3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Resmi, Palangka Raya Belum Mau Berlakukan New Normal

- Apahabar.com Sabtu, 30 Mei 2020 - 22:51 WIB

Resmi, Palangka Raya Belum Mau Berlakukan New Normal

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin (baju putih) didampingi Tim Gugus Tugas Covid-19 setempat menggelar konferensi pers terkait new normal, Sabtu malam. Foto-apahabar.com/TIVA

apahabar.com, PALANGKARAYA — Mulai Juni mendatang, pemerintah pusat mulai memberlakukan tatanan kehidupan normal baru di 25 daerah, termasuk Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Kendati begitu, pemerintah kota Palangka Raya tidak ingin buru-buru memberlakukan new normal. Sebab, sebaran atau potensi penularan Covid-19 di Kota Cantik dinilai masih tinggi.

“Selama grafik sebaran kasus masih ada di Palangka Raya, new normal belum bisa berlangsung. Kita sedang persiapkan kajian epidemiologi dan akademis,” kata Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, Sabtu (30/5) malam.

Walaupun begitu, rumah makan ataupun kafe diperbolehkan tetap buka. Dengan catatan, tidak boleh makan di tempat alias wajib bawa pulang.

Sedangkan untuk fasilitas publik yang memunculkan kerumunan massa, baik objek pariwisata, olahraga ataupun tempat usaha yang kontak fisik seperti refleksi dan spa, maupun karaoke, tetap tidak diperbolehkan beroperasi.

Begitu juga dengan lingkungan pendidikan, kata dia, akan mengikuti edaran Kementerian Pendidikan.

Untuk pasar tradisional, akan diatur sesuai protokol kesehatan, agar tak terjadi penumpukan. Artinya, tidak diperbolehkan aktivitas yang mengumpulkan banyak orang. Termasuk rumah ibadah.

“Jadi jika berdasarkan kajian epidemiologi bisa, maka kita akan start, tetapi sudah siap konsep dan kerangka tersebut,” tegasnya.

Namun jika ditemukan bukti penyebaran Covid-19 dan belum ada penurunan,  new normal tetap tidak akan diberlakukan di Palangka Raya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Ahc23 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Hebat!!! Anggota Dewan Barut Gadaikan Gaji Demi Ambulan
apahabar.com

Kalteng

Tekan Stunting, Kapuas Bangun Ribuan Sarana Sanitasi Layak
apahabar.com

Kalteng

HUT RI, ASN di Kapuas Diminta Pasang Bendera di Rumah
apahabar.com

Kalteng

Polres Kapuas Ungkap 23 Kasus Narkoba
apahabar.com

Kalteng

Jelang Ramadan, Demokrat Kalteng Bentuk Badan Amil Zakat Bantu Duafa Terdampak Corona
apahabar.com

Kalteng

Kapuas Peringkat Empat Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba di Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Pegawai Kelurahan Panamas Kapuas di Rapid Test, Hasilnya…
apahabar.com

Kalteng

Klaster Gowa Tambah Jumlah Pasien Positif di Kobar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com