Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

Sambut Idul Fitri, Jadikan Momen Tafakur di Tengah Wabah Covid-19

- Apahabar.com Minggu, 24 Mei 2020 - 09:48 WIB

Sambut Idul Fitri, Jadikan Momen Tafakur di Tengah Wabah Covid-19

Sejumlah masyarakat setelah salat Ied di Masjid Jami Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARMASIN – Ramadan dan Idul Fitri tahun ini terasa berbeda dengan maraknya penularan wabah virus menular Covid-19. 2 bulan terakhir sejak pandemi berlangsung sebagian aktivitas masyarakat terpaksa lumpuh sementara waktu.

“Masyarakat banyak beribadah di rumah dan membatasi diri dari kegiatan. Tentu semua ini dan segala yang dihadirkan Allah di muka bumi, pasti ada hikmah yang dapat diambil sebagai pembelajaran,” ucap Khatib salat Ied Masjid Jami Banjarmasin, Mubarak dalam khotbahnya, Minggu (24/5) pagi.

Dalam firman Allah disampaikan “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal” “(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka” (Qs. Al Imron : 190-191).
“Semua tentu tidak ada yang sia-sia,” katanya

Berkaca pada kondisi sekarang, masyarakat dapat mengambil pelajaran berharga meski sedang diterpa musibah wabah yang mematikan. Pertama, ini menunjukkan besarnya kekuasaan Allah SWT sebagai sang pencipta dengan menciptakan sebuah virus kecil yang menjadikan manusia menjadi tak berdaya.

“Begitu maha kuasa Allah SWT. Cukup diciptakan virus kecil yang tidak dapat dilihat pandangan mata, menjadikan manusia was-was, kalang kabut bahkan tidak berdaya,” ujarnya

Tak hanya perkara agama, wabah ini juga menyadarkan manusia akan pentingnya menjaga kebersihan dan peduli terhadap lingkungan. Manusia sebagai makhluk yang tak luput dari kesalahan juga diharapkan memiliki sikap tawadhu agar senantiasa hidup lebih tentram.

“Menunjukkan manusia tidak boleh sombong. Kekuasaan, politik, ekonomi, pengetahuan yang dibanggakan dibuat tidak berdaya dengan adanya pandemi ini. Bersyukur atas apa yang dilimpahkan Allah, sebab kita diajarkan menjalin Hablum Minallah Wa Hablum Minannas,” imbuhnya

Pemerintah telah menghimbau terkait pembatasan sosial dan mengganti seluruh aktivitas dari rumah, termasuk beribadah. Kesempatan ini ujarnya dapat digunakan untuk meningkatkan kuantitas serta kualitas kedekatan kepada sang pencipta juga anggota keluarga di rumah.
“Ini cukup menjadikan kita hamba yang memahami kerinduan bersosialisasi, bermasyarakat dan beribadah bersama. Maka jadikan keluarga sebagai wasilah untuk mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat,” tuturnya

Diakhir khotbahnya, Mubarak berpesan agar jemaah tidak mudah berkeluh kesah dan kecewa atas apa yang telah terjadi. Saat menghadapi musibah, hendaknya mengucapkan “Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Raji’un” yang memiliki arti sesungguhnya kita adalah milik Allah dan semuanya akan kembali pada Allah SWT.

“Kondisi saat ini menjadikan muslim bertafakur atas qada dan qadar Allah SWT. Mari kita kembalikan kepada Allah, sang maha pemilik dan makhluk-NYA,” pungkasnya

Reporter: Musnita Sari
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Diduga akibat Korsleting, Amuk Api di Veteran dari Bedakan
apahabar.com

Kalsel

Pemkab Tapin Hadiri Acara Mahasiswa di Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Warga Pelaihari Perhatikan Peringatan BMKG Hari Ini!
apahabar.com

Kalsel

Duel Maut di SPBU Liang Anggang, Satu Tewas
apahabar.com

Kalsel

Kelurahan di Banjarmasin Terima Kuncuran Dana Rp300 Juta
apahabar.com

Kalsel

Catatan Sejarah (3); Bekal Restu Hindia-Belanda, Klenteng Sutji Nurani Banjarmasin Kokoh Berdiri
apahabar.com

Kalsel

Ribuan Buruh Tolak Omnibus Law Tiba di Depan DPRD Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Tak Bisa Berenang, Bocah Lenyap di Sungai Barito
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com