3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Presiden Siapkan Puluhan Triliun Relaksasi Pembiayaan Petani-Nelayan

- Apahabar.com Kamis, 28 Mei 2020 - 12:09 WIB

Presiden Siapkan Puluhan Triliun Relaksasi Pembiayaan Petani-Nelayan

Presiden Joko Widodo. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyiapkan stimulus Rp34 triliun untuk merelaksasi pembayaran cicilan. Dana itu juga mensubsidi bunga kredit bagi petani dan nelayan.

Pemberian insentif ini dilakukan untuk meringankan biaya produksi bagi petani dan nelayan selama masa pandemi Covid-19.

“Kita sudah putuskan, sudah berjalan, pemerintah telah menyiapkan Rp34 triliun untuk merelaksasi pembayaran angsuran dan pemberian subsidi bunga kredit,” kata Presiden Jokowi saat membuka Rapat Terbatas (Ratas) Insentif Bagi Petani dan Nelayan Dalam Rangka Menjaga Ketersediaan Bahan Pokok di Istana Merdeka, Kamis (28/5).

Insentif fiskal dari pemerintah ini akan disalurkan melalui program Kredit Usaha Rakyat, PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (PNM Mekaar), Kredit Ultra Mikro Pegadaian, dan juga program di perusahaan pembiayaan lainnya.

Selain itu, kata Presiden Jokowi, terdapat penundaan angsuran dan pemberian subsidi melalui program di Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPM UKP), Calon Petani Calon Lokasi (CPCL), ataupun dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Kementerian Pertanian (Kementan).

Sedangkan stimulus dari instrumen non-fiskal, pemerintah akan menjamin kelancaran rantai pasok dengan ketersediaan bibit, pupuk dan alat produksi bagi petani dan nelayan.

“Kita harapkan usaha pertanian dan perikanan ini lebih baik melalui ketersediaan bibit, pupuk alat-alat produksi,” ujarnya. (*)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Bertambah 113, Pasien Sembuh Jadi 2.607
apahabar.com

Nasional

Kejar Persyaratan BPJS, KARS Lakukan Percepatan Akreditasi Rumah Sakit
apahabar.com

Nasional

KPK Sebut Tak Perlu Sampai 1.000 Hari Temukan Pelaku Kasus Novel
apahabar.com

Nasional

Tabrak Pembatas Jalan Tol, Truk Besar Nyaris Terjatuh
apahabar.com

Nasional

Kominfo: Medsos yang Tak Saring Hoaks Akan Diberi Sanksi
apahabar.com

Nasional

Menteri Susi “Belajar” ke Pusat Ilmiah Monaco
apahabar.com

Nasional

Jadi Menteri, Nadiem Makarim Pamit ke Karyawan Gojek
apahabar.com

Nasional

Kisah Pilu Ibu Muda, Ditinggal Suami Karena Bayinya Cacat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com