Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

Rifqinizamy: New Normal Tanpa Gotong-royong akan Jadi Bencana

- Apahabar.com Minggu, 31 Mei 2020 - 10:03 WIB

Rifqinizamy: New Normal Tanpa Gotong-royong akan Jadi Bencana

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR-RI, Rifqinizamy Karsayuda. Foto- istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah pusat kian gencar menggaungkan kebijakan new normal atau adaptasi perubahan pola hidup pada situasi Covid-19.

Menanggapi wacana tersebut, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR-RI, Rifqinizamy Karsayuda menilai kebijakan new normal dapat diterapkan dengan relevan, jika seluruh elemen bangsa melakukan gotong royong berskala besar.

“Kita wajib bergotong royong untuk menerapkan protokol kesehatan, terus menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan lain-lain. Tanpa adanya sikap peduli satu dengan yang lain, protokol kesehatan amat mudah dilanggar di masa new normal nanti,” ucap Rifqinizamy Karsayuda melalui siaran pers yang diterima apahabar.com, Minggu (31/5) pagi.

Menurut anggota Komisi V DPR RI ini, new normal merupakan cara bangsa Indonesia bangkit dari badai pandemi Covid-19.

Terlebih virus mematikan ini menghadirkan berbagai ketidakpastian, sebab karakteristik virus sendiri sampai saat ini belum dapat diprediksi (unpredictable) dan masih belum ditemukan vaksin anti-virusnya.

“Fondasi ekonomi, sosial, politik akan terus merapuh jika kita tak bangkit di tengah segala ketidakpastian ini. Di sisi lain, bangkit tanpa rasa gotong royong, disiplin dan solidaritas, maka akan menghadirkan bencana yang tak terhindarkan,” tegas Rifqi.

Oleh sebab itu, tambah Rifqi, pemberlakuan new normal dengan semangat gotong royong berskala besar yang melibatkan seluruh elemen bangsa merupakan sebuah keniscayaan.

Seluruh elemen kepemimpinan bangsa, baik institusi eksekutif, legislatif dan penyelenggara negara lain, dari tingkat pusat maupun daerah harus bergandengan tangan menghadapi virus mematikan ini.

“Saya yakin kita bisa. Bangsa ini telah membuktikan soliditasnya pada berbagai momentum yang kerap dan rentan memecah belah kita. Kini saatnya kita buktikan kembali, jika kita akan terus ada dan bangkit di tengah kondisi demikian,” pungkas Legislator Dapil Kalimantan Selatan I ini.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

Resmi Dimulai, Ketua DPRD Banjar Turun Langsung Awasi PSBB
Efek Corona: Giliran Hand Sanitizer Diborong di Banjarbaru, IDI Angkat Bicara

Kalsel

Efek Corona: Giliran Hand Sanitizer Diborong di Banjarbaru, IDI Angkat Bicara
apahabar.com

Kalsel

Ngelamar Kadis, Oknum PNS di Banjarmasin Diduga Main Curang
apahabar.com

Kalsel

Pasca Karhutla, Banyak Bekantan Kehilangan Tempat Tinggal
apahabar.com

Kalsel

Penerima Program Keluarga Harapan di Kalsel Meningkat 100 Persen
apahabar.com

Kalsel

Libur Panjang, ASN dan Honorer Pemkot Banjarmasin Dilarang Keluar Daerah
apahabar.com

Kalsel

BMKG: Kalsel Waspada Gelombang Tinggi
apahabar.com

Kalsel

Sekda Kalsel Buka Diklatpim IV
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com