Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Pilkada Ditunda, Denny Indrayana Tak Miliki Strategi Khusus Lawan Paman Birin

- Apahabar.com Jumat, 8 Mei 2020 - 16:42 WIB

Pilkada Ditunda, Denny Indrayana Tak Miliki Strategi Khusus Lawan Paman Birin

Denny Indrayana. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Bakal calon Gubernur Kalimantan Selatan, Prof Denny Indrayana mengaku tidak memiliki strategi khusus dalam menghadapi Pilkada Serentak 2020, yang secara resmi ditunda Desember mendatang.

“Pada prinsipnya tak ada strategi khusus yang dilakukan terkait Pilgub Kalsel 2020,” ucap Denny Indrayana kepada apahabar.com, Jumat (8/5) siang.

Namun, ia bersama relawan tetap menjalin komunikasi dengan partai politik terkait arahan dukungan kepada dirinya di Pilgub Kalsel.

Denny tetap mensolidkan relawan dan menghindari kegiatan yang bersifat politis di tengah wabah virus Corona, namun hanya lebih ke arah kemanusiaan.

“Kami tak mempublikasikan kegiatan sosial di tengah wabah virus Corona. Terpenting adalah bantuan itu sampai kepada yang memerlukan,” tegas mantan Wamenkumham RI era SBY tersebut.

Menurutnya, penundaan Pilkada ini tentu memberikan ruang yang lebih banyak untuk melakukan sosialisasi dan memperkuat barisan pendukung.

Bagi sebagian kandidat, kata dia, penundaan ini merupakan suatu peningkatan pendanaan atau logistik.

“Namun, tidak untuk tim kami sendiri karena basis untuk maju bukan dari sisi logistik, melainkan untuk kebaikan Banua,” ungkap Denny.
Sejuah ini, dukungan partai terhadap dirinya di Pilgub Kalsel tetap baik dan semakin konkrit.

“Mudahan-mudahan ke depan sudah ada dokumen tertulis yang lebih jelas memberikan dukungan kepada kami,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 2 Tahun 2020.

Perpu ini mengatur penundaan Pilkada serentak 2020 akibat pandemi Covid-19.

Dalam perpu ini, tepatnya di Pasal 201 A, disebutkan Pilkada akan ditunda pada Desember karena wabah Covid-19.

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Politik

Terima Rp 150 Ribu dan Diminta Dukung Paslon Lain, Anang Tetap Coblos SHM-MAR
apahabar.com

Politik

Kalsel Bersih Koruptor Masuk Daftar Caleg
apahabar.com

Politik

Di Satui, SHM-MAR Diprediksi Unggul 75 Persen
apahabar.com

Politik

Reaksi Haris Makkie Usai Batal Diusung Golkar dan PAN
apahabar.com

Politik

Respon Bakal Calon Soal Penundaan Pilkada Banjar
apahabar.com

Politik

Warning Bawaslu pada ASN Banjarmasin Nyalon Kepala Daerah: Dari Spanduk sampai Medsos
apahabar.com

Politik

Mengukur Kans Politik H Abidin dan Koalisi Indonesia Adil Makmur
apahabar.com

Politik

Partai Berkarya HST Susul PKS Dukung Paslon Independen Nomor Urut 1
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com