Fix, Presiden Jokowi Akan Resmikan Bendungan Tapin Resmikan Bendungan Tapin, Jokowi Bertolak ke Kalsel 5 RS Ngutang Darah Miliaran Rupiah ke PMI, DPRD Banjarmasin Turung Tangan Pembunuhan di Balikpapan, “Hukum Mati Praka MAM” Menggema di Rumah Duka Antisipasi Teror Bom, PLN Kalselteng Gandeng Polda Gelar Simulasi

RT di Banjarmasin Dijotos karena Bansos, Polisi Ungkap Sosok Pelaku

- Apahabar.com Jumat, 8 Mei 2020 - 19:47 WIB

RT di Banjarmasin Dijotos karena Bansos, Polisi Ungkap Sosok Pelaku

Ketua RT 26, Abdul Kadir saat menceritakan insiden pemukulan yang menimpa dirinya. Foto-apahabar.com/Riyad Dafhi R

apahabar.com, BANJARMASIN – Muhammad Yusuf alias Usuf (40), penganiaya seorang ketua rukun tetangga (RT) di Banjarmasin Selatan ternyata memiliki catatan hitam di kepolisian.

Selain itu, Usuf juga kerap berulah di kawasan tempat tinggalnya.

“Ya, sudah sering masuk tahanan, kasus penganiayaan dan senjata tajam,” kata Kapolsekta Banjarmasin Selatan, AKP Idit Aditya melalui Kanit Reskrim, AKP Ganef Brigandono, Jumat (8/5) siang.

Dari catatan terakhir kepolisian, Usuf sempat dibui pada 2019 silam lantaran membawa senjata tajam tanpa izin.

Sebelumnya, Usuf kembali berulah. Rabu (6/5) malam, ia menganiaya ketua RT tempat tinggalnya.

Saat itu ia naik pitam begitu tahu namanya tak masuk dalam penerima bantuan sosial untuk warga terdampak Covid-19.

“Sudah saya jelaskan, kalau dia tidak bisa lagi dapat bantuan karena sudah terdata dan menerima manfaat di program bantuan lain. Tapi dia tidak mengerti,” kata Ketua RT 26, Abdul Kadir (30) kepada apahabar.com ditemui di kediamannya.

Bantuan dimaksud ialah program keluarga harapan (PKH) dari pemerintah pusat.

Usuf, warga Jalan Tembus Mantuil, Gang Gandapura RT 26 RW 2, Kelurahan Kelayan Selatan itu mengamuk lantaran tak terima.

Diduga dalam pengaruh minuman keras, ia menghantamkan sebilah balok kayu ulin kepada Kadir.

“Dua kali dipukul di bagian paha,” ujarnya.

Merasa terancam, Abdul Kadir kemudian memeluk Usuf. Ia melumpuhkan Usuf dengan cara memelintir tangan pelaku ke belakang badannya.

“Sebenarnya saya bisa membalas perlakuannya, tapi saya tidak mau. Jadi saya laporkan ke polisi,” paparnya.

Tak berselang lama, pihak kepolisian pun datang untuk meringkus Usuf.

Usuf kini telah berada di Mapolsekta Banjarmasin Selatan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Kasus ini tetap saya lanjutkan di jalur hukum. Karena dia sudah mengancam saya,” tandas Abdul Kadir.

Reporter: Riyad Dafhi R
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Video: Warga Tunjukkan Kondisi Jembatan di Desa Awang yang Terancam Roboh
apahabar.com

Kalsel

Respon Sekda Kalsel Usai IGD di RSUD Hasan Basry Kandangan Ditutup
Antasari

Kalsel

GEGER! Kakek di Banjarmasin Nekat Lompat dari Jembatan Antasari
apahabar.com

Kalsel

BBPOM Awasi Penarikan Produk Ranitidin di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Tak Ada Insinerator, ke Mana Limbah Medis Corona di Banjarmasin?
Natal

Kalsel

Jelang Misa Natal, Gereja di Banjarmasin Mulai Disterilisasi

Kalsel

VIDEO: Kebakaran Lahan Manarap Membentuk Lingkaran Api
apahabar.com

Kalsel

Asyik Nongkrong, Si Penghancur Belasan Pot di Tapin yang Kebal Hukum Dibiarkan Berkeliaran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com