru
apahabar.com

Politik

Sejumlah APK Dipasang di Zona Terlarang
apahabar.com

Politik

Calon Kuat Ketua DPRD Kalsel, Paman Birin Dua Kali Sebut Supian HK
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com