Resmi, Palangka Raya Belum Mau Berlakukan New Normal Susul Tanbu, Giliran 3 Pasien Tapin Sembuh dari Covid-19 Cerita Tukang Cukur Banjarmasin Keluhkan Protokol Covid-19 Pemuda Mandastana Genapi 4 Pasien Sembuh Covid-19 di Batola Kebakaran Jalan Manggis, Los Bedakan Diduga Sengaja Dibakar




Home Politik

Jumat, 8 Mei 2020 - 16:42 WIB

Pilkada Ditunda, Denny Indrayana Tak Miliki Strategi Khusus Lawan Paman Birin

Aam - Apahabar.com

Denny Indrayana. Foto-Istimewa

Denny Indrayana. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Bakal calon Gubernur Kalimantan Selatan, Prof Denny Indrayana mengaku tidak memiliki strategi khusus dalam menghadapi Pilkada Serentak 2020, yang secara resmi ditunda Desember mendatang.

“Pada prinsipnya tak ada strategi khusus yang dilakukan terkait Pilgub Kalsel 2020,” ucap Denny Indrayana kepada apahabar.com, Jumat (8/5) siang.

Namun, ia bersama relawan tetap menjalin komunikasi dengan partai politik terkait arahan dukungan kepada dirinya di Pilgub Kalsel.

Denny tetap mensolidkan relawan dan menghindari kegiatan yang bersifat politis di tengah wabah virus Corona, namun hanya lebih ke arah kemanusiaan.

Baca juga :  Darurat Covid-19, Kapolres Kumpulkan Kapolsek Se-Kotabaru

“Kami tak mempublikasikan kegiatan sosial di tengah wabah virus Corona. Terpenting adalah bantuan itu sampai kepada yang memerlukan,” tegas mantan Wamenkumham RI era SBY tersebut.

Menurutnya, penundaan Pilkada ini tentu memberikan ruang yang lebih banyak untuk melakukan sosialisasi dan memperkuat barisan pendukung.

Bagi sebagian kandidat, kata dia, penundaan ini merupakan suatu peningkatan pendanaan atau logistik.

“Namun, tidak untuk tim kami sendiri karena basis untuk maju bukan dari sisi logistik, melainkan untuk kebaikan Banua,” ungkap Denny.
Sejuah ini, dukungan partai terhadap dirinya di Pilgub Kalsel tetap baik dan semakin konkrit.

Baca juga :  Bayar Online dan Ijab Kabul Zakat Tanpa Bersalaman, Apakah Sah?

“Mudahan-mudahan ke depan sudah ada dokumen tertulis yang lebih jelas memberikan dukungan kepada kami,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 2 Tahun 2020.

Perpu ini mengatur penundaan Pilkada serentak 2020 akibat pandemi Covid-19.

Dalam perpu ini, tepatnya di Pasal 201 A, disebutkan Pilkada akan ditunda pada Desember karena wabah Covid-19.

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

La Nyalla: Saya Bukan Timses, Hanya Ingin Tebus Dosa ke Jokowi
apahabar.com

Politik

Tiga Nama Lamar PDIP HST, Berry Tilik Peluang Koalisi
apahabar.com

Politik

Relawan Santri Borneo Deklarasikan Dukungan Jokowi-Ma’ruf
apahabar.com

Politik

Sambut Kampanye Akbar Jokowi-Ma’ruf, TKD Kalsel Kerahkan 40 Ribu Massa
apahabar.com

Politik

Kader PDI P Tala Diminta Hadir Sebagai Solusi di Tengah Masyarakat
apahabar.com

Politik

Kim dan Trump Akan Kembali Bertemu Hari Ini
apahabar.com

Politik

Reses ala Rosehan
apahabar.com

Politik

Muhidin Minta DPP PAN Kaji Ulang soal Sanksi