Ingat Setahun Jokowi tapi Mahasiswa di Banjarmasin Lupa Prokes Refleksi Setahun Jokowi-Ma’ruf, BEM Kalsel Ancam Demo Tiap Pekan NASA Tunjuk Nokia untuk Bangun Jaringan Seluler di Bulan, 2024 Kirim Manusia Bermukim di Sana Demo Setahun Jokowi-Ma’ruf, Pelajar di Banjarmasin Kepergok Bawa Miras Jadwal Liga Champions Liverpool Vs Ajax, Klopp Pastikan Van Dijk Bakal Lebih Tangguh

PPDB Kalsel digelar Serentak Juni-Juli 2020, Simak Regulasinya

- Apahabar.com Kamis, 7 Mei 2020 - 13:44 WIB

PPDB Kalsel digelar Serentak Juni-Juli 2020, Simak Regulasinya

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan, HM Yusuf Effendi. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Selama masa pandemi Covid-19, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan membuka pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem online pada Juni hingga Juli 2020.

Regulasi PPDB sendiri dibagi menjadi beberapa kategori. Yakni, untuk siswa yang tempat tinggalnya disekitar sekolah sebanyak 50 persen, jalur berprestasi 30 persen, jalur afirmasi atau kurang mampu 15 persen dan peserta didik pindahan atau akibat perpindahan tugas (pekerjaan) orang tuanya sebanyak 5 persen. Jika ditotalkan seluruhnya menjadi 100 persen.

“Untuk jalur prestasi itu disediakan untuk anak yang berprestasi akademik maupun olahraga, itu dibuktikan dengan sertifikat atau piagamnya,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan, HM Yusuf Effendi, kepada apahabar.com, Kamis (7/5) siang.

Untuk itu, perlu dilakukan verifikasi secara manual. Guna memastikan berkas yang diserahkan adalah benar atau asli.

“Terkait verifikasi jalur anak berprestasi, guna membuktikan itu mereka perlu membawa berkas berupa sertifikat atau piagam. Jadi hal itu memerlukan verifikasi secara manual,” ungkapnya.

Meskipun secara manual, namun ditegaskannya akan ada protokol kesehatan dalam pelaksanaan hal tersebut.

“Seperti tetap dilakukan sosial distancing, wajib menggunakan masker, dan disediakan tempat cuci tangan maupun hand sanitizer,” bebernya.

Sedangkan porsi 15 persen untuk jalur afirmasi dapat dibuktikan dengan kartu Indonesia pintar (KIP) atau kartu program keluarga harapan atau PKH.

“Bagi yang kurang mampu bisa menggunakan KIP dan PKH karena dari dua bantuan ini sudah dipastikan bahwa mereka perlu dibantu,” jelas Yusuf.

Kemudian, lanjut Yusuf, pihaknya sedang proses merampungkan turunan dari Permendikbud 44 dengan menerbitkan Pergub yang mengatur PPDB.

“Saat ini sudah dibidang hukum Pergubnya, mudah-mudahan dalam beberapa hari bisa selesai dan itu akan menjadi referensi atau acuan dalam penerimaan peserta didik baru karena itu lebih operasional. Targetnya Pergub selesai dalam minggu ini,” katanya.

“Didalam pergub tadi direncanakan penerimaan peserta didik baru kita berkisar di penghujung Juni diperkirakan antara tanggal 28 Juni sampai 1 Juli 2020. Semua serentak,” pungkasnya.

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Diklatama se-Kalsel, Cara CBP IPNU Bangun Komitmen dan Watak Kader
apahabar.com

Kalsel

Polres Batola Laksanakan Maklumat Kapolda Kalsel di Perusahaan TSMJ
apahabar.com

Kalsel

Kapolda Tinjau 5 Kampung Tangguh di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Kasus Covid-19 di Kabupaten Banjar Meningkat 90 Persen, Ini Penyebabnya
apaabar.com

Kalsel

Dukung Penghijauan, Polisi di Banjarmasin Tanam 2000 Bibit Pohon
apahabar.com

Kalsel

Tak Perlu Bawa Uang Tunai, Bayar Pajak Tinggal Gesek
Merasa Risih, Ketua Komisi II DPRD Kalsel Tegur Pejabat Samsat Marabahan Saat Rapat

Kalsel

Merasa Risih, Ketua Komisi II DPRD Kalsel Tegur Pejabat Samsat Marabahan Saat Rapat
apahabar.com

Kalsel

Peduli Kebakaran di Kotabaru, Masyarakat HST Pasok Bantuan ke Pulau Sebuku
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com