Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh Mahasiswanya Dipolisikan, Wakil Rektor ULM Banjarmasin Penuhi Panggilan Polda Kalsel Esok Tampil di Moto2 2020, Mandalika Racing Team (MRT) Pilih Dimas Ekky Jadi Tembalap Tim, Diluncurkan Rabu

PSBB Banjarmasin, Alasan Pol PP-Dishub Tarik Diri dari Batas Kota

- Apahabar.com Jumat, 1 Mei 2020 - 10:38 WIB

PSBB Banjarmasin, Alasan Pol PP-Dishub Tarik Diri dari Batas Kota

Personel Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja Banjarmasin menarik diri dari pos jaga di batas Kota Banjarmasin mulai hari kelima PSBB. apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Ketidakhadiran petugas jaga dari Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja di pos batas Kota Banjarmasin saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) menuai pertanyaan.

Belakangan, terkuak alasan mengapa mereka absen di pos PSBB khususnya di batas kota, kawasan Jalan Ahmad Yani Kilometer 6.

Alasan itu keluar langsung dari mulut pimpinan kedua instansi itu, yakni Ichwan Noor Chalik.

Ichwan langsung menegaskan pihaknya merasa stres dan frustasi atas ketidaksadaran masyarakat akan imbauan pemerintah tetap di rumah selama pandemi.

Padahal setiap perempatan dan sudut kota sudah pihaknya pasangi pengeras suara yang menggaungkan imbauan.

“Bahkan hampir sebulan ini kami berdiri di tengah jalan membentangkan spanduk mengimbau masyarakat agar di rumah saja,” ujarnya.

Dalam kondisi normal, Ichwan ingin mengedukasi masyarakat agar tidak memandang Satpol sebagai panglima.

Panglima sebenarnya adalah polisi yang telah mengeluarkan maklumat. Artinya siapa saja yang tak patuh bisa dipidana.

Kondisi demikian mendorong Satpol PP dan Dishub menarik diri dari pintu masuk utama kota.

Sebab, lanjut Ichwan, jika anggotanya tetap di situ pasti dipandang sebelah mata oleh masyarakat.

“Dalam sistem pengamanan kota dalam rangka pemberlakuan PSBB, penanggung jawab dan kendali ada di aparat penegak hukum,” pungkasnya.

Makanya Satpol PP tidak bisa menurunkan petugas seperti di India menggunakan rotan selama PSBB.

Satpol PP dan Dishub berada dalam koordinasi kepolisian (BKO) selama PSBB. Tidak bisa berjalan sendiri-sendiri.

Standar pengamanan kota selama PSBB, kepolisian mengedepankan pendekatan preemtif, preventif dan persuasif.

Begitu juga Satpol PP. Tak bisa semena-mena melakukan razia di dalam kota selama pandemi. Harus menggandeng Polisi-TNI.

“Karena bersifat koordinasi, maka unsur terkait tidak ada hubungan struktural, sehingga masing-masing unsur tidak bisa saling memerintah, menyumpahi dan memaki-maki unsur-unsur lainnya,” ucapnya.

Sebelumnya, kelalaian kembali terpantau saat PSBB di Banjarmasin menginjak hari kelima. Wali Kota Ibnu Sina mengklaim terdapat miskomunikasi antarpetugas.

“Kita upayakan akan terus ada penjagaan dari Satpol PP dan Dishub di pos ini. Sampai ini kan di pos lain masih ada penjagaan Satpol PP. Hanya saja memang tadi ada miskomunikasi,” ujarnya saat memantau pos PSBB di Kilometer atau Pal 6, Selasa (28/4) malam.

Ibnu berharap kemelut itu segera teratasi dan tidak berlarut. Sehingga pos PSBB Pal atau Kilometer 6, Jalan Ahmad Yani kembali dijaga Dishub dan Satpol PP.

“Iya, semoga ini cepat teratasi. Tadi juga dari pihak Satpol PP provinsi siap mem-backup menjaga di setiap pos yang ada,” pungkasnya.

Hari kelima penerapan PSBB di Banjarmasin, tak tampak satupun petugas dari Dishub dan Satpol PP Banjarmasin di Pos Km 6 Ahmad Yani. Pantauan apahabar.com, Selasa (28/4) siang, suasana penjagaan di perbatasan Banjarmasin-Banjar itu tampak lengang.

Portal penjagaan biasa dipasangi sebagai check point kepada pengendara melintas hanya disandarkan di samping jalan. Tidak ada lagi terlihat tenda Satpol PP dan petugas Dishub di samping SPBU Km 6. Yang tersisa hanya pos penjagaan milik Polresta Banjarmasin.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kabar Hoaks, PDAM Bandarmasih Dibuat Gerah
apahabar.com

Kalsel

Dugaan Ijazah Palsu Kades Kersik Putih, Cuncung : Usut Tuntas!
apahabar.com

Kalsel

Petugas Kebersihan ‘Perang’ Melawan Sampah Durian
apahabar.com

Kalsel

Kisah Husni, Pembuat Alat Musik Panting di Sungai Lulut Hingga Tembus Pasar Eropa
apahabar.com

Kalsel

Bukan Trauma Pemilu 2019, Ini Penyebab PPS di Batola Kurang Pendaftar
apahabar.com

Kalsel

Ikuti Tes di Kaltim, 4 Pedagang Tabalong Positif Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Gegara Poster “Engkol Paman”, Madrasah di Kotabaru Dibantu Komputer oleh Gubernur Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Dandim Banjarmasin Peringatkan Pelaku Usaha Jika New Normal Mulai Diterapkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com