Kalsel Kedatangan Pejabat Pusat, Ibnu Sina Minta Laboratorium Bertambah Belasan, 6 Positif Covid-19 di Kotabaru Pejuang Medis dan WNA Sosok AS, Terduga Teroris di Tanbu yang Diamankan Densus 88 Densus 88 Beraksi di Tanah Bumbu, Buku Jihad dan Syal Diamankan Tagihan Listrik di Kalsel-Teng Membengkak? PLN Ungkap Penyebabnya




Home Kalsel

Rabu, 20 Mei 2020 - 18:04 WIB

Ratusan Pedagang Pasar Ahad Kertak Hanyar Di-Rapid Tes, 16 Reaktif

rifad - Apahabar.com

Rapid tes massal di Pasar Ahad Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Rabu (20/5). Foto-Puskesmas Kertak Hanyar for apahabar.com.

Rapid tes massal di Pasar Ahad Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Rabu (20/5). Foto-Puskesmas Kertak Hanyar for apahabar.com.

apahabar.com, MARTAPURA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar melaksanakan rapid tes kepada ratusan pedagang di Pasar Ahad, Kertak Hanyar, Rabu (20/5).

Dilakukannya rapid tes secara massal ini mengingat kasus Covid-19 di Kabupaten Banjar didominasi dari warga di Kecamatan Kertak Hanyar.

Hasilnya, dari sebanyak 231 orang yang di-rapid tes, ada 16 orang yang reaktif. Hal ini diungkapkan Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Banjar.

“Ada 231 orang yang di-rapid tes.  Alhamdulillah cuma 16 orang yang reaktif, dan langsung di-swab di tempat bagi yang reaktif,” kata dr Diauddin, Jubir GTPP Covid-19 Banjar.

Baca juga :  Kemenkes: Gejala Virus Corona Makin Menjinak

Dokter Dia, sapaan akrabnya, menuturkan, rapid tes di Pasar Ahad mengutamakan para pedagang. Kendati demikian, sebagian kecil juga ada pengunjung yang ikut rapid tes.

Lebih lanjut Dokter Dia menjelaskan, rapid tes kali ini mengambil serum darah tidak dari ujung jari, tetapi dari lengan yang biasanya untuk mendonor darah.

Hal ini dilakukan karena darah yang diambil hasilnya lebih sensitif atau lebih akurat dibandingnkan dengan mengambil darah di ujung jari.

Baca juga :  Perhatian Bupati, Modal Awal Kafilah MTQ HST di Kotabaru

“Tadi juga menurunkan tim swab, jadi apabila ada yang reaktif maka langsung di-swab. Jadi tanpa perlu lagi ke Labkesda,” imbuh Kepala Dinkes Banjar ini.

Memang, di Kertak Hanyar kasus penyebaran virus Corona begitu tinggi dibandingkan kecamatan lainnya. Ini erat kaitanya Kertak Hanyar yang berbatasan langsung dengan Kota Banjarmasin, yang penyebarannya sudah secara transmisi lokal.

Reporter: Hendra Lianor
Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Terkuak, Alasan Ayah di Banjarbaru Tega Jadikan Putrinya Budak Seks
apahabar.com

Kalsel

Relawan Kebersihan Mulai Angkut Sampah
apahabar.com

Kalsel

Presiden Tunda Omnibus Law, Buruh Banua: Perjuangan Belum Usai
apahabar.com

Kalsel

Tingkatkan Partisipasi Pemilu, KPU Tabalong Rekrut Relawan Demokrasi
apahabar.com

Kalsel

Aksi Simpatik Relawan, Kipasi Jemaah Biar Tak Lemas Saat Pulang
apahabar.com

Kalsel

Mengenang Kembali Jasa Pahlawan di Tugu 2 Januari
apahabar.com

Kalsel

DPRD Sebut LKPJ Bupati Copy Paste, Abdi Jawab: Itu Bukan Substansial
apahabar.com

Kalsel

Mengail Kesejahteraan, DPRD Berencana Manjakan Investor