Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri

Rupiah Melemah Dipicu Kekhawatiran Gelombang Kedua Covid-19

- Apahabar.com Selasa, 12 Mei 2020 - 11:34 WIB

Rupiah Melemah Dipicu Kekhawatiran Gelombang Kedua Covid-19

Ilustrasi - Rupiah pagi ini melemah bersama sejumlah mata uang Asia lainnya. Foto-Katadata/Adi Maulana

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (12/05) pagi terkoreksi dipicu kekhawatiran pasar terhadap gelombang kedua Covid-19.

Pada pukul 9.55 WIB rupiah melemah 63 poin atau 0,42 persen menjadi Rp14.958 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.895 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Selasa, mengatakan sentimen negatif terlihat masuk ke pasar keuangan pagi ini.

“Pasar mengkhawatirkan gelombang kedua kasus COVID-19 di negara yang melonggarkan lockdown,” ujar Ariston.

Dari China pagi ini dilaporkan penambahan 15 kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) dan satu kasus positif. Senin (11/5) kemarin China juga sudah melaporkan adanya tambahan lima kasus baru.

Negara lain seperti Korea Selatan dan Jerman juga melaporkan penambahan kasus positif pasca pelonggaran lockdown.

“Sentimen negatif ini bisa mendorong pelemahan aset berisiko,” kata Ariston.

Ariston memperkirakan rupiah hari ini berpotensi melemah ke arah resisten Rp15.150 per dolar AS dengan potensi support Rp14.800 per dolar AS.

Pada Senin (11/5) lalu, rupiah ditutup menguat 25 poin atau 0,17 persen menjadi Rp14.895 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.920 per dolar AS.(Ant)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Cara Aktifkan Fitur Penangkal Bullying di Instagram
apahabar.com

Ekbis

Harga Emas Antam Kembali Naik Tipis, Berikut Rincian Lengkapnya
apahabar.com

Ekbis

Ini Alasan Indosat Ooredoo Harus Kurangi 677 Karyawan
apahabar.com

Ekbis

Tunggu Rincian Perdagangan AS-China, Pasar Mata Uang Stabil
apahabar.com

Ekbis

Eksekusi Kredit Macet, Leasing Harus Patuhi Aturan
apahabar.com

Ekbis

Ini Provinsi Terbesar Pengekspor Sarang Burung Walet
apahabar.com

Ekbis

Pertama Kali Dalam Sejarah, Harga Minyak AS Anjlok di Bawah Nol Dolar
Terdampak Covid-19, Industri Penerbangan Diusulkan Butuh Stimulus

Ekbis

Terdampak Covid-19, Industri Penerbangan Diusulkan Butuh Stimulus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com