Istri Polisi Korban Penyerangan Mapolsek Daha: NKRI Harga Mati! PDP-Tracking GTPP Tambah Daftar Warga Kalsel Terjangkit Covid-19 Operasi Anti-Teror di Kalsel, Jumlah Pelaku Kemungkinan Bertambah 5 Terduga Teroris Ditangkap, MUI: Kalsel Bukan Zona Aman PSBB Berakhir, THM-Bioskop di Banjarmasin Terancam Mati Suri




Home Ekbis

Senin, 18 Mei 2020 - 11:39 WIB

Rupiah Berpeluang Menguat Imbas Pelonggaran Lockdown di Sejumlah Negara

Uploader - Apahabar.com

Ilustrasi rupiah terhadap dolar. Foto-Antara

Ilustrasi rupiah terhadap dolar. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan ini berpeluang menguat seiring dengan pelonggaran lockdown di sejumlah negara.

Pada pukul 9.41 WIB, rupiah masih melemah 10 poin atau 0,07 persen menjadi Rp14.870 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.860 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, mengatakan sentimen positif terlihat kembali masuk ke pasar keuangan pagi ini.

“Pasar menyikapi positif lockdown yang dibuka di beberapa negara seperti di kawasan Eropa, sebagian AS, China, Korsel, Hong Kong, Vietnam, dan lain-lain, seiring dengan berkurangnya jumlah kematian dan jumlah kasus positif di negara pandemi tersebut,” ujar Ariston di Jakarta, Senin (18/05).

Baca juga :  Rupiah Menguat Setelah Gagalnya Pemakzulan Trump

Sentimen positif itu, lanjut Ariston, bisa membantu penguatan rupiah hari ini ke kisaran Rp14.800 per dolar AS hingga Rp14.750 per dolar AS.

Penguatan rupiah terhadap dolar AS juga terbantu oleh stimulus besar yang dikeluarkan oleh Bank Sentral AS The Fed untuk memperbesar likuiditas dolar di pasar. The Fed kurang lebih sudah mengeluarkan 2 triliun dolar AS untuk pembelian obligasi.

Baca juga :  Rupiah Diperkirakan Melemah Pasca Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi

Namun demikian, Ariston menilai pasar masih mewaspadai potensi gelombang kedua pandemi pasca pelonggaran lockdown dan memburuknya data-data ekonomi karena wabah yang bisa menekan kembali sentimen positif.

Ariston memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp14.750 per dolar AS hingga Rp15.000 per dolar AS.

Pada Jumat (15/05) lalu, rupiah ditutup menguat 25 poin atau 0,17 persen menjadi Rp14.860 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.885 per dolar AS.(Ant)

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

Ilustrasi jaringan 5G

Ekbis

Pemerintah Pertimbangkan Pilih Vendor 5G
apahabar.com

Ekbis

Investasi dari Arab Sebesar USD 20 Miliar Bakal Masuk ke Indonesia
apahabar.com

Ekbis

Soal Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Dibatalkan, Ini Kata Menkeu Sri Mulyani
apahabar.com

Ekbis

Ekspor Kalsel Turun, Ekonom Sebut “Tiongkok Effect”
apahabar.com

Ekbis

Pemerintah Sepakati 2 Perjanjian Internasional Terkait Transportasi Udara
apahabar.com

Ekbis

Hari Ini, Rupiah Kembali Diprediksi Melemah
apahabar.com

Ekbis

BUMN Harus Jadi Teladan Perusahaan Swasta
apahabar.com

Ekbis

Meningkatnya Kekhwatiran Terhadap Covid-19, Rupiah Ditutup Melemah 148 Poin