Jadi Sekolah Unggulan, Intip Sederet Program Almazaya Islamic School Banjarmasin Resmi, Gugatan Anandamu Tunda Kemenangan Ibnu-Ariffin di Pilwali Banjarmasin Tidak Mau Diisolasi di Palembang, 2 Peserta PTQ asal Kalteng Kabur Tak Buat Bingung, Dewan Kalsel Minta Informasi Satu Pintu Soal Aktivitas Mudik Jelang Idulfitri, Disdag Banjarbaru Jamin Harga Bapokting Aman

Ribuan Warga Penajam Dapat BST Rp 600 Ribu

- Apahabar.com Rabu, 20 Mei 2020 - 15:12 WIB

Ribuan Warga Penajam Dapat BST Rp 600 Ribu

Wakil Bupati PPU, Hamdam (baju putih) saat menyerahkan BST secara simbolis kepada warga. Foto-Istimewa

apahabar.com, PENAJAM – 9.704 kepala keluarga (KK) terdampak Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dapat program bantuan sosial tunai (BST).

Bantuan dari Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial itu senilai Rp600 ribu per KK.

“Penerima BST sebesar Rp600 ribu per KK per bulan ini diprioritaskan bagi keluarga yang telah masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) pada Kementerian Sosial. Mereka akan menerima bantuan selama tiga bulan, yakni April, Mei, Juni,” ujar Wakil Bupati PPU, Hamdam di Penajam, Rabu (20/5).

Ia berpesan kepada setiap warga yang menerima BST ini dapat manfaatkan dananya dengan sebaik-baiknya. Yakni digunakan untuk kebutuhan rumah tangga yang bersifat mendesak, bukan untuk membeli barang yang bukan kebutuhan prioritas.

Ia juga meminta kepada masyarakat yang menerima BST harus berani jujur dari dalam hati. Yakni penerima BST tidak diperbolehkan lagi menerima bantuan sosial lainnya. Itu agar warga lain yang belum dapat juga bisa meraskan manfaat yang sama.

“Jangan sampai ada penerima yang dobel seperti dari PKH, BLT, dan lainnya. Jika ada yang sudah menerima BST, kemudian ada program bantuan lainnya, harus jujur mengakui agar bantuan yang ada dapat diserahkan bagi warga lain yang juga membutuhkan,” tutur Hamdam.

Untuk itu ia meminta kepada Dinas Sosial Kabupaten PPU benar-benar melakukan validasi data penerima BST dengan baik. Tujuannya adalah agar tidak ada yang terlewatkan dan tidak ada yang dobel menerima program lain.

Beberapa hari lalu, ia secara simbolis pun telah menyerahkan BST kepada perwakilan masyarakat yang terdampak Covid-19. Penyerahan tersebut sekaligus sebagai peluncuran BST di Kabupaten PPU, termasuk dalam rangka sosialisasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten PPU Bagenda Ali mengatakan ada beberapa program yang disalurkan oleh pemerintah pusat maupun oleh pemerintah daerah terkait dampak Covid-19 ini.

Untuk BST, lanjutnya, merupakan bantuan sosial masyarakat terdampak virus corona di luar dari program sembako ataupun program keluarga harapan.

Bantuan ini diprioritaskan bagi keluarga yang terdapat pada data kesejahteraan sosial yang diperoleh Kementerian Sosial kemudian disalurkan melalui Pos, Bank BRI dan BNI.

“Data BST bagi masyarakat terdampak COVID-19 di PPU masing-masing terdiri atas Kecamatan Penajam sebanyak 1.888 jiwa, Kecamatan Babulu 1.938 jiwa, Kecamatan Waru 675 jiwa, dan Kecamatan Sepaku sebanyak 1.348 jiwa,” kata Bagenda. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Penjual Nasi Kuning

Kaltim

Penjual Nasi Kuning Mirip Lee Min Ho Pilih Wanita Seiman, Warganet Siap Maju

Kaltim

Duh, Hazmat Bekas Berserakan di TPU Khusus Covid-19 Balikpapan
apahabar.com

Kaltim

Ketimpangan Gender Masih Terjadi di Kaltim

Kaltim

Adu Banteng Ambulans Pembawa Jenazah Vs Tukang Pos; Pengendara Tergeletak di Jalan
Balikpapan

Kaltim

Kasus Covid-19 Balikpapan Melandai, Kolam Renang dan Waterboom Bakal Dibuka
Pertamina

Kaltim

Pertamina Penyumbang Terbesar Covid-19 di Balikpapan, Rizal Hubungi Ahok
apahabar.com

Kaltim

Mudahkan Penyaluran, Kaltim Bentuk Badan Pengelola Beasiswa Tuntas
apahabar.com

Kaltim

Pacu Investasi, Kaltim Bawa Rencana Pemindahan Ibu Kota ke Jepang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com