Lewat Udara, Paman Birin Salurkan Bantuan Korban Banjir dari Jokowi Pekan Ini, Rupiah Berpeluang Tembus Rp 14.000 Dini Hari, Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,8 Km Kanada Bakal Cabut Larangan Terbang Boeing 737 Max Peduli Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan ke Tanah Laut

Polisi Pakai Helm ‘Robocop’ Deteksi Warga Bergejala Covid-19

- Apahabar.com Selasa, 12 Mei 2020 - 20:18 WIB

Polisi Pakai Helm ‘Robocop’ Deteksi Warga Bergejala Covid-19

Salah satu anggota polisi di Riau menggunakan helm 'Robocop' pendeteksi warga bergejala Covid-19. Foto-liputan6.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Ada yang menarik dalam pengamanan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Pekanbaru, Riau.

Kepolisian daerah setempat memakai helm robocop N901 dalam bertugas.

Pelindung kepala ini dilengkapi kaca yang disebut mampu mendeteksi suhu tubuh manusia.

Menurut Kabid Humas Polda Riau Komisaris Besar Sunarto SIK, suhu tubuh menjadi salah satu indikasi warga terpapar virus Corona atau Covid-19.

Menurutnya smart helmed ini lebih spesifik mengidentifikasi suhu panas dari orang secara lebih detail.
Selain itu lebih efektif bila dibandingkan dengan pengukuran melalui alat thermoscan maupun thermogun.

Dengan demikian, deteksi dini bisa dilakukan ketika personel memantau kerumunan.

Sunarto menyebut helm besutan perusahaan yang berbasis di Shenzhen, Tiongkok ini menggunakan teknologi smart thermal.

Keakuratan mengukur suhu manusia disebut sampai 100 persen.

“Setiap subjek yang mengalami demam atau suhu panas dapat di-screening sejauh lima meter dan dapat memindai semua individu di kerumunan, pasar misalnya,” kata Sunarto, Senin malam, 11 Mei 2020.

Benda yang terinspirasi dari robocop ini juga dilengkapi pemindai kode QR dan fitur pengenalan wajah.

“Kacamata yang terpasangpun menggunakan teknologi augmented reality (AR) dengan berbagai pilihan konektivitas seperti wifi, bluetooth, dan jaringan 5G,” jelas Sunarto.

Sunarto menyebut helm ini sudah digunakan personel Polda Riau di lapangan, terutama pintu masuk Pekanbaru.

Personel langsung bisa mengecek suhu warga tanpa bersentuhan.

“Ada juga alat perekam secara live, penggunaannya sangat mendukung penerapan PSBB Pekanbaru,” kata Sunarto.

Di sisi lain, Sunarto menyebut rekaman aktivitas warga yang melanggar PSBB bisa dijadikan bukti jika penyidik mengajukannya ke pengadilan.

“Penggunaannya merupakan komitmen Polda Riau memutus penyebaran Covid-19 di Provinsi Riau yang dicintai ini,” terang Sunarto.(lec)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Update Virus Corona, Lebih dari 50 Persen Sembuh
apahabar.com

Nasional

BMKG: Hujan Guyur Jabodetabek hingga Minggu Depan
apahabar.com

Nasional

Pasca-Kejadian Wamena, Ini Alasan Dokter Iluni FKUI Pilih Menetap di Papua
apahabar.com

Nasional

Fiki Alman, Pria yang Berada Sekamar dengan Angel Lelga
apahabar.com

Nasional

Gojek Kerahkan Tim untuk Sosialisasi Jaga Jarak ke Pengemudi

Nasional

Sah, ‘Urang’ Banua Ditunjuk Jadi Jubir Presiden Jokowi
apahabar.com

Nasional

Corona Jadi Pendemi, Jokowi Makin Sering Minum Jamu
apahabar.com

Nasional

Pemilu 2019 Hasilkan 124 Juta Cuitan di Twitter Indonesia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com