Belasan Mahasiswa-Polisi Luka-Luka, Polres Ungkap Biang Ricuh #SaveKPK II di Banjarmasin #SAVEKPK Bergaung di Banjarmasin: Ratusan Mahasiswa Ultimatum Ketua DPRD Kalsel di Tengah Guyuran Hujan Tagih Janji Reklamasi, Dewan Tabalong Ngotot Panggil Bos Adaro UPDATE! Tunggu Supian HK, Massa #SaveKPK di Banjarmasin Ngotot Bertahan Jenderal Lapangan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Terluka, Tangan-Kepala Berdarah

Salat Ied di Mesjid Al Jihad Banjarmasin Ditiadakan, Benarkah?

- Apahabar.com Sabtu, 23 Mei 2020 - 13:45 WIB

Salat Ied di Mesjid Al Jihad Banjarmasin Ditiadakan, Benarkah?

Masjid Al-Jihad Banjarmasin. Foto-picdeer

apahabar.com, BANJARMASIN – Pengurus Masjid Al-Jihad Banjarmasin mengikuti imbauan dari pemerintah agar tidak melaksanakan Salat Ied Idul Fitri 1441 Hijiriah, Minggu (24/5) besok.

Dengan itu, Mesjid berlokasi di Jalan Cempaka Besar ini tak mengadakan Salat Ied saat Idul Fitri, seperti tahun sebelumnya.

“Iya tahun ini Masjid Al-Jihad tidak mengadakan Salat Ied,” ujar Ketua Harian Pengurus Mesjid Al Jihad Banjarmasin, Muddasir ketika dihubungi apahabar.com, Sabtu (23/5).

Ia mengadakan keputusan ini diambil untuk menyikapi sebagaimana surat edaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah No 044/2020.

Imbauan ini, lanjut dia untuk tidak melaksanakan salat Ied berjamaah di Masjid atau di lapangan. Kemudian diganti dengan tetap melaksanakan ibadah di rumah masing-masing.

Langkah ini untuk mencermati situasi dan kondisi penyebaran Covid-19 di Kalimantan Selatan yang melonjak naik signifikan.

“Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalsel juga menghimbau agar warga Muhammadiyah tak melaksanakan Salat Id di Mesjid,” pungkasnya.

Dilaporkan dalam surat edaran Gubernur Kalsel menyampaikan bahwa saat ini Pandemi Covid-19 masih merebak di Provinsi Kalsel dan diprediksi pada saat Idul Fitri 1441H wabah ini belum menunjukkan tanda-tanda berakhir.

Dalam upaya mencegah, mengurangi dan melindungi masyarakat dari resiko penularan Covid-19 ini, maka dengan ini dihimbau kepada seluruh umat Islam dan pengurus masjid/mushola se-Kalsel tetap beribadah ldul Fitri dengan menghindari berkumpulnya massa dalam jumlah besar.

Ketentuan ini juga misalnya takbiran agar dilaksanakan di masjid/musholla tetap mempedomani protokol kesehatan Covid-19, Sosial distance dan fisikal distance dan tidak melaksanakan takbir keliling

Kemudian, Salat ldul Fitri yang lazimnya dilaksanakan berjamaah di masjid atau di lapangan, agar dilakukan bersama keluarga di rumah.

Lalu kegiatan silaturahmi halal bi halal Hari Raya Idul Fitri 1441 H agar
dilaksanakan secara daring (online).

Disusul, tiap individu dan pengurus masjid/musholla agar mematuhi peraturan dan keputusan yang dikeluarkan pemerintah.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Warga Tak Bermasker, Dandim Banjarmasin: Kami Tindak Tegas
apahabar.com

Kalsel

Jokowi Datang, Jadwal SKD CPNS Berubah
apahabar.com

Kalsel

Pasang Umbul-Umbul untuk Haul Ulama, Seorang Pria Tersetrum di Mantuil
apahabar.com

Kalsel

Kantongi Identitas, Polisi Buru Pelaku Duel Maut Murung Keraton Martapura
apahabar.com

Kalsel

Motif Bentrokan Maut yang Tewaskan 2 Pemuda di Veteran Banjarmasin
Banjir

Kalsel

Peduli Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan ke Tanah Laut
PT PIA

Kalsel

Gelapkan Duit Perusahaan, Kasir PT PIA di Bati-Bati Ditangkap
apahabar.com

Kalsel

Perda Minuman Keras Perlu Diperkuat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com