Jambret Sipir Wanita, Pemuda asal Kotabaru Nyungsep ke Drainase Karang Intan! Ansharuddin Curhat, Eh Wabup Balangan Maradang INNALILLAHI, Anggota TNI Ditemukan Membusuk di Indekos Banjarmasin Kesbangpol dan KPU Jamin Hak 8.620 Pemilih Difabel di Kalsel Terpenuhi Tabir Kematian 2 Bocah di Benawa HST, Korban Dipocong Hidup-Hidup oleh Ibu Kandung

Rasululullah SAW Khawatir Umat Islam Memiliki 4 Penyakit Ini

- Apahabar.com Sabtu, 16 Mei 2020 - 05:30 WIB

Rasululullah SAW Khawatir Umat Islam Memiliki 4 Penyakit Ini

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Rasululllah SAW sangat mencintai umatnya. Salah satu bukti kecintaan beliau terlihat pada pesan dalam sabda yang berbunyi, ”Hal-hal yang paling aku khawatirkan melanda umatku ialah besar perut, banyak tidur, pemalas, dan lemah keyakinan.” (HR Daruquthni dari Jabir).

Penyakit-penyakit tersebut sejatinya menjadi perhatian dan kewaspadaan umat Islam.

Penyakit pertama, besar perut. Besar perut artinya lebih mementingkan urusan perut dan keduniawian. Orang yang terjangkit penyakit seperti ini tidak segan-segan menghalalkan segala cara untuk memperoleh apa yang diinginkannya. Dan, jika umat telah terjangkit penyakit ini, niscaya akan hilanglah kehormatan umat dan akan mengundang datangnya azab yang dahsyat.

Untuk itu, Allah memberikan petunjuk berharga bahwa kesenangan dan kehidupan dunia adalah sementara dan tidak kekal. Akhiratlah tempat yang paling kekal.

Kedua, banyak tidur. Penyakit ini menyebabkan orang kehilangan produktivitasnya dalam bekerja. Selain itu, bahaya yang paling utama adalah orang-orang tersebut dapat meninggalkan kewajibannya dalam beribadah.

Padahal, Rasulullah, para sahabat, dan orang-orang saleh selalu mencontohkan untuk menyedikitkan tidur dan meraih keutamaan ibadah pada sepertiga malam terakhir.

Ketiga, malas. Malas menyebabkan seseorang kehilangan kreativitasnya dan membuang-buang waktu secara percuma. Jika umat terjangkit penyakit ini, maka kehancuran dan kemunduran umat Islam adalah keniscayaan.

Keempat, lemah keyakinan. Penyakit ini menyebabkan seseorang tidak memiliki pendirian yang tetap. Jika umat terjangkit penyakit ini, maka umat akan sangat mudah diprovokasi dan diadu domba oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Sumber: Republika
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hikmah

Kecerdasan Imam Ali bin Abi Thalib RA, Memecahkan dengan Mudah Persoalan yang Rumit
apahabar.com

Ceramah

Cerita Gus Baha: Kebanggaan Merawat Orang Tua
Haul Guru Sekumpul ke 15; Seluruh Karyawan Pasar Sekumpul Disiapkan Layani Jemaah

Habar

Haul Guru Sekumpul ke 15; Seluruh Karyawan Pasar Sekumpul Disiapkan Layani Jemaah
apahabar.com

Hikmah

Bekam, Metode Kesehatan Warisan Rasulullah
apahabar.com

Religi

Sebelum Dikuasai Wahabi, Makkah Merayakan Maulid Nabi
apahabar.com

Hikmah

Menelusuri Jejak Komunitas Muslim di Hong Kong
apahabar.com

Habar

Jelang Haul ke 15 Guru Sekumpul,  Peziarah Makin Membludak
apahabar.com

Hikmah

Umar bin Khattab Tahu Tempat Abu Sufyan Menyembunyikan Uang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com