Jambret Sipir Wanita, Pemuda asal Kotabaru Nyungsep ke Drainase Karang Intan! Ansharuddin Curhat, Eh Wabup Balangan Maradang INNALILLAHI, Anggota TNI Ditemukan Membusuk di Indekos Banjarmasin Kesbangpol dan KPU Jamin Hak 8.620 Pemilih Difabel di Kalsel Terpenuhi Tabir Kematian 2 Bocah di Benawa HST, Korban Dipocong Hidup-Hidup oleh Ibu Kandung

Salat Id di Banjarmasin, Satu Kelurahan Dibolehkan?

- Apahabar.com Jumat, 22 Mei 2020 - 13:37 WIB

Salat Id di Banjarmasin, Satu Kelurahan Dibolehkan?

Zona merah di Banjarmasin dilarang menggelar Salat Idulfitri di lapangan atau ruangan terbuka. Foto sebagai ilustrasi-dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Selama pandemi Covid-19, sebagian wilayah di tanah air tetap menggelar Salat Idulfitri (Id) 1441 Hijriah.

Namun, hanya berlaku bagi tempat ibadah yang berada di zona hijau atau bebas dari Covid-19.

Lantas, bagaimana dengan Banjarmasin?

Ibu kota Kalsel itu memiliki 52 kelurahan. Namun hanya satu masuk zona hijau. Yakni, Kelurahan Kertak Baru Ulu di Banjarmasin Tengah.

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina akan mengikuti panduan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk menggelar Salat Id.

Yakni, Fatwa MUI Pusat Nomor 28 Tahun 2020 tentang Panduan Kaifiat Takbir dan Salat Idulfitri saat Pandemi Covid-19.

“MUI sudah mengeluarkan panduan, di zona hijau boleh Salat Id, tapi di zona merah tak boleh dan Banjarmasin ini zona merah semua,” ujar Ibnu.

Dalam surat edaran gubernur Kalsel, disampaikan bahwa saat ini Pandemi Covid-19 masih merebak. Belum menunjukkan tanda-tanda berakhir.

Dalam upaya mencegah, mengurangi dan melindungi masyarakat, gubernur mengimbau seluruh umat Islam dan pengurus masjid/musala se-Kalsel tetap beribadah Idulfitri namun dengan menghindari berkumpulnya massa dalam jumlah besar.

Ketentuan ini juga misalnya takbiran agar dilaksanakan di masjid/musala tetap berpedoman pada protokol kesehatan Covid-19, sosial distance dan fisikal distance. Serta tidak melaksanakan takbir keliling.

Kemudian, Salat Id yang lazimnya dilaksanakan berjemaah di masjid atau di lapangan, agar dilakukan bersama keluarga di rumah.

Lalu kegiatan silaturahmi halalbihalal agar dilaksanakan secara daring atau online.

Disusul, tiap individu dan pengurus masjid/musala agar mematuhi peraturan dan keputusan yang dikeluarkan pemerintah.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Guru Danau

Tak Berkategori

Guru Danau Imbau Ulama Kalsel Tidak Berpolitik Praktis
apahabar.com

Tak Berkategori

Ribuan Pengunjung Padati Danau Seran Banjarbaru
apahabar.com

Tak Berkategori

Keterbatasan APD, Petugas Jemput Pasien Terpaksa Gantian Baju Pelindung
Syafruddin H Maming

Tak Berkategori

Paslon Lain Doyan Klaim, Relawan SHM-MAR Desa Baroqah Optimistis Paslon 01 Menang Telak
apahabar.com

Tak Berkategori

Habib Banua: Masyarakat Tanah Bumbu Solid Dukung SHM-MAR
apahabar.com

Tak Berkategori

Hasil Tes Urine, Pilot Batik Air yang Pingsan Negatif Narkoba
apahabar.com

Tak Berkategori

Link Live Streaming Manchester United vs Tottenham Hotspur, Sebentar Lagi Mulai Live Mola TV

Tak Berkategori

Di Paris, Pemerintah RI Promosi Jamu, Kopi, hingga Nasi Goreng
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com