Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Banjir Kalsel Makan Korban Lagi, Bocah Hilang di Siring Banjarmasin Di Balikpapan, Ayah Ditangkap Gegara Anak Jual Tisu Link Live Streaming Mata Najwa Malam Ini, Kupas Tuntas Banjir Kalsel Menteri Siti Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel, Bukan Tambang dan Sawit

PSBB di Malang Raya Diterapkan Mulai 17 Mei

- Apahabar.com Rabu, 13 Mei 2020 - 22:58 WIB

PSBB di Malang Raya Diterapkan Mulai 17 Mei

Gubernur Khofifah di Malang. Foto-detikcom/Muhammad Aminudin

apahabar.com, MALANG – Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB Malang Raya), Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu berlaku 14 hari efektif mulai Minggu, (17/05).

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa, keputusan tersebut diambil setelah melakukan rapat koordinasi bersama tiga kepala daerah Malang Raya, di Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil), di Kota Malang, Jawa Timur.

“Mulai hari Minggu, efektif PSBB. Dalam pelaksanaannya, tiga hari pertma merupakan masa imbauan dan teguran,” kata Khofifah, Rabu (13/05).

Khofifah menambahkan, sebelum memasuki masa efektif penerapan PSBB, tiga daerah di Malang Raya memiliki waktu tiga hari mulai 14-16 Mei 2020 untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terkait pelaksanaan PSBB.

Menurut Khofifah, setelah masa sosialisasi tersebut, pelaksanaan PSBB akan dimulai secara efektif. Namun, pada tiga hari pertama pelaksanaan PSBB tersebut, baru memasuki masa imbauan dan teguran.

Artinya, masyarakat yang melanggar aturan pada tiga hari awal pelaksanaan PSBB di Malang Raya, belum dikenakan sanksi, sesuai dengan ketentuan yang dirumuskan oleh masing-masing pemerintah daerah.

“Memasuki hari keempat, hingga hari ke-14, akan dilakukan teguran dan penindakan,” kata Khofifah.

Diharapkan, dengan dilaksanakannya PSBB di wilayah Malang Raya tersebut, bisa menekan atau bahkan menghentikan penyebaran virus Corona. Pelaksanaan PSBB di Malang Raya, tambah Khofifah, tidak lepas dari kondisi bahwa wilayah tersebut merupakan satu kesatuan.

“Ini merupakan bagian dari penanganan Covid-19, yang diharapkan bisa lebih signifikan dan terukur dalam menekan atau menghentikan penyebaran Covid-19, khususnya di Malang Raya,” kata Khofifah.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama tiga daerah di wilayah Malang Raya, akan memastikan aturan berupa peraturan wali kota dan peraturan bupati bisa diselesaikan malam ini. Sehingga, proses sosialisasi PSBB ke masyarakat bisa segera dilakukan esok hari.

Di Malang Raya, terdapat 80 kasus positif Covid-19. Dari total jumlah tersebut, sebanyak 26 orang dinyatakan sembuh, yang terbagi dari Kota Batu satu orang sembuh, Kota Malang sepuluh orang sembuh, dan Kabupaten Malang 15 orang sembuh.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

40 Ribu Hektar di Pegunungan Meratus Bakal Diusulkan Hutan Adat
apahabar.com

Nasional

Ani Yudhoyono Dirawat di Singapura
apahabar.com

Nasional

BMKG: Gempa 7,0 SR di Maluku Utara Jenis Dangkal
apahabar.com

Nasional

Mantan Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin Tutup Usia
apahabar.com

Nasional

Begini Keseharian SBY Tanpa Ani Yudhoyono
apahabar.com

Nasional

Vaksin Covid-19 Sinovac dalam Proses Perumusan Fatwa MUI
apahabar.com

Nasional

Polisi Bunuh Diri, Wakasat Polresta Banjarmasin: Itu Anak Didik Saya
apahabar.com

Nasional

Seorang Guru Tewas: Mayatnya Dibuang dalam Koper Tanpa Kepala
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com