Ganti Rugi Lahan HSS, Perusahaan Sawit PT SAM Mangkir Saat Mediasi Aglomerasi Banjar Bakula Ditiadakan, Banjarbaru Mulai Sekat Pemudik! Khotbah Tak Boleh Lewat 10 Menit, Tabalong Resmi Larang Takbir Keliling Dinonaktifkan KPK Saat Tangani Kasus Besar, Novel Siapkan Perlawanan  Tegas, Kapolda Kalteng Minta Anak Buahnya Larang Mudik di Kapuas

Puluhan Kasus Positif Covid-19 di Kalsel Masih Didominasi Hasil Tracking

- Apahabar.com Jumat, 22 Mei 2020 - 20:15 WIB

Puluhan Kasus Positif Covid-19 di Kalsel Masih Didominasi Hasil Tracking

Ilustrasi. Foto- Shutterstock

apahabar.com, BANJARMASIN – 21 kasus kembali menambah deretan angka positif Covid-19 di Kalimantan Selatan. 20 di antaranya adalah hasil tracking yang dilakukan petugas surveilans di lapangan, serta 1 pasien dalam pengawasan (PDP) yang dinyatakan positif tertular.

“Ada beberapa penambahan sebanyak 21 kasus, karena itu jumlah kasus yang ada sebanyak 572 dan 437 orang menjalani perawatan di rumah sakit maupun karantina khusus,” ucap Juru bicara gugus tugas percepatan dan penanganan Covid-19 Kalsel, HM Muslim, Jumat (22/5).

PDP penambahan kasus positif itu adalah seorang pasien yang menjalani karantina secara khusus di Banjarmasin. Sedangkan 20 kasus hasil tracking tadi berasal dari Banjarmasin (15 kasus), Tapin (4 kasus) dan Banjar (1 kasus).

“Sehingga 101 kasus saat ini dirawat di rumah sakit dan 336 lainnya menjalani karantina,” urainya

Dalam keterangan resminya, Muslim juga meralat informasi terkait jumlah kasus positif di Tanah Bumbu yang sebelumnya dilaporkan sebanyak 106 orang. Setelah dilakukan validasi data, hanya ada 100 orang yang positif tertular.

GTPP mencoba mempresentasekan daerah dengan kasus positif terbanyak dan didapat hasilnya yaitu Banjarmasin sebanyak 38,46 persen, Tanah Bumbu sebanyak 18,35 persen dan Barito Kuala sebanyak 9,2 persen.

Pada sore ini dilaporkan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) berkurang 60 dan tersisa sebanyak 878 ODP. Sedangkan, ada penambahan pada jumlah PDP menjadi 110 pasien.

“Terdiri dari 24 PDP asal Banjarmasin yaitu 2 di RS Ulin, 10 di RS Ansari Saleh, 3 di RS Suaka Insan, 4 di RS Sari Mulia, 3 di RS Ciputra, dan 2 di RS Bhayangkara,” sebut dia

2 PDP meninggal dunia belum lama tadi akhirnya telah diketahui hasil pemeriksaan laboratoriumnya dan menunjukkan reaktif Covid-19. Pasien tersebut yaitu KS-Covid 451 atau Ulin-134 (laki-laki, 71 tahun asal Banjarmasin) meninggal 17 Mei dan KS-Covid 404 atau SS-09 (laki-laki, 46 tahun asal Banjarmasin) meninggal 19 Mei. Sehingga total kasus kematian berjumlah 58 orang.

Dilaporkan pula jumlah kasus sembuh yang masih bertahan di angka 77 orang. Menurut Muslim, dari jumlah tersebut diketahui 70,12 persen adalah kasus sembuh dari pasien perawatan rumah sakit. Sisanya, 29,78 persen kasus sembuh dari pasien karantina secara khusus.

Reporter: Musnita Sari
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Paman Birin Berharap Pemerintahan Jokowi Pacu Pembangunan Kalsel
Banjarmasin Covid-19

Kalsel

Tertinggi Kasus Covid-19, Kelurahan di Banjarmasin Selatan Segera ‘Dihijaukan’
Peduli

Kalsel

Peduli Banjir Kalsel, GJBK Salurkan Donasi ke Dapur Umum di Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Bawaslu Tanbu Sumbang 1 Ton Beras untuk Penanganan Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Prosesi Cium Kaki Ibu di SMADA Penuh Haru
apahabar.com

Kalsel

Lagi, Penumpang Gelap Terobos PSBB via Trisakti Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Jasad di Irigasi Riam Kanan, Polisi Ungkap Hasil Visum
apahabar.com

Kalsel

Penjelasan BNPB Heli Water Boombing Mendarat Darurat di Banjarbaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com