Bertambah Belasan, 6 Positif Covid-19 di Kotabaru Pejuang Medis dan WNA Sosok AS, Terduga Teroris di Tanbu yang Diamankan Densus 88 Densus 88 Beraksi di Tanah Bumbu, Buku Jihad dan Syal Diamankan Tagihan Listrik di Kalsel-Teng Membengkak? PLN Ungkap Penyebabnya Jumatan Perdana di Banjar, 4 Masjid Dijaga Ketat TNI-Polri




Home Kalsel

Rabu, 20 Mei 2020 - 19:54 WIB

Rapid Test Reaktif, Seorang Bidan di Berangas Meninggal Dunia

Triaji Nazulmi - Apahabar.com

Di tengah pandemi, Puskesmas Berangas kehilangan seorang tenaga medis. Foto: Istimewa

Di tengah pandemi, Puskesmas Berangas kehilangan seorang tenaga medis. Foto: Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Duka sedang merundung tenaga medis di Barito Kuala. Seorang bidang yang berdinas di Puskesmas Berangas, Kecamatan Alalak, meninggal dunia sekitar pukul 10.45 Wita, Rabu (20/5).

Wanita berinisial H tersebut meninggal dunia, setelah sempat dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin.

Warga Jalan Veteran Banjarmasin berusia 53 tahun ini merupakan pasien rujukan, setelah dua hari dirawat di RS Bhayangkara.

Lantas sekitar pukul 10.15 Wita, Almarhum mengeluhkan sesak napas dan langsung dirujuk ke Ulin. Namun demikian, nyawa sang bidan tidak tertolong.

Hingga dikebumikan di Jalan Ahmad Yani Kilometer 22, penyebab kematian Almarhumah belum dapat dipastikan.

Baca juga :  Satpol PP Temukan Remaja Asyik ‘Ngoplos’

Terdapat dugaan bahwa H terpapar Covid-19, menyusul hasil rapid test reaktif. Tapi belum sempat menjalani swab test, bidan yang mengabdi di Puskesmas Berangas sejak 1989 itu meninggal dunia.

“Almarhumah dirujuk ke Ulin dengan keluhan sesak napas. Beliau sempat menjalani rapid test dan hasilnya reaktif,” jelas dr Azizah Sri Widari, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GGTP) Covid-19 Barito Kuala.

Untuk mendukung dugaan, Dinas Kesehatan Batola melalui Puskesmas Berangas sedang berupaya melakukan tracking.

“Kami belum dapat menyimpulkan apapun. Tracking pun belum selesai, karena keluarga Almarhumah masih berduka,” beber Azizah.

Baca juga :  Kasus Penyalahgunaan Narkotika di Tala Meningkat

Tidak hanya suami dan anak. Kepergian H juga mengejutkan dan menebar duka di kalangan keluarga besar Puskesmas Berangas.

Sebagai bidan senior, masing-masing personel di Puskesmas Berangas memiliki banyak kenangan bersama Almarhumah.

“Semuanya terkejut dan berduka, karena kami baru saja bertemu Almarhumah dalam rapat membahas PSBB, Jumat (15/5) siang,” papar Hasbi Ash Shiddieq, Kepala Puskesmas Berangas.

“Tentu saja kami sedih dan kehilangan. Semoga Almarhumah mendapat husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan selalu dalam ketabahan,” tandasnya.

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Si Jago Merah Mengamuk, Enam Rumah Ludes Terbakar di Mataraman

Kalsel

Prakiraan BMKG: Hari Ini Kalsel Cerah  
Pemkab Barut Siapkan Rp10 Milyar Tangani Covid-19

Kalsel

Pemkab Barut Siapkan Rp10 Milyar Tangani Covid-19 
apahabar.com

Kalsel

Iptu Hadi Mulyono Pimpin Kapolsek Aluh-Aluh
apahabar.com

Kalsel

Nekat Terobos Banjir, Mobil Miliaran Rupiah Ini Larut Terbawa Arus
apahabar.com

Kalsel

Pembangunan Mall Mayapada, Warga Gambut Tuntut Jaminan Lapangan Kerja
apahabar.com

Kalsel

Jengah, Ratusan Driver Online Geruduk Kantor Grab Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Pengadaan Bus Trans Banjarmasin Bebani APBD?