Sidang Kasus Sabu 300 Kg di Banjarmasin, 4 Terdakwa Terancam Hukuman Mati! Tipu-Tipu Oknum DLH Banjarmasin, Sekantoran Diutangi Ratusan Juta Tipu Belasan Penyapu Jalan, Oknum ASN di Banjarmasin Akhirnya Mengaku! Berstatus Waspada, PVMBG Sebut Aktivitas Gunung Semeru Masih Fluktuatif Kejari Banjarbaru Musnahkan Ratusan Gram Narkotika dan Barbuk Tindak Pidana Tetap Lainnya

Simulasi New Normal, TNI dan Polri Geruduk Pasar Marabahan

- Apahabar.com Kamis, 28 Mei 2020 - 17:58 WIB

Simulasi New Normal, TNI dan Polri Geruduk Pasar Marabahan

Tidak mengenakan masker, seorang ibu langsung menjadi objek simulasi 'new normal' yang digelar Polres Batola dan Kodim 1005 Marabahan di Pasar Marabahan, Kamis (28/5). Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Gerak cepat dilakukan Kodim 1005 Marabahan dan Polres Barito Kuala (Batola) dalam menghadapi ‘new normal’ atau tatanan hidup baru yang dimulai 1 Juli 2020.

Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan kehidupan yang menerapkan sistem-sistem new normal dalam segala aspek, demikian pula kegiatan jual beli di pasar.

Berlaku sejak 1 Juli 2020, sistem yang menekankan kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan tersebut diterapkan di 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota di Tanah Air, termasuk Batola, Banjarmasin, Banjarbaru dan Banjar.

Sesuai instruksi Presiden, TNI dan Polri diharuskan berada di tempat keramaian untuk menjaga kedisiplinkan masyarakat.

Oleh karena sistem baru, tak sedikit masyarakat yang belum memahami new normal. Sebagian menganggap ‘new normal’ adalah hidup bebas seperti sebelum Covid-19 menjadi pandemi.

“Sejatinya ‘new normal’ atau tatanan hidup baru merupakan penyesuaian kehidupan masyarakat dengan pandemi Covid-19,” papar Kapolres Batola, AKBP Bagus Suseno, disela simulasi ‘new normal’ di Pasar Marabahan, Kamis (28/5).

“Dengan mendisiplinkan pembeli dan pedagang di pasar, diharapkan semua masyarakat semakin terbiasa menggunakan masker, sering cuci tangan dan menjaga jarak,” imbuhnya.

Sanksi pun menghantui pedagang maupun pembeli yang melanggar protokol kesehatan. “Kalau tidak memakai masker, mereka dilarang memasuki pasar,” tegas Bagus.

Untuk menjaga kedisiplinan, didirikan pos di empat pintu masuk Pasar Marabahan. Salah satu pos ditempatkan di pertigaan Jalan AES Nasution.

Kemudian di pertigaan Jalan Kamboja dengan Jalan Panglima Wangkang, pertigaan Jalan Kamboja dengan Jalan Veteran, serta di dekat ATM Pasar Baru.

Pos-pos itu selanjutnya ditempati anggota TNI dan Polri, dibantu Dinas Perhubungan (Dinas Perhubungan) dan Satpol PP Batola.

“Fungsi pos tersebut adalah memantau dan mengawasi aktivitas masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan,” timpal Dandim 1005 Marabahan Letkol Kav Sugianto.

Berbeda dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sistem ‘new normal’ tidak lagi membatasi domisili pedagang.

Selama berkomitmen menjalankan protokol kesehatan, pedagang dari luar kembali dapat berniaga di Batola.

“Pendisiplinan ini dilakukan di semua pasar di Batola, termasuk pelabuhan penyeberangan,” tandas Sugianto.

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Miras Jadi Biang Kerok Pendapatan Dispudpar Banjarmasin Rp 0
apahabar.com

Kalsel

Ditangkap, Penggorok Leher Remaja di Martapura Napi Asimilasi
apahabar.com

Kalsel

Komandan Gugus Tempur Laut Acungi Jempol Program Binpotmar di Lanal Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Jejak Pejuang Banjar Ratu Zaleha Melawan Belanda, Sempat Terasing di Bogor
apahabar.com

Kalsel

Kantor Imigrasi Batulicin Terus Pantau Keberadaan Orang Asing
apahabar.com

Kalsel

Duh, Napi Cantik Kalsel Cuci Uang Narkoba Rp5,2 Miliar
apahabar.com

Kalsel

Dishub dan Polresta Kota Gelar Razia, Juru Parkir Ikut Terseret
apahabar.com

Kalsel

Operasi Pencarian KM Pieces Dihentikan, 30 Korban Masih Hilang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com