Sidang Kasus Sabu 300 Kg di Banjarmasin, 4 Terdakwa Terancam Hukuman Mati! Tipu-Tipu Oknum DLH Banjarmasin, Sekantoran Diutangi Ratusan Juta Tipu Belasan Penyapu Jalan, Oknum ASN di Banjarmasin Akhirnya Mengaku! Berstatus Waspada, PVMBG Sebut Aktivitas Gunung Semeru Masih Fluktuatif Kejari Banjarbaru Musnahkan Ratusan Gram Narkotika dan Barbuk Tindak Pidana Tetap Lainnya

PSBB Dimulai, Batola Masih Tekankan Sosialisasi

- Apahabar.com Sabtu, 16 Mei 2020 - 14:47 WIB

PSBB Dimulai, Batola Masih Tekankan Sosialisasi

Setidaknya selama dua hari, PSBB di Barito Kuala lebih menekankan sosialisasi ketimbang penindakan. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Meski secara yuridis dimulai, Sabtu (16/5) pukul 00.01 Wita, penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Barito Kuala efektif dimulai, Senin (18/5) pagi.

Penerapan PSBB ditandai dengan penempatan sejumlah check point di beberapa titik, terutama yang berbatasan langsung dengan daerah lain.

Mulai dari Terminal Handil Bakti yang berbatasan langsung dengan Banjarmasin, check point juga ditempatkan di Kecamatan Anjir Pasar, Jejangkit, Wanaraya, Tabukan dan Bakumpai.

Namun memasuki menit-menit pertama PSBB di Batola, kesibukan check point masih biasa-biasa saja.

Sejumlah pengendara dari luar Batola tetap masih bisa berlalu-lalang di depan Terminal Handil Bakti, kendati diberlakukan jam malam.

Kemudian untuk pemeriksaan pagi yang dimulai sekitar pukul 08.00 Wita, kesibukan mulai terlihat.

Pengendara yang masuk ke Batola menjalani pemeriksaan suhu tubuh dan KTP.

Hanya tidak seorang pun pelintas yang dilarang masuk, walau beberapa di antaranya tidak menunjukkan surat tugas dari perusahaan maupun instansi tempat bekerja.

“Sebenarnya kesiapan check point sudah 100 persen, sebelum PSBB dimulai sesuai yuridis,” beber Kapolres Batola AKBP Bagus Suseno.

“Tetapi penerapan dilakukan bertahap, sembari sosialisasi dan evaluasi. Penerapan sepenuhnya sesuai regulasi baru dilakukan mulai 18 Mei 2020 pukul 08.00 Wita,” tegasnya.

Pemeriksaan dilakukan tiga kali sehari di semua check point. Dimulai pukul 08.00 hingga 10.00 Wita, kemudian 16.00 sampai 18.00 Wita, serta pukul 21.00 hingga 23.00 Wita.

Selanjutnya mulai pukul 23.00 Wita, dilakukan penutupan total jalan dari arah Banjarmasin menuju Batola.

“Untuk pemeriksaan pagi, orang dari luar Batola harus menunjukkan surat tugas dari perusahaan maupun instansi tempat bekerja, kecuali angkutaan logistik, bahan pokok dan BBM,” jelas Bagus.

“Khusus pemeriksaan sore dan malam, warga yang tak memiliki KTP maupun surat domisili, diarahkan kembali ke daerah asal atau tak diperkenankan memasuki Batola,” imbuhnya.

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Harga Ayam Naik, di Tapin Hingga Rp40 ribu
apahabar.com

Kalsel

Sambangi SPBU, Polsek Tambang Ulang Waspadai Gangguan Kamtibmas
apahabar.com

Kalsel

Banjir Kecamatan Pengaron Mulai Surut, Namun Warga Tetap Was-was
apahabar.com

Kalsel

Minta Doa Restu, Kapolda Kalsel Safari ke Kediaman Guru Danau di Amuntai
apahabar.com

Kalsel

Operasi Ketupat Dimulai, Polda Kalsel Siagakan Ratusan Pasukan Gabungan
apahabar.com

Kalsel

Ini Alasan Utama Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan
apahabar.com

Kalsel

Warga Banjarmasin yang Ngamuk Saat Razia Masker Disanksi Polisi
apahabar.com

Kalsel

Gabungan Komunitas Mancing di Tanbu Peduli Banjir di Serdangan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com