BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian

PSBB Disetujui Kemenkes, Batola Marapatkan Barisan

- Apahabar.com Selasa, 12 Mei 2020 - 10:09 WIB

PSBB Disetujui Kemenkes, Batola Marapatkan Barisan

Pemeriksaan warga di perbatasan sudah diterapkan Barito Kuala, sebelum PSBB disetujui Menteri Kesehatan. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Setelah usulan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) disetujui Menteri Kesehatan, Barito Kuala pun langsung merapatkan barisan.

PSBB yang diusulkan Batola bersama Banjar dan Banjarbaru disetujui Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, melalui Surat Keputusan Nomor HK.01.07/Menkes/304/2020 tertanggal 11 Mei 2020.

Dalam putusan tersebut, ketiga daerah melaksanakan PSBB sesuai ketentuan peraturan Perundang-undangan. Kemudian mensosialisasikan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat.

Juga ditegaskan bahwa PSBB dilaksanakan selama masa inkubasi serta dapat diperpanjangkan kalau masih terdapat bukti penyebaran.

Oleh karena diusulkan bersama, tindakan Pemkab Batola selanjutnya adalah berkoordinasi dengan Banjarbaru dan Banjar dalam inisiasi Pemprov Kalimantan Selatan.

“Berdasarkan petunjuk Bupati, terlebih dahulu dilaksanakan rapat persiapan. Kemudian berkoordinasi Pemprov Kalsel, Pemkab Banjar dan Pemko Banjarbaru untuk waktu pelaksanaan,” ungkap Wakil Bupati Batola, H Rahmadian Noor, Selasa (12/5) pagi.

Wacana PSBB sendiri diusulkan Pemprov Kalsel, mengingat Batola bersama Banjar dan Banjarbaru merupakan tiga daerah penyangga Banjarmasin sebagai ibukota provinsi.

“Sebelum PSBB diusulkan, Batola sebenarnya sudah cukup siap. Di antaranya dengan pemeriksaan orang yang masuk ke Batola, pendirian pos-pos swadaya di zona merah, hingga pembatasan lalu-lintas ABK di Sungai Barito,” beber Rahmadi.

Sementara tindakan lain yang juga sedang berlangsung adalah penyaluran bahan pokok sebanyak 20 ribu paket senilai Rp200 ribu. Bantuan itu dimulai April hingga Juni 2020.

“Juga diterapkan imbauan protokol kesehatan dan pembagian jaring pengaman sosial untuk masyarakat yang terdampak. Pasca PSBB disetujui, otomatis upaya penanggulangan Covid-19 juga ditingkatkan,” tegas Rahmadi.

Di sisi lain, Polres Batola juga sudah membuat Tactical Floor Game (TFG) untuk mengantisipasi pelaksanaan PSBB.

Di antara rencana yang disiapkan adalah penempatan dan penguatan posko di perbatasan.

Adapun posko yang diperkuat adalah perbatasan Kalsel dengan Kalimantan Tengah di Anjir Pasar dan Tabukan serta dengan Tapin di Bakumpai.

Kemudian direncanakan penempatan posko baru di Alalak yang berbatasan dengan Banjarmasin. Kemudian Jejangkit dan Mandastana yang bertetangga dengan Banjar serta perbatasan Kalteng di Wanaraya.

Selain di darat, pengawasan perairan dilakukan Satpolair Polres Batola, terutama feri penyeberangan di Jelapat, Muara Tamban, Tabukan dan Kuripan.

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ringankan Beban Masyarakat, Yayasan Haji Maming Gelar Sunatan Massal Gratis
apahabar.com

Kalsel

Miliki Alat Canggih, PMI Banjarmasin Siap Bantu Periksa Sampel Covid-19
BAP

Kalsel

Di BAP Bawaslu, Tim H2D Tanyakan Penggunaan SE KPU Soal Pembukaan Kotak Suara
Update 2 April: 5 Kabupaten di Kalsel Paling Rawan Terpapar Covid-19

Kalsel

Update 2 April: 5 Daerah di Kalsel Paling Rawan Terpapar Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Usai Pemilu Kemarin, GMNI Kalsel Nyatakan Sikap
apahabar.com

Kalsel

Hadiri Khataman Alquran, Wabup Banjar Saidi Mansyur Teringat Masa Kecil
apahabar.com

Kalsel

Tim Kesehatan Pakai Jas Hujan, Ibnu Sina: APD Sudah Dipesan
apahabar.com

Kalsel

Breaking News: Menteri Terawan Santuni Keluarga Nakes Kalsel yang Gugur
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com