Cium Bau Gosong, Honda Jazz Terbakar di Banjarmasin Baru Bebas, Napi di Banjarmasin Tusuk Kekasih Eks Istri Ada Ancaman Baru, Banjarmasin Coret 2 Kluster Penyebar Covid-19 Pasien Covid-19 Kabur, RSDI Banjarbaru Gembok Pintu Lagi, Kluster Gowa Tambah Pasien Covid-19 Kotabaru




Home Kalteng

Senin, 18 Mei 2020 - 10:21 WIB

Satpam BOSF Pulau Kaja Tewas, Diduga Disambar Petir

Rizky p - Apahabar.com

Ilustrasi. Foto-net

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, PALANGKA RAYA —Heriady, 37 tahun, satpam Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF), ditemukan tak bernyawa di pos jaga I, penangkaran orangutan Pulau Kaja, Kelurahan Sei Gohong Kecamatan Bukit Batu, Palangka Raya, Minggu (17/5).

Saat ditemukan, korban tewas dengan mengalami luka bakar di punggung, kaos sobek terbakar serta telepon genggam, milik korban berikut plastik pembungkusnya juga terbakar.

Kapolsek Bukit Batu Iptu Muludin menjelaskan, saat itu sekitar pukul 17.30 WIB wilayah Kecamatan Bukit Batu sedang hujan lebat disertai petir.

apahabar.com

Heriady, satpam Borneo Survival Orangutan Foundation (BOSF) ditemukan tewas diduga disambar petir di pos jaga I, penangkaran orangutan Pulau Kaja, Kelurahan Sei Gohong Kecamatan Bukit Batu, Palangka Raya, Minggu (17/5). Foto-istimewa

Korban sedang berada di pos jaga, sendirian. Ketika ditemukan sudah meninggal dunia, dengan posisi tengkurap, baju robek, terbakar dan punggung mengalami luka bakar.

Baca juga :  Kabar Gembira, Wali Kota Palangka Raya Sembuh dari Covid-19

“Setelah mendapat laporan kita segera evakuasi korban dan membawa ke Puskesmas Tangkiling untuk dilakukan visum”, ucapnya.

Baca juga :  Lima Truk Bermuatan Kayu Ilegal Diamankan

Pihak Polsek Bukit Batu juga mengamankan barang milik korban dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan kepastian penyebab kematian korban.

Dari laporan Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) I Polsek Bukit Batu, menurut keterangan para saksi yang merupakan rekan kerja korban, memang saat itu kondisi dalam keadaan hujan lebat beserta kilat dan petir.

Korban berada di pos jaga I sendirian menunggu saat aplusan jaga. Sambil melihat tayangan di youtube lewat tabletnya dengan posisi tengkurap di kursi pos dan tangan melipat di depan dadanya.

“Posisi terakhir saat meninggal sama dengan yang dilihat para saksi,” ujarnya.

Reporter: Ahc23
Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Pemkot Palangka Raya Gandeng Kejaksaan Kawal Anggaran Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Tak Ada Ahli Gizi, Wanita 350 Kg Tak Bisa Ditangani di Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Jangan Panik, Stok Beras di Buntok Aman
apahabar.com

Kalteng

Positif Corona, Calon Pendeta di Kalteng Sempat Bingung Saat Dinyatakan Sembuh
apahabar.com

Kalteng

Kebakaran Lahan Mulai Marak di Palangka Raya
apahabar.com

Kalteng

Mulai 2019, Barut Kembali Berlakukan Pajak Sarang Burung Walet
apahabar.com

Kalteng

Kapolres Umumkan 12 Tersangka Penyebab Karhutla di Kobar
apahabar.com

Kalteng

Selama 2019, Kalteng Gelar 167 Kegiatan Wisata dan Budaya