Penyerang Polsek Daha Simpatisan ISIS, Legislator Kalsel: Agamanya Kurang Breaking News: PDP Kabur di Banjarbaru Akhirnya Ditemukan! Pertama, Kalsel Uji Terapi Pengobatan Pasien Covid-19 Pengganti Vaksin Toko Buah di Teweh Diserbu Pria Bersajam, Dua Perempuan Terluka Polisi Bongkar Makam Korban Pembunuhan Ibu Kandung di Teweh




Home Kab. Tanah Laut

Jumat, 22 Mei 2020 - 20:09 WIB

Sesuai Arahan BPK, Pemkab Tala Kerja Keras Tingkatkan PAD

Aam - Apahabar.com

Bupati Tanah Laut H Sukamta saat mengikuti Exit Meeting bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalsel melalui video conference (vicon), Rabu (20/5). Foto-Istimewa

Bupati Tanah Laut H Sukamta saat mengikuti Exit Meeting bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalsel melalui video conference (vicon), Rabu (20/5). Foto-Istimewa

apahabar.com, PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut akan bekerja keras untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar tidak terlalu mengandalkan dana transfer dari pemerintah pusat.

Hal ini diungkapkan Bupati H Sukamta saat mengikuti Exit Meeting bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalsel melalui video conference (vicon), Rabu (20/5).

Menurutnya, ini menjadi salah satu catatan yang sampaikan Kepala BPK RI Perwakilan Kalsel, Tornanda Syaifullah, yang menyebut tingkat kemandirian fiskal di pemerintah kabupaten di Kalsel masih mengandalkan pada penerimaan transfer dari pusat.

Sehingga diharapkan dapat meningkatkan kemandirian fiskal melalui pengelolaan PAD, agar ketergantungan pada pemerintah pusat bisa semakin menurun.

“Mau nggak mau kita harus kerja keras untuk meningkatkan PAD kita,” ujar bupati, didampingi Kepala Badan Pemeriksa Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) M Darmin dan Asisten Bidang Administrasi Umum, Safarin.

Baca juga :  Batasi Kunjungan, Lapas Banjarmasin Terapkan Video Call

Sukamta mengungkapkan jika exit meeting kali ini pihak BPK RI Perwakilan Kalsel menyampaikan beberapa pokok-pokok temuan yang ada di seluruh kabupaten kota, hanya saja meski temuan yang disampaikan tidak terlalu berpengaruh besar terhadap opini, pihaknya akan tetap menindaklanjuti.

Seperti halnya temuan tentang belanja gaji untuk beberapa daerah yang masih terdapat kelebihan pembayaran. BPK mengungkap ada kelebihan pembayaran gaji yang diberikan untuk anak yang sudah tidak menjadi tanggungan karena sudah berumur lebih dari 21 tahun.

BPK meminta kepada seluruh kepala daerah untuk segera melakukan revisi  pegawai mana saja yang sudah tidak perlu menerima tunjangan anak, karena ini menyangkut kewajaran dalam laporan keuangan daerah.

Baca juga :  China Mengaku Berhasil Ciptakan Vaksin Virus Corona, Siap Diproduksi Massal

Dalam kesempatan ini BPK juga sempat menyinggung tentang dana yang dikeluarkan untuk penanganan kasus Covid-19. Menurut Tornanda, kedepan pihaknya akan melakukan pemeriksaan terkait penggunaan dana penanganan Covid-19.

“Jangan sampai apa yang sudah dilakukan pemda diciderai karena ada pembiayaan yang tidak sesuai penggunaannya,” harap Tornanda.

Terhadap hal ini bupati menyebut, untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Tala begitu selesai pertanggungjawaban kegiatan langsung dilakukan audit.

“Begitu selesai pekerjaan itu langsung dilakukan audit, ini adalah upaya pencegahan dan pengawasan yang lebih ketat penggunaan dana tidak terduga untuk penanganan Covid-19 di Tala,” tuturnya.

Reporter: Ahc14
Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Gedung PMI Tanah Laut Diklaim Paling Megah di Kalsel
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Orang Tua Berperan Penting Bentuk Karakter Anak
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Raih Akreditasi Sempurna, Sukamta Puji Rumah Sakit Borneo Citra Medika
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Pemkab Tala Teken Penerapan Zona Integritas
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Jajanan Sekolah Disorot, Dahnial: Lindungi Anak dari Makanan Berbahaya
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Abdi Rahman Ingatkan Petugas Hati-Hati Salurkan Dana Bantuan Sosial Covid-19
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Ruangan RSUD H. Boejasin Pelaihari akan Gunakan Nama Pahlawan
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

SDN 1 Jorong Bakal Mengikuti Gebyar Sekolah Model