Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Sikap LIB Terkait Desakan Klub Minta Liga Tidak Dilanjutkan Lagi

- Apahabar.com Senin, 4 Mei 2020 - 22:48 WIB

Sikap LIB Terkait Desakan Klub Minta Liga Tidak Dilanjutkan Lagi

Ilustri tim peserta Shopee Liga 1 2020. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Mayoritas klub Shopee Liga 1 dan 2 2020 mendesak untuk disetop sama sekali. Lantas bagaimana sikap PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku operator liga?

Direktur Operasional LIB Sudjarno mengakui bahwa mayoritas klub meminta Liga 1 dan 2 Indonesia musim 2020 agar dihentikan menyusul pandemi Covid-19.

Sudjarno menyebut bahwa permintaan tersebut dituangkan klub dalam balasan atas surat LIB bernomor 182/LIB-COR/IV/2020 tanggal 29 April 2020 yang meminta semua tim Liga 1 dan 2 2020 memberikan masukan dan saran terkait kelanjutan kompetisi.

“Lebih banyak klub yang berharap liga dihentikan saja. Mereka ingin menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah tentang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sebagian lagi menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada PSSI,” ujar Sudjarno, Senin (4/5).

Sebagai pengganti liga, dia melanjutkan, klub-klub mengusulkan agar diadakan turnamen baru di sisa tahun 2020.

Kompetisi tersebut menjadi kesempatan bagi para pemain untuk kembali merasakan atmosfer pertandingan sekaligus menjaga kebugaran mereka.

Bagi klub, itu adalah momen penyegaran setelah berjuang beberapa bulan di tengah minimnya pemasukan akibat liburnya aktivitas liga.

Lantas, LIB sendiri saat ini masih menyusun masukan-masukan klub ke dalam surat resmi yang akan diserahkan ke PSSI.

PSSI, kata Sudjarno, yang nanti akan memberikan keputusan akhir terkait kelanjutan liga, apakah tetap akan bergulir kembali, dihentikan total atau dihentikan lalu membuat turnamen pengganti.

‘Summary’ dari saran klub-klub yang dikumpulkan sampai 1 Mei 2020 segera kami kirimkan ke PSSI. Kami akan menjalankan apapun mandat dari PSSI.
Seandainya PSSI memutuskan untuk menggelar turnamen pengganti dengan LIB sebagai operatornya, kami siap,” tutur Sudjarno.

Hingga saat ini, belum ada kepastian soal kelanjutan Liga 1 dan 2 2020 setelah resmi dihentikan pada Maret 2020.

Namun, PSSI memastikan Liga 1 dan 2 musim 2020 akan dihentikan jika pemerintah Indonesia memperpanjang masa tanggap darurat virus corona yang saat ini ditetapkan sampai 29 Mei 2020.(ant)

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Usai Gilas Vanuatu Bersama Timnas, Rizky Pora Siap Hadapi Kalteng Putra
apahabar.com

Sport

Selain Evaluasi Implementasi Filanesia, PSSI Juga Lakukan Talent Scout di Banjarmasin
apahabar.com

Sport

Teledor, Sandi Sute Kembalikan Uang Kalteng Putra Rp475 Juta
apahabar.com

Sport

Hajar Peseban 3-0, Frans Ungkap Masalah Lini Tengah
apahabar.com

Sport

Messi Mantapkan Barca Kokoh di Puncak La Liga
apahabar.com

Sport

Martapura FC Umumkan Skuad
apahabar.com

Sport

Hasnur Optimis Tatap Dua Laga Kandang
apahabar.com

Sport

Semen Padang Keok, Barito Putera Bertahan di Liga 1
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com