ga('send', 'pageview');
Salip Pekapuran, Teluk Dalam Tertinggi Kasus Covid-19 di Banjarmasin SE Terbit, Sejumlah Sekolah di Banjarmasin Belum PLS Daring Ongkos Politik Mahal, Paman Birin-Muhidin Terancam Melawan Kotak Kosong Terindikasi HTI, Dua Pemuda Kotabaru Diciduk Polisi Push Up Bak Lelucon, Banjarbaru Terapkan Denda Tak Pakai Masker




Home Nasional

Selasa, 26 Mei 2020 - 16:41 WIB

Presiden Jokowi: Kita Ingin TNI dan Polri Ada di Setiap Keramaian

Redaksi - Apahabar.com

Presiden Jokowi memberikan keterangan kepada media seusai meninjau kesiapan penerapan standar normal baru di Mall Summarecon Bekasi, Jawa Barat, Selasa. Foto-Antara/Rangga Pandu Asmara Jingga

Presiden Jokowi memberikan keterangan kepada media seusai meninjau kesiapan penerapan standar normal baru di Mall Summarecon Bekasi, Jawa Barat, Selasa. Foto-Antara/Rangga Pandu Asmara Jingga

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan keinginannya agar personel TNI dan Polri ada di setiap keramaian-keramaian guna mendisiplinkan masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat meninjau kesiapan penerapan standar normal baru di pusat perbelanjaan Mall Summarecon Bekasi, Jawa Barat, Selasa.

“Siang hari ini saya datang ke Kota Bekasi, Jawa Barat, untuk memastikan pelaksanaan kesiapan kita menuju ke sebuah tatanan baru, ke sebuah normal yang baru, kita ingin TNI, Polri, ada di setiap keramaian-keramaian untuk lebih mendisiplinkan masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan yang telah kita sepakati,” kata Presiden di Bekasi, Selasa.

Baca juga :  Jokowi: Tantangan Kejahatan yang Dihadapi Polisi Sangat Berat

Presiden pada hari ini meninjau kesiapan penerapan standar normal baru di sejumlah lokasi yakni di stasiun MRT di Jakarta, dan pusat perbelanjaan di Bekasi.

Presiden menyampaikan keinginannya agar seluruh masyarakat kembali produktif namun tetap aman dari Covid-19. Namun dia menekankan untuk menuju tatanan baru, tetap harus melihat angka-angka dan fakta di lapangan.

Misalnya, kata dia, dengan melihat angka Ro atau angka reproduksi dasar Covid-19, yang merepresentasikan potensi maksimum Covid-19 dalam menimbulkan epidemi atau pandemik.

“Seperti di bekasi ini Ro-nya sudah di bawah 1, sudah bagus dan kita harapkan, kita sampaikan ke pak wali kota, pak gubernur, di Jawa Barat ,di Bekasi terus ditekan Ro di bawah 1,” ujar Presiden.

Baca juga :  Banjir Bandang Terjang Masamba Luwu Utara, 11 Warga Dinyatakan Hilang

Dalam kesempatan tersebut Kepala Negara didampingi Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, serta Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan dirinya akan menindaklanjuti arahan Presiden bahwa ekonomi secara perlahan harus mulai beradaptasi.

Ridwan menekankan kunci di Jawa Barat adalah adaptasi terhadap normal baru, bukan kelonggaran atau relaksasi pembatasan sosial berskala besar.

“Kami berbasis data. Kalau data memungkinkan, adaptasi bisa dilakukan,” ujar Ridwan Kamil.(Ant)

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pemuda Pancasila: Jangan Coba-coba Ganggu Presiden Jokowi
apahabar.om

Nasional

Pimpinan Dewan Minta Kemendagri Bentuk Tim Khusus Corona
apahabar.com

Nasional

Terdapat 3.680 Korban, Polisi Ungkap Sindikat Mafia Perumahan Syariah
apahabar.com

Nasional

Rp 143 Miliar Dari Korsel Untuk Palu
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Akan Hadiri HPN 2020 Lebih Awal
apahabar.com

Nasional

Badko HMI Kalselteng Kecam Paham Radikal Berupaya Gagalkan Pelantikan Presiden
apahabar.com

Nasional

Di Natal Nasional 2019, Jokowi: Jamin Kebebasan Beragama
apahabar.com

Nasional

Senjata Api Pelaku Teror di Masjid New Zealand Legal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com