Digeledah KPK, Rumah Bupati HSU Abdul Wahid Jadi Tontonan Warga BREAKING! KPK Geledah Rumah Bupati HSU, Spanduk Panjang Membentang Rumahnya Digeledah KPK, Bupati HSU Abdul Wahid Menghilang Jumlah Kesembuhan Covid-19 di Tanbu Capai 5.593 Pasien KPK Obok-Obok Rumah Bupati HSU, Kapolres Angkat Suara

Salat Id di Banjarmasin, Satu Kelurahan Dibolehkan?

- Apahabar.com     Jumat, 22 Mei 2020 - 13:37 WITA

Salat Id di Banjarmasin, Satu Kelurahan Dibolehkan?

Zona merah di Banjarmasin dilarang menggelar Salat Idulfitri di lapangan atau ruangan terbuka. Foto sebagai ilustrasi-dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Selama pandemi Covid-19, sebagian wilayah di tanah air tetap menggelar Salat Idulfitri (Id) 1441 Hijriah.

Namun, hanya berlaku bagi tempat ibadah yang berada di zona hijau atau bebas dari Covid-19.

Lantas, bagaimana dengan Banjarmasin?

Ibu kota Kalsel itu memiliki 52 kelurahan. Namun hanya satu masuk zona hijau. Yakni, Kelurahan Kertak Baru Ulu di Banjarmasin Tengah.

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina akan mengikuti panduan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk menggelar Salat Id.

Yakni, Fatwa MUI Pusat Nomor 28 Tahun 2020 tentang Panduan Kaifiat Takbir dan Salat Idulfitri saat Pandemi Covid-19.

“MUI sudah mengeluarkan panduan, di zona hijau boleh Salat Id, tapi di zona merah tak boleh dan Banjarmasin ini zona merah semua,” ujar Ibnu.

Dalam surat edaran gubernur Kalsel, disampaikan bahwa saat ini Pandemi Covid-19 masih merebak. Belum menunjukkan tanda-tanda berakhir.

Dalam upaya mencegah, mengurangi dan melindungi masyarakat, gubernur mengimbau seluruh umat Islam dan pengurus masjid/musala se-Kalsel tetap beribadah Idulfitri namun dengan menghindari berkumpulnya massa dalam jumlah besar.

Ketentuan ini juga misalnya takbiran agar dilaksanakan di masjid/musala tetap berpedoman pada protokol kesehatan Covid-19, sosial distance dan fisikal distance. Serta tidak melaksanakan takbir keliling.

Kemudian, Salat Id yang lazimnya dilaksanakan berjemaah di masjid atau di lapangan, agar dilakukan bersama keluarga di rumah.

Lalu kegiatan silaturahmi halalbihalal agar dilaksanakan secara daring atau online.

Disusul, tiap individu dan pengurus masjid/musala agar mematuhi peraturan dan keputusan yang dikeluarkan pemerintah.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Update Covid-19 Kalsel Terbaru: 8.288 Positif dan 6.322 Pasien Sembuh
Demokrat

Politik

Demokrat Kalsel Nyatakan Sikap, Kemenkumham: Tak Ada Pendaftaran KLB Sumut
apahabar.com

Tak Berkategori

Siapkan Fisik untuk Bekerja, Wabup HST Berry Furqon Ikut Senam Bersama
apahabar.com

Tak Berkategori

Agar Tak Bias, Pakar ULM: Peta Zonasi Risiko Harus Didukung Sampel Tes PCR
apahabar.com

Tak Berkategori

Kronologi Pasien Terindikasi Covid-19 Kabur di Banjarbaru
Partai NasDem

Tak Berkategori

Resmi, Sutiyoso Bergabung dengan Partai NasDem
apahabar.com

Tak Berkategori

Kasus Covid-19 Meningkat, Tenaga Kontrak Kesehatan di Tabalong Akan Diperpanjang

Tak Berkategori

VIDEO: Tunggu Pelanggan, 7 PSK Diamankan Satpol PP Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com