Awal Usul Buka Investasi Miras di 4 Provinsi, Berikut Penjelasan Bahlil Heboh, Hujan Es Terjadi di Long Ikis Paser Izin Investasi Miras Dicabut, Bahlil Yakin Kepercayaan Investor Masih Baik Detik-Detik Kaburnya 4 Napi Kandangan, Jebol Teralis hingga Panjat Genteng BREAKING! Polisi Tangkap 2 Narapidana Kabur dari Rutan Kandangan

Rapid Test di Pasar Lama, Beberapa WN Pakistan Reaktif!

- Apahabar.com Minggu, 17 Mei 2020 - 15:41 WIB

Rapid Test di Pasar Lama, Beberapa WN Pakistan Reaktif!

Puluhan warga Pakistan menjalani rapid tes di kawasan Pasar Lama Banjarmasin, Sabtu kemarin. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Sejumlah warga negara (WN) asing dinyatakan reaktif Covid-19. Mereka berasal dari Pakistan.

Sebelumnya ada 23 warga Pakistan mengikuti rapid test di Pasar Lama Kota Banjarmasin, Sabtu (16/5).

“Beberapa hasilnya reaktif. Jadi hari ini mereka kita minta untuk pemeriksaan swab dan hasilnya keluar 3-4 hari ke depan,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banjarmasin Machli Riyadi, Minggu (17/5) siang.

Dari enam lokasi berbeda, para jemaah asal Pakistan itu mengikuti rapid test berbarengan dengan warga Banjarmasin lainnya. Rapid test dilakukan Dinas Kesehatan.

Ke enam lokasi dimaksud: Pasar Pekauman, Pasar Lokasi, Pasar Lama, Pasar Lima, Pasar Sudimampir dan Pasar Binjai. Hasil rapid test menunjukkan 129 reaktif dan 1232 non-reaktif.

Soal WN Pakistan, kemungkinan mereka tak akan bisa meninggalkan Indonesia apabila terkonfirmasi Covid-19.

“Kalau positif jelas dikarantina dan kami akan mengeluarkan surat untuk merawatnya,” tegasnya.

Kepala Seksi Inteldakim Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin Hariyadi menerangkan para jemaah itu mestinya meninggalkan Banjarmasin pada 19 Mei 2020 mendatang.

Dari laporan Imigrasi, WN Pakistan itu berada di Banjarmasin sejak Februari dan Maret 2020 lalu.

Namun karena salah satu syarat untuk dapat menggunakan angkutan udara, mereka menjalani rapid test.

“Dikarenakan dampak dari Covid-19 ini mereka tidak dapat kembali ke negaranya,” ucapnya.

Lebih jauh, para jemaah itu sementara menjalani isolasi di Pondok Pesantren Al-Ihsan, Kota Banjarmasin.

“Tim Inteldakim melakukan koordinasi dengan penanggung jawab pondok pesantren itu,” terangnya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Inovasi Kodim 1008/Tanjung, Motor Babinsa Bisa Semprot Disinfektan
apahabar.com

Kalsel

Kapolda Kalsel Imbau Massa Aksi 1 Tahun Jokowi-Ma’ruf di Banjarmasin Bubar Sore Ini
apahabar.com

Kalsel

Jejangkit Bangkit II, Raja Tegang Di Festival Layang-layang Batola
apahabar.com

Kalsel

Sasar Pasar Pemarang Tanjung, Satpol PP Tabalong Jaring 4 Warga Tanpa Masker
apahabar.com

Kalsel

25 KK di Pugaan Tabalong yang Kebanjiran Dapat Makanan Cepat Saji
Tim Desk Pemilu

Kalsel

Tim Desk Pemilu Tanbu Pantau Kesiapan Logistik Pilkada Kalsel 2020
apahabar.com

Kalsel

PDIP Kalsel Gelar Sepeda Santai di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Penuhi Panggilan Penyidik Siang Ini, WR III ULM Tanpa Didampingi Kuasa Hukum
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com