Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Rawan Penularan, Pencairan BLT Dana Desa di Tapin Abaikan Physical Distancing

- Apahabar.com Kamis, 14 Mei 2020 - 20:09 WIB

Rawan Penularan, Pencairan BLT Dana Desa di Tapin Abaikan Physical Distancing

Suasan pengambilan BLT dana desa di salah satu cabang BRI Kabupaten Tapin, Kamis (14/5). Foto-apahabar.com/Muhammad Fauzi Fadilah.

apahabar.com, RANTAU – Pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa di Bank BRI cabang Tapin, Kamis (14/5), dipenuhi ratusan warga. Sayang, protokol kesehatan pencegahan Covid-19, berupa physical distancing terabaikan.

Kerumunan warga terlihat saat pembangian di bank cabang BRI di Jalan A Yani, persis di depan Gedung Ruhui Rahayu itu tak bisa terbendung.

Warga terus berdatangan untuk mendapatkan dana BLT.

Kepala Unit Bank BRI itu, Hanafi mengaku itu semua diluar perkiraannya. Ia pun akan melaporkan kejadian itu, dan pembagian selanjutnya akan ditunda.

“Akan kami rapatkan dulu dengan pimpinan tertinggi terkait pembagian selanjutnya,” ujar Hanafi kepada awak media, Kamis (14/5) di ruang kerjanya.

Saat ini Kabupaten Tapin gencar melakukan upaya pencegahan penularan dan pemutusan mata rantai Covid-19. Jelas hal itu membahayakan bagi masyarakat.

Mengingat kasus RTU-12 yang saat ini masih menjadi misteri terjangkitnya dari mana.

Pasalnya Wanita 40 Tahun itu tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah ataupun bergaul dengan klaster Gowa.

“Iya, ini yang pertama untuk Kecamatan Bungur. Melihat kejadian hari ini akan kita setop dulu untuk sementara pencairan di unit. Tapi akan kita atur ulang bagaimana caranya supaya tidak ada pembeludakan,” ujar Hanafi.

Dikatakan Hanafi penundaan sementara itu dikhususkan ditempatnya.

“Masyarakat yang datang itu untuk penandatanganan buku rekening sekaligus mencairkan uang bantuannya,” jelas Hanafi.

Salah satu warga yang mengantri sekitar pukul 10.00 siang mengaku, sudah 2 jam untuk dapat mengambil uang bantuan tersebut.

“Sudah dua jam saya menunggu. Mau ambil uang bantuan ke sini,” ujar nya yang saat itu diantar oleh anaknya.

Terlihat, sebagian masyarakat ada yang menggunakan masker dan juga ada yang tidak.

Meski kursi yang sudah disilang tanda pemisah untuk physical distancing di dalam lobby bank di patuhi oleh masyarakat, namum imbasnya banyak juga yang berdiri berjejalan.

Reporter: Muhammad Fauzi Fadilah
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

Sosok Gilang ‘Bungkus’ Dibongkar Kades di Kapuas Kalteng
Kotabaru

Kalsel

Sengit! Giliran SJA-Arul Rilis Hitung Cepat Pilbup Kotabaru 2020
apahabar.com

Kalsel

Puncak HUT ke 10 SMAN 2 Martapura, Andin Disambut Luar Biasa
apahabar.com

Kalsel

Sukseskan HPN 2020, PWI Siap Dorong Kalsel Jadi Gerbang IKN
apahabar.com

Kalsel

Kerap Berdebu dan Becek, Warga Keluhkan Proyek Taman Nol Kilometer
apahabar.com

Kalsel

Polsek Mantewe Bagikan Selebaran Imbauan Adaptasi Kebiasaan Baru
apahabar.com

Kalsel

101 Warga Kalsel Kembali Bebas dari Penularan Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Baarak Naga: Berawal dari Peristiwa Gaib
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com