Selamat! bank bjb Raih Penghargaan Prestisius di Indonesia Financial Top Leader Award 2021 “Ritual Panggil Datu”, Siswa Hilang di Sungai Martapura Disebut Terjebak Detik-Detik Pembunuhan Brutal di Gambah HST, Korban Asyik Cabut Uban Mapolsek BAS HST Gempar! ODGJ Bawa Balok Ngamuk-Kejar Petugas Siap-Siap! Hasnur Mau Lepas Saham Perusahaan Kapalnya ke Publik

PSBB Banjarbaru Diklaim Berhasil, Berikut Evaluasinya

- Apahabar.com     Kamis, 28 Mei 2020 - 16:58 WITA

PSBB Banjarbaru Diklaim Berhasil, Berikut Evaluasinya

Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani saat meninjau Q-mal dalam persiapan penerapan 'new normal'. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Banjarbaru dinilai berhasil menekan pertumbuhan kasus Covid-19.

“Dari evaluasi kita, bahwa pelaksanaan PSBB di Banjarbaru relatif berhasil menekan angka ODP [orang dalam pemantauan], PDP [pasien dalam pengawasan] maupun tingkat kesembuhan pasien yang ada di Banjarbaru,” ujar Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani saat ditemui awak media di Balai Kota Banjarbaru, Kamis (28/5) pagi.

Adapun catatan keberhasilan tersebut dijelaskannya menyeluruh dari pelaksanaan PSBB hingga penyaluran bantuan dan ketaatan masyarakat.

“Evaluasi kita, ketaatan masyarakat terhadap PSBB, kita nilai baik (taat) dengan melakukan protokol Covid-19 bagus, ketaatan jam operasional juga baik,” terangnya.

Selain itu jaring pengamanan sosial atau JPS juga tak luput dari evaluasinya.

“Evaluasi penyaluran jaring pengamanan sosial atau JPS itu relatif berjalan bagus dan tidak ditemukan banyak kendala,” ungkapnya.

Artinya memang ada kendala namun tidak banyak dan tidak menjadi persoalan besar.

“Proses penyalurannya lancar 80 persen, hanya memang ada kendala data dan ada ketidakhadiran orangnya,” tutup Nadjmi.

Seperti diketahui, PSBB Banjarbaru sendiri akan berakhir pada esok hari, atau tepatnya Jumat (29/5) pukul 00.00 wita.

Setelahnya, akan ada pembatasan kegiatan masyarakat atau PKM. Yang mana Perwali PKM ini nantinya sebagai payung hukum atau aturan yang digunakan dalam penerapan fase new normal atau kenormalan baru untuk membuat batasan-batasan sesuai protokol Covid-19.

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Perjuangan Para Relawan Kalsel Membuat APD Secara Sukarela
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Tuan Rumah Kejurprov Basket 2019, Darmawan Jaya: Banjarbaru Barometer Kemajuan Basket
Darmawan Jaya

Pemko Banjarbaru

Hadiri Munas Apeksi 2021 di Jakarta, Darmawan Jaya Harapkan Ini
Tambak Buluh Banjarbaru

Pemko Banjarbaru

Rusak Akibat Banjir, Perbaikan Jalan Tambak Buluh Banjarbaru Segera Rampung
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

IPDN Gelar Pembekalan, Nadjmi Adhani Jadi Narsum
Vaksinasi Guru

Pemko Banjarbaru

Banjarbaru Siap PTM, Vaksinasi Ribuan Guru Dimulai
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Di Market Day, Wali Kota Nadjmi Bicara Pendidikan Berkarakter
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Wawali Buka Turnamen Bulutangkis Aulia-Ultra Cup
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com