Awal Usul Buka Investasi Miras di 4 Provinsi, Berikut Penjelasan Bahlil Heboh, Hujan Es Terjadi di Long Ikis Paser Izin Investasi Miras Dicabut, Bahlil Yakin Kepercayaan Investor Masih Baik Detik-Detik Kaburnya 4 Napi Kandangan, Jebol Teralis hingga Panjat Genteng BREAKING! Polisi Tangkap 2 Narapidana Kabur dari Rutan Kandangan

Sempat Tolak di-Rapid Tes, Puluhan Warga di Sentral Antasari Reaktif!

- Apahabar.com Kamis, 14 Mei 2020 - 12:41 WIB

Sempat Tolak di-Rapid Tes, Puluhan Warga di Sentral Antasari Reaktif!

Rapid tes warga Pasar Sentral Antasari mendapat pengawalan aparat keamanan, Kamis siang. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Sebanyak 46 warga dinyatakan reaktif berdasar rapid test Covid-19. Mereka berasal dari kawasan sekitar Pasar Sentral Antasari, Banjarmasin.

Hasil itu didapat dari tes cepat 200 orang pada Kamis (14/5). Ada empat lokasi yang ditentukan Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Banjarmasin.

Baca Juga : Pedagang Pasar 5 Positif Corona Wafat, Kluster Baru Ancam Banjarmasin

Setiap lokasi ada 50 orang. Pedagang pasar 50 orang, pedagang obat 50 orang, pedagang beras 50 orang, 50 pengunjung dan supir taksi.

“Dari 200 yang diperiksa rapid test, 46 orang yang reaktif. Mereka dijadwalkan untuk melakukan pemeriksaan swab,” ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi.

Dari data itu, Machli terkejut sekaligus lega. Apa yang diprediksi pihaknya bahwa Pasar Sentral Antasari menjadi wilayah penyebaran atau kluster virus Corona terbukti benar.

“Kluster Pasar Sentral Antasari termasuk yang besar,” tegasnya.

Baca Juga : Breaking News: Buaya Penyerang Remaja Putri di Sebamban Ditangkap!

Dengan begitu, Machli akan segera mengembangkan data reaktif ini untuk memeriksa sampel lendir mereka.

Semua warga reaktif tak melulu positif Covid-19. Perlu uji swab lagi.

“Jika ada positif dari hasil swab, maka kita tracking selanjutnya bisa saja berkembang,” ucapnya.

Sebelum rapid test, kata dia, sempat terjadi penolakan dari para pedagang Pasar Sentral Antasari.

Makanya diperlukan beberapa aparat untuk mengamankan kegiatan rapid test.

“Akhirnya para pedagang mau dilakukan rapid test,” tuturnya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Viral Warga Buka Puasa di Duta Mall, Wali Kota Buka Suara
apahabar.com

Kalsel

Pengakuan Korban KM Pieces: Minum Air Kencing Sendiri hingga Santap Ikan Mentah!
apahabar.com

Kalsel

Kurangi Kematian Ibu-Anak, SHM-MAR Pilih Tingkatkan Dana Posyandu di Tanbu
Sabu

Kalsel

Kurir Sabu 84 Kg asal Sungai Lulut Tak Tahu Dibuntuti Sejak dari Banjarmasin
Banjir

Kab. Tanah Laut

Pascabanjir Dahsyat di Tala, Warga Kurau dan Bumi Makmur Mulai Kembali ke Rumah
apahabar.com

Kalsel

Jalin Kemitraan, Kapolres HSU Terima Kunjungan Ketua Umum Perbakin
apahabar.com

Kalsel

Di Balik Aksi, Dosen Apresiasi Mahasiswanya dengan Nilai Plus
apahabar.com

Kalsel

KAMM Dukung Pengembangan Wisata Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com