Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan Respons Pemprov, Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Kalsel

PTS Sulit Bayar Gaji Dosen, LLDIKTI Kalsel: Belum Ada Aduan

- Apahabar.com Sabtu, 2 Mei 2020 - 21:44 WIB

PTS Sulit Bayar Gaji Dosen, LLDIKTI Kalsel: Belum Ada Aduan

Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Banjarmasin. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pandemi Covid-19 disebut belum memberikan dampak serius terhadap perguruan tinggi swasta (PTS) di Kalimantan Selatan.

Sebelumnya dikabarkan, sejumlah PTS di Indonesia berpotensi mengalami kesulitan pembiayaan akibat terdampak pandemi Covid-19.

“Sampai saat ini, belum ada pernyataan badan penyelenggara yang sampai ke LLDIKTI baik secara lisan maupun tertulis,” ungkap Kepala LLDIKTI WIlayah XI Kalimantan, Prof. Dr. Ir. H. Udiansyah kepada apahabar.com, Sabtu (2/5).

Dilansir dari situs resmi Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTSI), data Dcode Economic and Financial Consulting (EFC) Maret 2020, mengatakan bahwa pendidikan menjadi salah satu sektor yang terdampak ekonomi akibat adanya pandemi virus corona.
Menurut Udiansyah, LLDIKTI Kalimantan sejauh ini belum menerima laporan terkait masalah tersebut.

“Belum ada laporan kalau PTS kesulitan membayar gaji gara-gara Covid-19 ini,” ungkap dia.

Justru laporan yang diterimanya lebih banyak PTS yang melakukan penggalangan bantuan untuk menangangi masalah wabah virus Corona ini.

Selain perguruan tinggi, banyak PTS yang turut membantu masyarakat menghadapi pandemi ini.

“Mereka membagikan APD maupun hand sanitizer, disinfektan, masker hingga sembako. Bahkan kalau Anda masuk di Masjid Sabilal Muhtadin, ada bantuan Gate Sanitizer dari Universitas Sari Mulia Banjarmasin yaitu melakukan penyemprotan pada mobil yang masuk,” jelas dia.

Kebanyakan PTS di Kalsel didirikan oleh yayasan yang bersifat orientasi organisasi nirlaba (non-profit oriented). Pendiri yayasan membuat surat pernyataan bahwa telah menyediakan biaya operasional.

Dalam masa pandemi seperti sekarang ini, dia juga meyakini pemerintah tetap akan mengambil langkah-langkah kebijakan dalam meringankan beban terhadap pendidikan di Indonesia. Seperti memberikan subsidi atau beasiswa, begitu pula bantuan langsung kepada mahasiswa yang terdampak.

“Ketika ada kebijakan perpanjangan masa studi bagi mahasiswa yang berakhir semester ini, ada PTS menanyakan, apakah SPP-nya dipungut? Saya jawab, kalau bisa tidak atau tidak full, ada diskon. Mereka tidak ada keberatan,” terangnya

Melalui surat edaran resmi, beberapa PTS di Kalsel memberikan bantuan atau keringanan terhadap mahasiswa.

Seperti yang dilakukan oleh Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Banjarmasin, yaitu dengan memberikan fasilitas kuota gratis untuk proses belajar mengajar online sebesar Rp100 ribu rupiah per mahasiswa per semester. Biaya tersebut akan diberikan melalui pemotongan langsung iuran SPP dari akun masing-masing mahasiswa.

Reporter: Musnita Sari
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Cuaca Kalsel Hari Ini, Waspada Hujan Berpetir
apahabar.com

Kalsel

Aturan Bagi Pemilih Disabilitas Pilkada Kalsel 2020 di HST, Tunggu PKPU
apahabar.com

Kalsel

Dugaan Lahan RTH Pemkot Banjarmasin Jadi Perumahan
apahabar.com

Kalsel

Pol PP Banjarbaru Amankan Ratusan Liter Miras Lagi
apahabar.com

Kalsel

Sambut HUT Bhayangkara ke-74, Polsek Kelumpang Hulu Bagikan Ratusan Sembako

Kalsel

Permintaan Tinggi, Susahnya Cari Pendonor Plasma Konvalesen Penyintas Covid-19 di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Karhutla Kalsel Naik Status; Tanggap Darurat
apahabar.com

Kalsel

Tekan Covid-19, Aparat Berjaga di Tempat Ibadah Gelar Haul Ke-214 Datu Kelampayan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com