Kabar Duka, Satu Lagi Perawat di Banjarmasin Gugur karena Covid-19 Update Banjir Bandang NTT: Meninggal 177 Orang, 45 Masih Hilang Persiapan Terbatas, Pereli Binuang H Rihan Variza Naik Podium Kejurnas Sprint Rally Gugur Bertugas, Polisi Pemburu Buron di Sungai Martapura Tinggalkan 3 Anak Pegawainya Mencuri, Pangeran Khairul Saleh Minta KPK Evaluasi Diri

PSBB Resmi Diperpanjang, Banjarmasin Makin Diperketat!

- Apahabar.com Kamis, 7 Mei 2020 - 20:02 WIB

PSBB Resmi Diperpanjang, Banjarmasin Makin Diperketat!

Wakapolresta AKBP Sabana Atmojo saat turun langsung memimpin patroli jelang pembatasan sosial berskala besar di Banjarmasin, beberapa waktu lalu. Foto-apahabar.com/Riyad Dafhi

apahabar.com, BANJARMASIN – Warga Banjarmasin sepertinya harus bersiap diri menghadapi pembatasan sosial berskala besar atau PSBB jilid II.

Enggan kecolongan lagi, Pemkot Banjarmasin bakal memperketat sejumlah aturan kekarantinaan wilayah.

PSBB jilid kedua akan berlangsung mulai 8 Mei hingga 21 Mei 2020 mendatang untuk menahan laju penyebaran Covid-19.

Dalam dua pekan itu, Wali Kota Ibnu Sina akan memperbaiki segala aspek yang sudah jadi catatan di PSBB tahap pertama.

“Banyak catatan dari aspek Perwali, sistem keamanan kota (Sispam) hingga jaring pengaman sosial (JPN),” ujar Ibnu.

Dalam PSBB jilid II, pengawasan aktivitas warga bakal diperketat. Seperti yang sudah tertuang dalam Perwali Nomor 33 Tahun 2020.

Ibnu sepertinya belajar dengan carut-marutnya komunikasi dan koordinasi antar-instansi saat PSBB pertama.

Makanya, kali ini setiap satuan tugas (Satgas) bakal memiliki pimpinan masing masing.

Dalam hal ini, aparat dari Satuan Polisi Pamong Praja yang sempat menarik diri dari posko penjagaan di batas kota Banjarmasin akan diberikan kewenangan khusus untuk menegakkan pelanggaran terhadap Pilwali. Mereka dikomandoi langsung Kepala Satpol PP Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik.

Namun begitu petugas Satpol PP tidak akan bekerja sendiri. TNI dan Polri bisa diperbantukan.

Sementara, Satgas Kesehatan akan dipimpin langsung Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin Machli Riyadi beserta jajarannya.

Sementara, Satgas Sispam dikomandai Kapolresta Banjarmasin bersama Kodim 1007/Banjarmasin beserta petugas Satpol PP-Dishub yang dikomandoi Ichwan.

“Satgas ini fungsinya sosialisasi untuk perbaikan ketahap berikutnya,” tegasnya.

Dengan sejumlah pengetatan itu Ibnu menampik PSBB jilid II serupa lockdown atau penguncian wilayah.

PSBB berbeda dengan lockdown. PSBB lebih ke penegakan butir dan pasal yang tertuang dalam Perwali.

“Selama dua atau tiga hari ke depan kita sosialiasi dulu baru selanjutnya diterapkan di PSBB kedua ini,” tuturnya.

Sudah 78 Kasus 

Diketahui, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 Banjarmasin telah mencapai 78 kasus.

Sebanyak 48 di antaranya sedang menjalani karantina mandiri.

15 pasien dinyatakan sembuh. Sementara ada 14 kasus meninggal dunia karena terinfeksi virus mematikan itu.

Kemudian untuk pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 24 kasus. Sementara orang dalam pemantauan (ODP) 499 kasus.

Jika dihitung sebaran Covid-19 di ibu kota Kalsel telah mencapai 63,4 persen atau 33 kelurahan yang ada di Banjarmasin.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dewan Evaluasi Anggaran Pilkada Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Pilkada Semakin Dekat, KPU Kotabaru Lakukan Ini
apahabar.com

Kalsel

Lagi, Damkar Tabalong Tangkap Ular Kobra di Rumah Warga
apahabar.com

Kalsel

Jelang Buka Puasa, FPI Tapin Bagi Takjil ke Pengguna Jalan
apahabar.com

Kalsel

Sepekan, 7 Terduga Pembakar Lahan di Kalsel Diamankan
apahabar.com

Kalsel

Agar Tak ‘Tumbang’ saat Pemilu, Polisi di Kalsel Diberi Vitamin
apahabar.com

Kalsel

Hari Ini Cerah Berawan
apahabar.com

Kalsel

Pemkot Tanggapi Keluhan Warga soal Jalan Pasar Sentral Antasari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com