Prof Yusril: Penetapan Tersangka Eks Sekda Tanbu Labrak HAM Legislator Kalsel Kecam e-Sport Disponsori Judi Online KPU Banjar Tanggapi Santai Protes BirinMu Soal Pembukaan Kotak Suara Ricuh Safari Subuh Denny dan ‘Paman Bakul’ Disetop, Pelanggaran ASN Jalan Terus Dua Rumah di Anjir Muara Batola Terbakar, Penyebab Dalam Penyelidikan

Satu Orang di Sentral Antasari Wafat, Dinkes Mulai Pelacakan

- Apahabar.com Senin, 4 Mei 2020 - 13:03 WIB

Satu Orang di Sentral Antasari Wafat, Dinkes Mulai Pelacakan

Dinkes Banjarmasin akan menurunkan tim medis untuk melakukan tracking terhadap orang yang memiliki kontak erat dengan korban Covid-19 di Pasar Antasari. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pasar Sentral Antasari Banjarmasin mendapat atensi khusus dari Tim Gugus Tugas P3 Covid-19. Seorang pemilik parkir di sana wafat.

“Terkonfirmasi positif Covid-19,” jelas Juru Bicara Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi kepada apahabar.com, Senin (4/5).

Dinkes Banjarmasin, kata dia, akan menurunkan tim medis untuk melakukan tracking terhadap orang yang memiliki kontak erat dengan korban.

“Tim medis dari Dinkes akan melaksanakan tracking luar biasa di wilayah pasar,” jelas dia.

“Ini lagi mengumpulkan data orang orang yang berkaitan erat dengan pasien positif meninggal itu,” ujarnya.

Machli menerangkan tahapan sebelum dilakukan tracking, tim medis lebih dulu wajib melaksanakan pendataan lalu screening.

Semua protokol tersebut dibantu dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Banjarmasin.

“Tidak bisa pang langsung tracking. Kita sudah pendataan dan hari ini kita tracking jadi tunggulah hasilnya,” tegas Machli.

Dari hasil tracking, Machli menerangkan orang orang yang berhubungan erat dengan pasien positif itu langsung dilaksanaan rapid test atau tes cepat virus Corona.

Mereka yang dimaksud adalah keluarga, bawaan pasien kerja hingga sejumlah pedagang Pasar Sentral Antasari.

Dari hasil tes cepat bisa saja ditemukan beberapa reaktif virus Corona. Karenanya mereka masuk dalam orang dalam pemantuan (ODP).

“Jika ada yang reaktif maka langsung dikirim ke Balai Karantina pasien ODP,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pasar Disperindag Banjarmasin Ichrom M Tezar sudah menyampaikan imbauan setelah mendapatkan informasi dari Dinkes itu. Penyemprotan disinfektan juga rutin dilakukan.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Dinkes untuk segera melakukan rapid test di sekitar kawasan parkir itu aja,” ucapnya.

Selain itu pihak pasar terpantau mulai menggencarkan imbauan akan bahaya Covid-19 lewat pengeras suara.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Gerakan Sedekah Sampah Jilid Dua Siap Digelar
apahabar.com

Kalsel

Polda Kalsel Gelar Evaluasi Penyampaian LHKPN Tahun 2019 dan LHKASN Serta Sosialisasi Peraturan KPK RI
apahabar.com

Kalsel

Tim Gugus Tugas Banjarmasin Dirikan Dapur Umum, Bagi Ribuan Kotak Nasi
apahabar.com

Kalsel

Dishut Kalsel Segera Pulangkan 20 Ekor Bekantan dari KBS
Kakek

Kalsel

Geger! Kakek Tak Bernyawa di Bak Truk Trisaksti Banjarmasin
apahabar.com

Hukum

Resahkan Warga, Dua Pengedar Sabu Dijerat Resnarkoba Polres Tapin
apahabar.com

Kalsel

Terbesar Sepanjang Sejarah, Dispersip Kalsel Musnahkan Puluhan Ribu Arsip
Pascabanjir

Kalsel

Dituntut Kritis, Mahasiswa UNU Ikut Soroti Pemulihan Pascabanjir di Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com