Akhir Pekan Ini, Wisata Siring Banjarmasin Resmi Ditutup Lagi Dokter Kalsel Gugur karena Covid-19, IDI: Sudah 55 Terjangkit! Ibunya Reaktif Tes Covid-19, Bayi di Banjarmasin Meninggal Dunia Rapid Test di Banjarmasin Rp 500 Ribu, Dinkes Siapkan Sanksi Klarifikasi Oknum Dokter Banjarbaru Dugaan KDRT Istri Pertama




Home Kalsel

Selasa, 12 Mei 2020 - 15:21 WIB

Rifqinizamy Dukung Percetakan Sawah Baru di Batola

Redaksi - Apahabar.com

Anggota Komisi V DPR RI Rifqinizamy Karsayuda. Foto-JakaMan

Anggota Komisi V DPR RI Rifqinizamy Karsayuda. Foto-JakaMan

apahabar.com, BANJARMASIN – Presiden Joko Widodo telah mempersiapkan lahan baru seluas 750.000 hektar (Ha) untuk percetakan sawah baru guna menangkal potensi kelangkaan atau krisis pangan seperti diprediksi oleh Organisasi Pangan Dunia (Food Agriculture Organization/FAO).

Melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), lokasi yang direncanakan berada di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan dan Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Wacana tersebut mendapat dukungan penuh dari Anggota Komisi V DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, yang juga merupakan mitra dari kementerian terkait.

“Tentu kami menyambut baik wacana pencetakan sawah baru di Kalsel dan Kalteng ini sebagai antisipasi dari perpindahan ibu kota negara ke Kaltim,” ucap Rifqinizamy Karsayuda kepada apahabar.com, Selasa (12/5) siang.

Baca juga :  Polisi HSU Gagalkan Peredaran Kosmetik Ilegal Beromzet Puluhan Juta

Komisi V DPR RI akan mendukung penuh instruksi presiden tersebut dalam konteks penganggaran dan pengawasan implementasi di lapangan.

“Ini merupakan sebuah ikhtiar untuk menghasilkan produk-produk pertanian, terutama padi yang jauh lebih berkualitas,” kata Ketua DPP HKTI Kalsel ini.

Menurut Rifqi, Kalsel telah memproduksi padi dengan kualitas terbaik. Namun masih ada problem utama pertanian di Kalsel yakni sistem perairan dan irigasi.

“Sehingga baru bisa panen sebanyak satu kali dalam setahun,” cetusnya.

Sejauh ini, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Sumberdaya Air telah memerintahkan Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan II untuk melakukan kajian secara teknis terkait fasilitas pendukung pertanian dari sisi perairan dan irigasi.

Baca juga :  Permintaan Darah Meningkat di Masa Pandemi, Kodim 1008 Tanjung Gelar Donor Darah

“Baik primer, sekunder, maupun tersier. Kementerian Pertanian juga akan melakukan dukungan berupa bibit, pupuk, alat pertanian dan lainnya,” tegasnya.

Sebagai Ketua DPP HKTI Kalsel, ia juga akan merapatkan barisan bersama seluruh ketua kelompok tani terkait persiapan wacana tersebut.
Ia berharap ke depan Kalsel akan menjadi lumbung padi nasional.

“Sebaik apapun kebijakan pemerintah dan daya dukung anggaran, jika petani sebagai aktor utama dari pertanian ini tak merubah pola atau minseat, tentu hasilnya juga tak akan maksimal,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Puluhan Anak Ikuti Kegiatan Sunat Massal Polda Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Siang Hari, BMKG Prakirakan 5 Daerah di Kalsel Hujan Disertai Petir
apahabar.com

Kalsel

Antisipasi Covid-19, Pemkot Banjarmasin Semprot Disinfektan
apahabar.com

Kalsel

Dugaan Penggelembungan Suara di Banjarmasin, MK Belum Putus Gugatan
apahabar.com

Kalsel

Lewat Program Banjarbaru Sejahtera, Baznas Perangi Rentenir
apahabar.com

Kalsel

Mangkir Raker dengan Dewan, Kadishub Banjarmasin Rahasiakan Alasan
apahabar.com

Kalsel

TNI, Polri dan Tim Karhutla Berjibaku Padamkan Api di Landasan Ulin
apahabar.com

Kalsel

Tenang, ABK SSE Jerome yang Sandar di Kotabaru Bebas Corona
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com