BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian

PSSB Banjarmasin Segera Berakhir, Jubir: Mungkin Diperpanjang

- Apahabar.com Selasa, 5 Mei 2020 - 13:54 WIB

PSSB Banjarmasin Segera Berakhir, Jubir: Mungkin Diperpanjang

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 berencana memperpanjang masa pembatasan sosial berskala besar di Banjarmasin. Foto sebagai ilustrasi sejumlah petugas Satuan Polisi Pamong Praja memeriksa identitas warga di Pos Perbatasan, Jalan Ahmad Yani, Kilometer 6. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Banjarmasin kemungkinan besar akan diperpanjang.

Diberlakukan mulai 24 April, PSBB di Banjarmasin akan berakhir dua hari lagi, atau 7 Mei 2020.

Diperpanjang atau tidak, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 butuh kajian mendalam.

Mulai dari Polresta Banjarmasin, Kodim 1007/Banjarmasin dan instasi terkait pendukung PSBB Covid-19 akan dimintai pendapat.

“Termasuk untuk evaluasi, segera kita rapatkan dengan Pak Wali Kota sebagai Ketua Tim Gugus Tugas baru bisa menyimpulkan,” ujar Machli.

Hingga Selasa (5/5), terdapat 63 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Banjarmasin.

Jumlah itu menjadikan Banjarmasin sebagai daerah terbanyak penyumbang pengidap Covid-19 di Kalimantan Selatan.

Dari 63 pasien itu 38 di antaranya menjalani perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19.

Sisanya, 14 pasien dinyatakan sembuh dan 10 pasien meninggal dunia karena terinfeksivirus dari Wuhan, China itu.

Dalam kondisi demikian, Machli mengakui sangat mungkin PSBB diperpanjang.

Terlebih, beberapa daerah tetangga sudah mulai ikut-ikutan mengusulkan pembatasan sosial serupa Banjarmasin.

Ketiganya adalah Kabupaten Banjar dan Barito Kuala (Batola), dan Banjarbaru.

“Kita ini belum ketemu puncak [Covid-19], jadi kemungkinan bisa diperpanjang PSBB ini,” tegas kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) itu.

Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) saat ini sebanyak 23 kasus. Rinciannya 6 pasien dalam kondisi ringan, 2 sedang dan 15 berat.

Selain itu Banjarmasin masih memiliki 529 orang dalam pemantauan.

Jika dikalkulasi per kelurahan, persentase penyebaran Covid-19 di ibu kota Kalsel sudah mencapai 57,6 persen atau 30 kelurahan.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Gerakan Muda Aswaja Banjar Siapkan Dukungan untuk Sang Guru
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Tambah 39 Kasus Baru, Terbanyak dari Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Asyik Indehoi, Pasangan Mesum di Tanah Laut Gelagapan Saat Diamankan
Hari Relawan Nasional

Kalsel

Hari Relawan Nasional 26 Desember di Banjarmasin, Ribuan Masker Dibagikan
apahabar.com

Kalsel

Ditresnarkoba Beraksi, Dua Pengedar Sabu Kalsel Ditangkap
apahabar.com

Kalsel

Baru 6 Pembangkit Listrik di Kotabaru Beroperasi 24 Jam
PDAM Tabalong

Kalsel

PDAM Tabalong Imbau Warga Tampung Air Bersih
Banjir

Kalsel

Si Goyang Pecut Lia Callia Rasakan Imbas Banjir Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com