Belasan Mahasiswa-Polisi Luka-Luka, Polres Ungkap Biang Ricuh #SaveKPK II di Banjarmasin #SAVEKPK Bergaung di Banjarmasin: Ratusan Mahasiswa Ultimatum Ketua DPRD Kalsel di Tengah Guyuran Hujan Tagih Janji Reklamasi, Dewan Tabalong Ngotot Panggil Bos Adaro UPDATE! Tunggu Supian HK, Massa #SaveKPK di Banjarmasin Ngotot Bertahan Jenderal Lapangan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Terluka, Tangan-Kepala Berdarah

Satpam BOSF Pulau Kaja Tewas, Diduga Disambar Petir

- Apahabar.com Senin, 18 Mei 2020 - 10:21 WIB

Satpam BOSF Pulau Kaja Tewas, Diduga Disambar Petir

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, PALANGKA RAYA —Heriady, 37 tahun, satpam Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF), ditemukan tak bernyawa di pos jaga I, penangkaran orangutan Pulau Kaja, Kelurahan Sei Gohong Kecamatan Bukit Batu, Palangka Raya, Minggu (17/5).

Saat ditemukan, korban tewas dengan mengalami luka bakar di punggung, kaos sobek terbakar serta telepon genggam, milik korban berikut plastik pembungkusnya juga terbakar.

Kapolsek Bukit Batu Iptu Muludin menjelaskan, saat itu sekitar pukul 17.30 WIB wilayah Kecamatan Bukit Batu sedang hujan lebat disertai petir.

apahabar.com

Heriady, satpam Borneo Survival Orangutan Foundation (BOSF) ditemukan tewas diduga disambar petir di pos jaga I, penangkaran orangutan Pulau Kaja, Kelurahan Sei Gohong Kecamatan Bukit Batu, Palangka Raya, Minggu (17/5). Foto-istimewa

Korban sedang berada di pos jaga, sendirian. Ketika ditemukan sudah meninggal dunia, dengan posisi tengkurap, baju robek, terbakar dan punggung mengalami luka bakar.

“Setelah mendapat laporan kita segera evakuasi korban dan membawa ke Puskesmas Tangkiling untuk dilakukan visum”, ucapnya.

Pihak Polsek Bukit Batu juga mengamankan barang milik korban dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan kepastian penyebab kematian korban.

Dari laporan Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) I Polsek Bukit Batu, menurut keterangan para saksi yang merupakan rekan kerja korban, memang saat itu kondisi dalam keadaan hujan lebat beserta kilat dan petir.

Korban berada di pos jaga I sendirian menunggu saat aplusan jaga. Sambil melihat tayangan di youtube lewat tabletnya dengan posisi tengkurap di kursi pos dan tangan melipat di depan dadanya.

“Posisi terakhir saat meninggal sama dengan yang dilihat para saksi,” ujarnya.

Reporter: Ahc23
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

vaksin covid-19

Kalteng

Kapuas Bersiap Jelang Vaksinasi Tahap 2 Bagi Pelayanan Publik
apahabar.com

Kalteng

Pengawasan Orang Asing di Sampit Diperketat
apahabar.com

Kalteng

Lagi, Polsek Teweh Tengah Amankan 4 Mobil Penyeludup BBM
apahabar.com

Kalteng

Resmi, Polres Palangka Raya Naik Tipe Jadi Polresta
apahabar.com

Kalteng

Wisatawan Ungkap Pesona Siring Laut Kotabaru, Cita Rasa Bali

Kalteng

Puluhan Warga di Kapuas Terjaring Penertiban Prokes
apahabar.com

Kalteng

Covid-19 Bikin PAD Kapuas Menderita
Pelatihan Berbasis Kompetensi

Kalteng

Warga Kapuas Siap-Siap, Pendaftaran Pelatihan Berbasis Kompetensi Dibuka Esok Hari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com