Heboh Dikira Disembunyikan Makhluk Gaib, Ibu Muda di HST Akhirnya Ditemukan BREAKING! Warga “Bagandang Nyiru” Cari Ibu Muda yang Hilang di Cukan Lipai HST Kades-BUMDes Saradang Tabalong Ancam Polisikan Warga Penyebar Berita Bohong Kalah 39 Ribu Suara, H2D Pinta MK Kesampingkan Ambang Batas Pacu Sinergitas, Bjb Sekuritas Tandatangani PKS dengan Mandiri Sekuritas

PSBB Banjar-Banjarbaru Dimulai Dini Hari, Tukang Sayur Pun Dihentikan

- Apahabar.com Sabtu, 16 Mei 2020 - 02:27 WIB

PSBB Banjar-Banjarbaru Dimulai Dini Hari, Tukang Sayur Pun Dihentikan

Petugas PSBB memberhentikan pengendara yang lewat di perbatasan Kota Banjarbaru dan Martapura, Sabtu (16/5) dini hari. Foto-apahabar.com/Hendra.

apahabar.com, BANJARBARU – Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di perbatasan Banjarbaru dan Martapura relatif ketat.

Terpantau puluhan petugas gabungan dari Kabupaten Banjar dan Banjarbaru diterjunkan. Mereka terdiri dari Polres Kodim 1006/Martapura, Dishub, dan Satpol PP.

Petugas memberhentikan setiap pengendara baik dari arah Martapura ke Banjarbaru atau sebaliknya.

Beberapa pengendara yang tak melengkapi identitas diri atau surat menyurat kendaraan dan SIM, atau tidak menggunakan masker, diberhentikan petugas.

Bagi yang tidak punya keperluan yang penting disuruh kembali. Pengendara yang tak memakai masker diberikan masker secara gratis oleh petugas.

Di antara pengendara, tak sedikit yang kedapatan asyik berboncengan. Mereka kemudian diberikan edukasi agat tak mengulangi.

Selain itu pengendara yang ingin menjual sayur di pasar subuh juga diberhentikan petugas. Petugas ingin memastikan apakah benar ia membawa barang sayur.

Mereka yang diberhentikan semuanya diberikan edukasi soal protokol Covid-19.

Kapolres Banjarbaru, AKBP Doni Hadi Santoso membenarkan bahwa edukasi menjadi fokus utama mereka saat malam pertama PSBB.

“Memang masih ada masyarakat yang tidak tahu adanya pos pemeriksaan PSBB. Untuk malam pertama ini kita fokus kepada edukasi kepada masyarakat,” ujarnya.

“Jadi kita berhentikan yang tidak mematuhi prokol, dan kita beri edukasi,” sambungnya.

Pada malam selanjutnya petugas akan lebih ketat dalam pelaksanaan PSBB.

Terkait pengendara yang tak melengkapi surat menyurat atau SIM, AKBP Doni mengatakan bisa dikenakan tilang.

“Namun saat ini kita hanya fokus pada protokol Covid-19,” tuturnya.

AKBP Doni juga tak menampik masih ada sedikit kekurangan pada malam perdana ini.

“Alhamdulilah dari delapan pos tiga di antara pos gabungan, personelnya lengkap semua. Meski masih ada kekurangan, namun akan kita koordinasikan lagi,” pungkasnya.

Reporter: Hendra Lianor
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sosok Pemuda Tabalong, Penyelundup 1 Kg Sabu di Mata Warga
apahabar.com

Kalsel

Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan Kemanusian Korban Kebakaran Pulau Sebuku
apahabar.com

Kalsel

Duta Mall Peduli Sebuku, Kumpulkan Rp100 Juta Lebih dari Lelang
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Santri Banjiri PN Barabai, Tuntut Keadilan Korban Predator Anak
apahabar.com

Kalsel

Pelajar di Batola Dilarang Berkendaraan ke Sekolah
apahabar.com

Kalsel

Jasad WNA yang Tewas di Tabalong Belum Dipulangkan ke Korsel
Polresta

Kalsel

Ada Posko Keamanan 24 Jam, Polresta Banjarmasin Jaga Ketat Jembatan Bromo
Tadarus

Kalsel

Paman Birin Penuhi Undangan Tadarus, Baca Alquran 4 Menit
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com