3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

PSBB Banjarbaru Diklaim Berhasil, Berikut Evaluasinya

- Apahabar.com Kamis, 28 Mei 2020 - 16:58 WIB

PSBB Banjarbaru Diklaim Berhasil, Berikut Evaluasinya

Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani saat meninjau Q-mal dalam persiapan penerapan 'new normal'. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Banjarbaru dinilai berhasil menekan pertumbuhan kasus Covid-19.

“Dari evaluasi kita, bahwa pelaksanaan PSBB di Banjarbaru relatif berhasil menekan angka ODP [orang dalam pemantauan], PDP [pasien dalam pengawasan] maupun tingkat kesembuhan pasien yang ada di Banjarbaru,” ujar Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani saat ditemui awak media di Balai Kota Banjarbaru, Kamis (28/5) pagi.

Adapun catatan keberhasilan tersebut dijelaskannya menyeluruh dari pelaksanaan PSBB hingga penyaluran bantuan dan ketaatan masyarakat.

“Evaluasi kita, ketaatan masyarakat terhadap PSBB, kita nilai baik (taat) dengan melakukan protokol Covid-19 bagus, ketaatan jam operasional juga baik,” terangnya.

Selain itu jaring pengamanan sosial atau JPS juga tak luput dari evaluasinya.

“Evaluasi penyaluran jaring pengamanan sosial atau JPS itu relatif berjalan bagus dan tidak ditemukan banyak kendala,” ungkapnya.

Artinya memang ada kendala namun tidak banyak dan tidak menjadi persoalan besar.

“Proses penyalurannya lancar 80 persen, hanya memang ada kendala data dan ada ketidakhadiran orangnya,” tutup Nadjmi.

Seperti diketahui, PSBB Banjarbaru sendiri akan berakhir pada esok hari, atau tepatnya Jumat (29/5) pukul 00.00 wita.

Setelahnya, akan ada pembatasan kegiatan masyarakat atau PKM. Yang mana Perwali PKM ini nantinya sebagai payung hukum atau aturan yang digunakan dalam penerapan fase new normal atau kenormalan baru untuk membuat batasan-batasan sesuai protokol Covid-19.

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Kembangkan Banjarbaru, Nadjmi Adhani Beri Arahan Pegawai Diskominfo
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Pemkot Banjarbaru Soroti Penggunaan Zat Kimia Perajin Sasirangan
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Dukung Ketahanan, Banjarbaru Panen Raya Padi Lokal
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Gerai Pelayanan, Upaya Mendekatkan Pelayanan
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

300 Paket Sembako Disebar untuk Anggota Pramuka Pra Sejahtera
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Sekda Banjarbaru Lepas Rombongan BPBD Kirim Bantuan ke Korban Kebakaran Kotabaru
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Gowes Balobakan Part 2 Dilepas Walikota  
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Jadi Pemateri PKKMB STMIK, Sekdakot: Sekolah Bukan untuk Kejar Ijazah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com