3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Ribuan Potray Lengkapi Sarana dan Prasarana Persemaian Permanen BPTH

- Apahabar.com Minggu, 31 Mei 2020 - 22:22 WIB

Ribuan Potray Lengkapi Sarana dan Prasarana Persemaian Permanen BPTH

Sarana dan prasarana baru berupa ribuan potray, polytube serta sungkup propagasi untuk Persemaian Permanen UPTD Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH) tiba. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Persemaian Permanen UPTD Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH) kedatangan sarana dan prasarana baru berupa ribuan potray, polytube serta sungkup propagasi.

Semua merupakan hasil tender pengadaan yang dilaksanakan CV Agro Mitra Sarana, Martapura.

Sarana dan prasarana itu terlebih dahulu diperiksa oleh tim Panitia Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PPHP) Dinas Kehutanan dan UPTD BPTH.

Dengan rincian yakni potray 1.400 unit, polytube 63.400 unit dan sungkup propagasi 500 pasang.

Manajer Persemaian Permanen, Akhmad Effendi mengatakan fungsi potray sebagai tempat untuk menaruh polytube agar terlihat rapi, di samping mempermudah proses pemanenan bibit siap tanam nanti.

“Polytube sendiri merupakan wadah bibit tumbuh sebelum ditanam. Kelebihannya perakaran bibit lebih kompak,” ucap Akhmad Effendi melalui siaran pers yang diterima apahabar.com.

Adapun sungkup propagasi merupakan wadah tertutup yang digunakan untuk memperbanyak tanaman dengan teknik vegetatif.

“Contohnya untuk memelihara bibit yang berasal dari teknik stek,” kata Fendi.

Menurutnya, dengan datangnya ribuan sarpras ini akan makin memudahkan kegiatan pembuatan dan produksi bibit di persemaian tersebut.

Ditambahkan Fendi, keuntungan menggunakan polytube yaitu mudah diterapkan pada areal yang tidak terlalu luas, pemeliharaan lebih mudah, dapat dipakai ulang dan tanah lebih kompak.

“Selain itu, dengan menggunakan polytube pengangkutan bibit menjadi lebih gampang dan murah,” paparnya.

Terkait hal ini pula, pengadaan polytube telah sesuai dengan arahan Kadishut Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq, saat kunjungan kerja ke Persemaian Permanen PT. Inhutani II Pulau Laut di Semaras, medio Juni 2019 lalu.

Saat itu, Hanif mengarahkan jajaran, khususnya Persemaian Permanen UPTD BPTH agar menerapkan penggunaan polytube.

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Syarif

Editor: Mengabarkan Untuk Indonesia - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Dishut Kalsel

Rehabilitasi Hutan dan Lahan 2019: BPTH Monitor Fasilitas Persemaian di Tala
apahabar.com

Dishut Kalsel

Tim Teknis BPTH Lakukan PUP di Areal TH2TI Banjarbaru
apahabar.com

Dishut Kalsel

Habitat Bekantan di Kawasan AGM Disurvei
apahabar.com

Dishut Kalsel

Raih SAKIP A, Dishut Kalsel Instansi Terbaik di Penilaian Kinerja Semester I 2019
apahabar.com

Dishut Kalsel

HHBK dan Jasling Dinilai Dapat Majukan Ekonomi Masyarakat Kalsel
apahabar.com

Dishut Kalsel

Menyelisik Potensi Rotan di Tanah Bumbu
apahabar.com

Dishut Kalsel

Dishut Kalsel Kunker Sekalian Tinjau RPH Kinarum dan Jaro
apahabar.com

Dishut Kalsel

Gencarnya Reboisasi di Hutan Kota Batulicin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com