Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata

PSBB Berakhir Esok, Banjarbaru Siap Menuju ‘New Normal’ via PKM

- Apahabar.com Kamis, 28 Mei 2020 - 15:09 WIB

PSBB Berakhir Esok, Banjarbaru Siap Menuju ‘New Normal’ via PKM

Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani saat meninjau mal dalam persiapan penerapan ‘new normal’ atau kenormalan baru di tengah pandemi Covid-19. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Banjarbaru akan berakhir besok.

Kota Idaman pun mulai bersiap menuju kehidupan normal baru atau dikenal dengan ‘new normal’ di tengah pandemi Covid-19.

Kesiapan itu disampaikan langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani, Kamis (28/5) pagi.

“Kita mencoba mengarahkan kepada istilah ‘new normal’ atau kenormalan yang baru, tetapi tetap kepada kewaspadaan yakni dengan PKM,” ujarnya kepada apahabar.com.

PKM sendiri ialah pembatasan kegiatan masyarakat. Yang mana nantinya akan menjadi pedoman kenormalan baru di Banjarbaru.

“Kalau PKM ini agak (ada) kelonggaran (dari PSBB). Draftnya lagi disusun. Intinya siap,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Said Abdullah menambahkan untuk PKM akan diselesaikan dalam waktu dekat ini.

“Bersamaan dengan pusat menyetujui ‘new normal’ dan kita juga mengarah ke sana. Dan berakhirnya PSBB saya tegaskan pada 29 (besok) jadi, Selasa (2/6) mungkin saya akan menyusun konsepnya (PKM),” tambahnya.

Banjarbaru, lanjut Said, menuju ke arah ‘new normal’ perlu ada aturannya, ada aturan baru, ada kelonggaran sedikit tapi tidak lepas dari aturan.

“Insyaallah minggu depan sudah masuk di konsep new normal,” ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyebut aparat TNI/Polri akan dikerahkan di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota.

Personel TNI/Polri tersebut akan menjaga tempat umum dan pusat keramaian untuk memastikan masyarakat menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penularan virus Covid-19 saat memulai kenormalan baru di tengah pandemi Covid-19.

Presiden, seperti diwartakan sebelumnya, ingin masyarakat bisa beraktivitas secara produktif, namun terhindar dari Covid-19.

Kepala negara merinci 4 provinsi yang dimaksud yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Barat dan Gorontalo. Sementara, daftar 25 kabupaten/kota yang dimaksud berdasarkan data dari biro pers sekretariat presiden, ada nama Banjarmasin dan Bajarbaru. (*)

Reporte: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Korban Puting Beliung Tabukan Bingung Bangun Rumah Kembali
apahabar.com

Kalsel

Warning NU Kalsel Soal People Power, Haris: Mending Doa di Rumah
apahabar.com

Kalsel

Walhi Belum Yakin, Pemkab HST Takut Dipelintir
apahabar.com

Kalsel

Sah-Sah Saja Berlagak Polisi India di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Malam Ini PDAM Bandarmasih Matikan Distribusi Air Bersih, Ini Wilayah yang Terdampak
apahabar.com

Kalsel

Menggali Potensi Lewat Bursa Inovasi Desa
apahabar.com

Kalsel

Tabrakan Horor di Tapin: Ibu Tewas, Anak Luka-Luka
apahabar.com

Kalsel

Hitungan Menit, 2 Rumah Kontrakkan di Tabalong Hangus Terbakar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com