Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

Rapid Test di Pasar Lama, Beberapa WN Pakistan Reaktif!

- Apahabar.com Minggu, 17 Mei 2020 - 15:41 WIB

Rapid Test di Pasar Lama, Beberapa WN Pakistan Reaktif!

Puluhan warga Pakistan menjalani rapid tes di kawasan Pasar Lama Banjarmasin, Sabtu kemarin. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Sejumlah warga negara (WN) asing dinyatakan reaktif Covid-19. Mereka berasal dari Pakistan.

Sebelumnya ada 23 warga Pakistan mengikuti rapid test di Pasar Lama Kota Banjarmasin, Sabtu (16/5).

“Beberapa hasilnya reaktif. Jadi hari ini mereka kita minta untuk pemeriksaan swab dan hasilnya keluar 3-4 hari ke depan,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banjarmasin Machli Riyadi, Minggu (17/5) siang.

Dari enam lokasi berbeda, para jemaah asal Pakistan itu mengikuti rapid test berbarengan dengan warga Banjarmasin lainnya. Rapid test dilakukan Dinas Kesehatan.

Ke enam lokasi dimaksud: Pasar Pekauman, Pasar Lokasi, Pasar Lama, Pasar Lima, Pasar Sudimampir dan Pasar Binjai. Hasil rapid test menunjukkan 129 reaktif dan 1232 non-reaktif.

Soal WN Pakistan, kemungkinan mereka tak akan bisa meninggalkan Indonesia apabila terkonfirmasi Covid-19.

“Kalau positif jelas dikarantina dan kami akan mengeluarkan surat untuk merawatnya,” tegasnya.

Kepala Seksi Inteldakim Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin Hariyadi menerangkan para jemaah itu mestinya meninggalkan Banjarmasin pada 19 Mei 2020 mendatang.

Dari laporan Imigrasi, WN Pakistan itu berada di Banjarmasin sejak Februari dan Maret 2020 lalu.

Namun karena salah satu syarat untuk dapat menggunakan angkutan udara, mereka menjalani rapid test.

“Dikarenakan dampak dari Covid-19 ini mereka tidak dapat kembali ke negaranya,” ucapnya.

Lebih jauh, para jemaah itu sementara menjalani isolasi di Pondok Pesantren Al-Ihsan, Kota Banjarmasin.

“Tim Inteldakim melakukan koordinasi dengan penanggung jawab pondok pesantren itu,” terangnya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Polres Tapin Musnahkan Barang Bukti Hasil KKYD
apahabar.com

Kalsel

Pupuk Kebersamaan ASN Lewat Senam Jumat Pagi
apahabar.com

Kalsel

Setelah Pensiun, Suciati Kembali Menjabat Direktur RSUD Ulin Banjarmasin

Kalsel

Kapolresta Banjarmasin Apresiasi Kampung Sehat Covid-19 di Banua Anyar
apahabar.com

Kalsel

Ketua Komisi I DPRD Banjarmasin Sayangkan Penjagaan Pos Tanpa Pemeriksaan Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Jelang Subuh Martapura Geger, Kandang Ayam Ayong Terbakar
apahabar.com

Kalsel

AKD DPRD Banjarmasin Akhirnya Terbentuk, Sukhrowardi ‘Dihargai’
apahabar.com

Kalsel

Supir Ngantuk, Mazda Oleng Hantam Bus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com