Resmi, Palangka Raya Belum Mau Berlakukan New Normal Susul Tanbu, Giliran 3 Pasien Tapin Sembuh dari Covid-19 Cerita Tukang Cukur Banjarmasin Keluhkan Protokol Covid-19 Pemuda Mandastana Genapi 4 Pasien Sembuh Covid-19 di Batola Kebakaran Jalan Manggis, Los Bedakan Diduga Sengaja Dibakar




Home Hikmah Religi

Sabtu, 16 Mei 2020 - 05:30 WIB

Rasululullah SAW Khawatir Umat Islam Memiliki 4 Penyakit Ini

rifad - Apahabar.com

Ilustrasi. Foto-net

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Rasululllah SAW sangat mencintai umatnya. Salah satu bukti kecintaan beliau terlihat pada pesan dalam sabda yang berbunyi, ”Hal-hal yang paling aku khawatirkan melanda umatku ialah besar perut, banyak tidur, pemalas, dan lemah keyakinan.” (HR Daruquthni dari Jabir).

Penyakit-penyakit tersebut sejatinya menjadi perhatian dan kewaspadaan umat Islam.

Penyakit pertama, besar perut. Besar perut artinya lebih mementingkan urusan perut dan keduniawian. Orang yang terjangkit penyakit seperti ini tidak segan-segan menghalalkan segala cara untuk memperoleh apa yang diinginkannya. Dan, jika umat telah terjangkit penyakit ini, niscaya akan hilanglah kehormatan umat dan akan mengundang datangnya azab yang dahsyat.

Baca juga :  PWNU Kalsel Ingatkan Masyarakat Ikuti Langkah Pemerintah Antisipasi Covid-19

Untuk itu, Allah memberikan petunjuk berharga bahwa kesenangan dan kehidupan dunia adalah sementara dan tidak kekal. Akhiratlah tempat yang paling kekal.

Kedua, banyak tidur. Penyakit ini menyebabkan orang kehilangan produktivitasnya dalam bekerja. Selain itu, bahaya yang paling utama adalah orang-orang tersebut dapat meninggalkan kewajibannya dalam beribadah.

Padahal, Rasulullah, para sahabat, dan orang-orang saleh selalu mencontohkan untuk menyedikitkan tidur dan meraih keutamaan ibadah pada sepertiga malam terakhir.

Baca juga :  Abdullah bin Abbas, Masuk Islam di Usia Muda

Ketiga, malas. Malas menyebabkan seseorang kehilangan kreativitasnya dan membuang-buang waktu secara percuma. Jika umat terjangkit penyakit ini, maka kehancuran dan kemunduran umat Islam adalah keniscayaan.

Keempat, lemah keyakinan. Penyakit ini menyebabkan seseorang tidak memiliki pendirian yang tetap. Jika umat terjangkit penyakit ini, maka umat akan sangat mudah diprovokasi dan diadu domba oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Sumber: Republika
Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Peringatan Maulid DPRD Banjar; Ustadz Khairullah Zain Beberkan Keteladanan Rasul untuk Wakil Rakyat
apahabar.com

Religi

Sambil Bersenandung Sholawat, Warga Banjarmasin Doakan Barito Putera
apahabar.com

Religi

Ribuan Jemaah Hadiri Haul Guru Bawai
apahabar.com

Hikmah

Hikmah Wafatnya Putra Rasulullah SAW di Usia Muda
apahabar.com

Hikmah

Jintan Hitam dan Pembuktian Medis Sabda Nabi Muhammad SAW
apahabar.com

Hikmah

Abdullah bin Abbas, Masuk Islam di Usia Muda
apahabar.com

Habar

Meski Aman, Dinkes Kalsel Antisipasi Masuknya Virus Corona di Momentum Haul Guru Sekumpul ke 15
apahabar.com

Habar

Update Haul Guru Sekumpul ke 15:Relawan Posko Induk Sibuk Pasang Rambu Penunjuk Arah