Fix, Presiden Jokowi Akan Resmikan Bendungan Tapin Resmikan Bendungan Tapin, Jokowi Bertolak ke Kalsel 5 RS Ngutang Darah Miliaran Rupiah ke PMI, DPRD Banjarmasin Turung Tangan Pembunuhan di Balikpapan, “Hukum Mati Praka MAM” Menggema di Rumah Duka Antisipasi Teror Bom, PLN Kalselteng Gandeng Polda Gelar Simulasi

PSBB Banjarmasin Jilid II, Tempat Usaha Bandel Bakal Ditutup Paksa

- Apahabar.com Jumat, 8 Mei 2020 - 14:27 WIB

PSBB Banjarmasin Jilid II, Tempat Usaha Bandel Bakal Ditutup Paksa

Aparat dari Satpol PP Banjarmasin bakal menutup paksa sejumlah toko yang nekat buka selama masa pembatasan sosial berskala besar kedua. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Beda dengan pertama, pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid II di Banjarmasin bakal lebih dipertegas.

Hal itu terlihat dari edaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banjarmasin Nomor 331.1/570/SatpolPP-02/V/2020.

Kepada setiap pengelola dan pemilik restoran, kafe, rumah makan, aparat penegak aturan daerah itu diminta untuk tak beroperasi sementara waktu.

Surat itu ditandatangani langsung oleh Plt Kepala Satpol PP Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik.

Fenomena penutupan akan menyasar ke dealer, bengkel, variasi hingga toko onderdil mobil dan motor.

Kemudian ada toko elektonik seperti ponsel yang tak diperkenankan operasional selama PSBB hingga 21 Mei 2020.

Ichwan mematikan langkah demikian guna menindaklanjuti Perwali Kota Banjarmasin Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan PSBB dalam rangka percepatan penanganan virus Corona.

“Kami minta agar menutup sementara usahanya selama pelaksanaan PSBB Banjarmasin, khusus rumah makan cafe dan restoran itu untuk jam malam saja, mulai pukul 9 malam harus tutup,” ujarnya.

Ichwan siap mengerahkan petugas Satpol PP untuk menutup paksa tempat usaha yang bandel atau tak mengindahkan surat edaran tersebut.

“Insyaallah dalam waktu dekat kita akan giat untuk memantau tempat usaha yang patuh atau tidak,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina menerangkan pelaksanaan PSBB Banjarmasin yang sudah tertuang dalam Perwali Kota Banjarmasin Nomor 33 Tahun 2020 lebih dipertegas.

Sebab ia menilai Perwali tersebut di PSBB tahap pertama sangat kurang maksimal. Jadinya, setiap Satuan Tugas (Satgas) memiliki pimpinan masing masing.

Misalnya ada Satgas Penegak Perwali yang dikomandai Kepala Satpol PP Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik. Mereka akan dibantu TNI dan Polri.

Lalu, Satgas Kesehatan yang dipimpin Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin Machli Riyadi beserta jajarannya.

Kemudian, Satgas Pengamanan Kota yang dikomandai Polresta Banjarmasin bersama Kodim 1007/Banjarmasin.

“Satgas ini fungsinya sosialisasi untuk perbaikan ke tahap berikutnya,” tegasnya.

Sebab, lanjut Ibnu PSBB ini berbeda hal dengan lockdown. PSBB lebih ke penegakkan butir dan pasal yang tertuang dalam Perwali.

“Selama dua atau tiga hari ke depan kita sosialiasikan dulu baru selanjutnya diterapkan di PSBB kedua ini,” tuturnya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Penderita Terakhir Sembuh, Tabalong Kini Nihil Pasien Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Kisah Inspirasi, Kiat Pemuda Tabalong Budidaya Sarang Kelulut Raup Cuan
apahabar.com

Kalsel

Aksi Heroik 9 November 1945 (3), Detik-detik Meledaknya Peperangan di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Sri Nurnaningsih: Keterwakilan “Kaum Kartini” di Parlemen Masih Kurang
apahabar.com

Kalsel

Peduli Kebakaran di Kotabaru, Masyarakat HST Pasok Bantuan ke Pulau Sebuku
apahabar.com

Kalsel

Ernawati Prihatin dengan Gaji Guru Paud di HST
apahabar.com

Kalsel

Saat Covid-19, HMR Sorot Pemotongan Anggaran Tunjangan Guru
apahabar.com

Kalsel

Kisah Inspiratif Ahmad Rifai, Sukses Jadi Pedagang Ikan di Usia 26 Tahun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com