Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan

Sepekan Direndam Banjir, Getek Jadi Primadona di Barut

- Apahabar.com Rabu, 6 Mei 2020 - 15:56 WIB

Sepekan Direndam Banjir, Getek Jadi Primadona di Barut

Jalan Mangku Sari Pasar Ipu Kelurahan Melayu berubah menjadi pangkalan getek selama banjir beberapa hari ini. Foto-apahabar.com/Nasution

apahabar.com, MUARA TEWEH – Sepekan dilanda banjir, warga Kabupaten Barito

Kalimantan Tengah, mau tak mau harus berganti alat transportasi. Dengan ketinggian air yang mencapai satu meter, otomatis alat transportasi darat tak bisa berfungsi.

Saat ini, beberapa jalan di kabupaten ini terputus. Alat transportasi pun memakai perahu getek bermesin. Pada umumnya getek ini dipergunakan bagi warga Muara Teweh yang tinggal di daerah terendam air menuju ke Pasar Ipu, Jalan Mangku Sari Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah.

Sedangkan yang menggunakan perahu mesin di Jalan Panglima Batur kebanyakan warga dari luar kota Muara Teweh datang dan berbelanja ke kota ini.

Salah satu Pemilik perahu mesin, Amang Abduh mengatakan, dirinya sudah beberapa hari ini menawarkan jasa angkutan getek kepada warga yang membutuhkannya.

Pria yang mengaku mangkal di Jalan Mangku Sari ini membeberkan pendapatanya dalam sehari.

“Pendapatan sehari memang tidak menentu, kadang sampai seratus ribu rupiah, kadang kurang,” kata Abduh.

Biasanya, sambungnya, dia memabawa penumpang untuk jalur Jalan Mangku Sari, Setiaji Hilir, Jalan Antasari, dan Panglima Batur. Sebab daerah ini rata rata rumah mereka terendam air sehingga akses satu-satunya adalah transportasi air.

Hal senada juga diungkapkan oleh Jaun, pemilik getek lainnya, dirinya mengaku mangkal di Jalan Panglima Batur di mana para pengguna jasanya kebanyakan warga yang datang dari luar kota Muara Teweh.

“Mereka umumnya para pedagang datang dan berbelanja ke beberapa toko yang masih buka untuk kemudian dibawa ke perahu mesin yang lebih besar,” ujarnya.

Ditanya soal pendapatan, Jaun mengakui sedikit lebih banyak dari sebelum banjir, karena lebih sering dimanfaatkan jasanya oleh warga.

Reporter: AHC17
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Persiapan Kunker Presiden, Mentan Datang Duluan ke Kalteng
apahabar.com

Kalteng

2 Warganya Positif Corona, Kalteng Naik Status
apahabar.com

Kalteng

Gegara Edarkan Sabu, Oknum ASN di Kapuas Kalteng Diciduk Polisi
apahabar.com

Kalteng

848 Orang Kalteng Di-PHK Bakal Terima Kartu Pra Kerja
apahabar.com

Kalteng

Kotawaringin Timur Terimbas Jika Kalteng Ibu Kota Negara
apahabar.com

Kalteng

Sempat Ditahan di Palangka Raya, Jurnalis AS Akhirnya Bebas
apahabar.com

Kalteng

Komnas Perlindungan Anak Beri Penghargaan ke Polda Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Kantongi Identitas Pelaku, Polisi Buru Pencuri Uang di Mobil Barito Utara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com