Istri Polisi Korban Penyerangan Mapolsek Daha: NKRI Harga Mati! PDP-Tracking GTPP Tambah Daftar Warga Kalsel Terjangkit Covid-19 Operasi Anti-Teror di Kalsel, Jumlah Pelaku Kemungkinan Bertambah 5 Terduga Teroris Ditangkap, MUI: Kalsel Bukan Zona Aman PSBB Berakhir, THM-Bioskop di Banjarmasin Terancam Mati Suri




Home Hukum

Kamis, 14 Mei 2020 - 15:43 WIB

Sempat Pukul Korban, Perampok Gasak Emas 60 Gram di Tamban Muara

Uploader - Apahabar.com

Polisi sedang melakukan olah tempat kejadian perampokan di Handil Kuin Desa Tamban Muara. Foto-Istimewa

Polisi sedang melakukan olah tempat kejadian perampokan di Handil Kuin Desa Tamban Muara. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Aksi perampokan terjadi Handil Kuin Desa Tamban Muara, Kecamatan Tamban, Kamis (14/5) dini hari.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 01.00 Wita, ketika korban Syamsudinoor (40) masih terlelap di rumah bersama istri dan seorang anak.

Syamsudinoor menempati kamar belakang, sedangkan sang istri dan anak tidur di kamar depan.

Kemudian dari pintu depan, masuk dua orang pelaku. Mereka langsung menuju kamar depan yang ditempati istri dan anak korban.

Dengan nada mengancam, mereka menanyakan keberadaan perhiasan emas kepada istri korban.

Baca juga :  Kebakaran di Bakumpai, Rumah Kades Ikut Ludes

Mendengar ribut-ribut di kamar depan, Syamsudinoor langsung terbangun. Namun langkah petani ini terhenti, karena ternyata terdapat tiga pelaku lain yang sudah menunggu di depan kamar.

Sebelum dapat melakukan apapun, Syamsudinoor malah mendapat sejumlah pukulan dari ketiga pelaku hingga menyebabkan luka di bagian kepala akibat pukulan.

Setelah melumpuhkan pemilik rumah, kelima pelaku dengan mudah mengambil perhiasan emas seberat 60 gram (senila Rp48 juta) yang tersimpan dalam lemari.

Baca juga :  Lihat Marabahan Seperti Kota Mati, Kepala SKPD Batola Diwanti-wanti Bupati

“Kasus pencurian dengan kekerasan ini masih dalam proses penyelidikan untuk mengungkap pelaku,” jelas Kapolres Barito Kuala, AKBP Bagus Suseno, melalui Kasat Reskrim AKP Debi Triyani Murdiyambroto.

Lokasi rumah korban sendiri berjauhan dengan warga lain, sehingga pelaku lebih leluasa melakukan aksi.

“Dari tempat kejadian, kami mengumpulkan bukti-bukti seperti tali rafia sepanjang sekitar 70 sentimeter, satu serbet warna biru dan satu kotak handphone,” tandas Debi.

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Kuasa Hukum Muncikari Ajukan Penangguhan Penahanan, Ini Alasannya
apahabar.com

Hukum

Ditjen PAS: Remisi Adalah Hak Narapidana
apahabar.com

Hukum

Satpol PPĀ Perempuan Korban Dibegal Usai Pulang Piket Malam
apahabar.com

Hukum

Aksi Maling Sepeda Gunung di Rumah Anggota Dewan Terekam CCTV
apahabar.com

Hukum

Ngontrak di Tapin, 2 Pengedar Sabu Banjar Kini Meringkuk
apahabar.com

Hukum

Polres Nunukan Musnahkan 11,5 Kg Sabu
apahabar.com

Hukum

Kapolres Barut Jelaskan Motif Percobaan Pembunuhan di Desa Rimba Sari
apahabar.com

Hukum

Simpan Sabu, Buruh Harian Lepas di Belitung Darat Dibekuk