Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Rupiah Diprediksi Menguat Seiring Pelonggaran Lockdown Sejumlah Negara

- Apahabar.com Selasa, 26 Mei 2020 - 11:36 WIB

Rupiah Diprediksi Menguat Seiring Pelonggaran Lockdown Sejumlah Negara

Ilustrasi. Foto: Net

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (26/05) diprediksi akan bergerak menguat seiring pelonggaran lockdown di sejumlah negara.

Pada pukul 9.41 WIB, rupiah sendiri masih melemah 40 poin atau 0,27 persen menjadi Rp14.750 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.710 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Selasa, mengatakan, pelonggaran lockdown dan kabar kemajuan penemuan vaksin masih menjadi penggerak penguatan aset-aset berisiko di pasar keuangan.

“Sentimen ini menutupi kekhawatiran pasar terhadap penyebaran wabah yang masih meningkat dan ketegangan baru AS dan China,” ujar Ariston.

Ariston menuturkan, nilai tukar “emerging markets” terlihat menguat pagi ini terhadap dolar AS. Indeks saham Asia bergerak positif.

Yang terbaru, Jepang dikabarkan mencabut status darurat Covid-19. Singapura akan melakukan pelonggaran lockdown tahap 2. Inggris melanjutkan rencana pembukaan lockdown yang akan dijalankan pada Juni.

Sementara itu, perusahaan bioteknologi AS Novavax mengumumkan kemajuan penemuan vaksin yang saat ini sedang dilakukan uji klinis terhadap manusia.

Namun di sisi lain, lanjut Ariston, penyebaran wabah yang masih meningkat tetap masih menjadi kekhawatiran pasar karena vaksin belum ditemukan.

“Ketegangan baru antara AS dan China juga menjadi kekhawatiran baru pasar. Hubungan AS dan China memanas karena provokasi AS soal penyebaran virus dan kini soal Hongkong,” kata Ariston.

Ariston memperkirakan rupiah hari ini berpotensi menguat ke kisaran Rp14.600 per dolar AS dan resisten Rp14.800 per dolar AS.

Pada Rabu (20/05) lalu, rupiah ditutup menguat 60 poin atau 0,41 persen menjadi Rp14.710 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.770 per dolar AS.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Menko Perekonomian: Stok Gula Pasir Akan Meningkat Pada Mei-Juni
apahabar.com

Ekbis

Hipmi Minta BPK Audit Anggaran Program Kartu Prakerja
apahabar.com

Ekbis

Jelang Rilis Data Neraca Perdagangan Juli, IHSG Dibuka Menguat
apahabar.com

Ekbis

Inflasi Kalsel 0,57 Persen, Banjarmasin Paling Rendah

Ekbis

Hingga September 2020, Realisasi Penerimaan Pajak Terkontraksi 14,1 Persen

Ekbis

Dirjen Pajak: 13 Juta Wajib Pajak Telah Lapor SPT
apahabar.com

Ekbis

OJK Regional IX Kalimantan Turun Tangan Awasi Perusahaan Asuransi
Melihat Rencana Erick Thohir Kelola Hotel BUMN di Satu Atap?

Ekbis

Melihat Rencana Erick Thohir Kelola Hotel BUMN di Satu Atap?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com