Jokowi Telepon Paman Birin, TNI Terjunkan Kopaska hingga Puluhan Perahu Karet Kapolres Balangan Siap Salurkan Bantuan Adaro ke Masyarakat Terdampak Banjir Tiba di Kalsel, Panglima TNI Marsekal Hadi Tinjau Banjir di Objek Vital BPBD Kapuas Kembali Ingatkan Warga, Waspada Cuaca Ekstrem Bantu Warga Terdampak Banjir, Sekretariat PDIP Kalsel Disulap Jadi Tempat Pengungsian

PSBB Jilid II Hari Ke-4, Masih Banyak Ditemukan Pelanggaran

- Apahabar.com Senin, 11 Mei 2020 - 13:30 WIB

PSBB Jilid II Hari Ke-4, Masih Banyak Ditemukan Pelanggaran

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid II di Kota Banjarmasin sudah berjalan 4 hari. Namun begitu pelanggaran mendasar masih banyak ditemukan. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid II di Kota Banjarmasin berjalan 4 hari.

PSBB jilid II tampak tak jauh berbeda dengan PSBB tahap pertama yang berakhir per 7 Mei kemarin.

Namun begitu, sejumlah pelanggaran mendasar masih mudah ditemukan. Seperti tak memakai masker dan warga yang berboncengan.

Hal itu terekam dari pantauan apahabar.com di ruas jalan dan pos perbatasan yang menuju dalam Kota Banjarmasin.

Sekalipun begitu, dari pantauan di lokasi pada Senin (11/5) para pengendara bandel itu masih dibiarkan masuk ke Banjarmasin.

Demikian dengan sejumlah pengemudi roda empat. Aturan jaga jarak antara pengemudi dan penumpang juga tak diindahkan.

Keruwetan itu bertambah dengan tiadanya thermo scan, alat pengukur suhu tubuh.

Petugas pos jaga tampak hanya duduk di tenda sembari menghindari teriknya panas matahari.

Noor Hidayat salah satu pengendara yang melintas kecewa dengan penerapan PSBB saat ini.

Diterapkan 24 April silam, sekalipun ia tak pernah diberhentikan oleh petugas pos jaga untuk dilakukan screening kepada tubuhnya saat melintas di depan posko jaga PSBB.

“Saya biasa lewat aja, ditegur juga tidak ada sama seperti PSBB pertama seperti ini saja,” ujar Dayat kepada apahabar.com.

Warga Kuin Selatan itu berharap Pemkot Banjarmasin beserta petugas pos jaga supaya lebih ketat menjalankan PSBB tahap kedua ini.

“Kita mulai hal kecil saja dulu supaya warga terbiasa dan menjadi biasa untuk menggunakan masker,” pungkasnya.

Sementara itu Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina menerangkan pelaksanaan PSBB Banjarmasin yang sudah tertuang dalam Perwali Kota Banjarmasin Nomor 33 Tahun 2020 lebih dipertegas.

Sebab ia menilai Perwali tersebut di PSBB tahap pertama sangat kurang maksimal.

Jadinya, setiap Satuan Tugas (Satgas) memiliki pimpinan masing masing.

Misalnya ada Satgas Penegak Perwali yang dikomandai Kepala Satpol PP Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik.

Di situ petugas Satpol PP tidak akan bekerja sendiri. TNI dan Polri akan siaga membantu mereka.

Lalu, Satgas Kesehatan yang dipimpin Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin Machli Riyadi beserta jajarannya.

Satgas Sispam dikomandai Kapolresta Banjarmasin bersama Kodim 1007/Banjarmasin dan petugas Satpol PP serta Dinas Perhubungan (Dishub) setempat.

“Satgas ini fungsinya sosialisasi untuk perbaikan ke tahap berikutnya,” tegasnya.

Sebab, lanjut Ibnu PSBB ini berbeda hal dengan lockdown. PSBB lebih ke penegakan butir dan pasal yang tertuang dalam Perwali.

“Selama dua atau tiga hari kedepan kita sosialiasikan dulu baru selanjutnya diterapkan di PSBB kedua ini,” tuturnya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Perkantoran Rawan Jadi Kluster Covid-19, IDI Keluarkan Imbauan
apahabar.com

Kalsel

Musim Penghujan, Dinkes Banjarmasin Ingatkan 3M untuk Cegah DBD  
apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Dukung Rencana Ibu Kota Pindah ke Kalimantan
Aktivitas

Kalsel

Aktivitas Warga Banjarmasin Dibatasi pada Malam Natal dan Tahun Baru
apahabar.com

Kalsel

Sambut Pelantikan Presiden, Bikers Tala Deklarasi Damai

Kalsel

Video: Kebakaran di Sungai Andai, Menghanguskan Dua Buah Rumah
apahabar.com

Kalsel

Abaikan Masa Sanggah, 262 Pelamar Tak Bisa Ikut Tes CPNS Kota Banjarbaru
Pasar Lama Banjarmasin

Kalsel

Geger Malam Tahun Baru, Pemuda Tewas Dibunuh di Pasar Lama Banjarmasin!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com