3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Skenario New Normal di Jakarta, Jabar, Sumbar dan Gorontalo

- Apahabar.com Selasa, 26 Mei 2020 - 15:28 WIB

Skenario New Normal di Jakarta, Jabar, Sumbar dan Gorontalo

Presiden Joko Widodo didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis meninjau kesiapan penerapan prosedur standar normal baru di sarana publik yaitu Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (26/05). Foto-Antara/Agus Suparto

apahabar.com, JAKARTA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, TNI dan Polri akan menggelar pendisiplinan protokol kesehatan untuk menyongsong kehidupan normal yang baru (new normal) di tengah pandemi Covid-19.

Kegiatan pendisiplinan digelar serentak di 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota. 4 provinsi tersebut yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatra Barat dan Gorontalo.

“Pada tahap pertama aparat akan melaksanakan pendisiplinan di DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatra Barat dan Gorontalo. Mudah-mudahan tahap pertama bisa berjalan baik akan kami atur pusat perbelanjaan yang kapasitas tadinya 1.000 orang akan kami izinkan 500 orang saja dan kami awasi,” kata Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam keterangan tertulis seperti dilansir dari Republika.co.id, Selasa (26/05).

Kemudian, ia melanjutkan, adapun objek pendisiplinan protokol kesehatan dilakukan di tempat sektor kehidupan, seperti sarana transportasi massal, pasar, pusat perbelanjaan, tempat pariwisata dan lain sebagainya.

“Ada 1.800 objek yang akan kami laksanakan pendisiplinan PSBB,” kata dia.

Hadi menambahkan, TNI-Polri juga akan menjaga fasilitas tempat-tempat keramaian untuk mendisiplinkan masyarakat agar aman dari penularan virus corona (Covid-19). Seperti rumah makan dengan yang tadinya kapasitas 500 orang akan dibatasi hanya 200 orang saja.

Pendisiplinan aktivitas masyarakat di ruang publik juga akan bekerja sama dengan pemerintah daerah. Diharapkan masyarakat dapat tetap beraktivitas tapi tetap aman dari penularan Covid-19.

“Dengan kerja sama ini termasuk dengan Gugus Tugas diharapkan masyarakat tetap aman dari Covid-19,” kata dia.

Panglima TNI sebelumnya mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau kesiapan penerapan prosedur standar new normal di sarana publik. Lokasi pertama yang dikunjungi di sekitar Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (26/05).

Dalam kegiatan ini turut hadir Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz, Gubernur DKI Anies Baswedan, Pangdam Jaya, Asops Panglima TNI serta segenap Pejabat TNI Polri dan Pemerintahan.(Rep)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Selasa Siang, Prabowo Tertinggal Tiga Juta Suara Berdasar Situng KPU
apahabar.com

Nasional

Dugaan Kekerasan ke Jurnalis saat Demo, Kadiv Humas Polri: Kami Melindungi Wartawan
apahabar.com

Nasional

44 Persen Kabupaten/Kota Berisiko Rendah dan Aman Covid-19
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Sembuh 7.015, Positif 25.773 Orang
apahabar.com

Nasional

Gempa M 5,9 Guncang Pangandaran, Rumah Warga di Ciamis Rusak
apahabar.com

Nasional

8.000 Orang Diprediksi Hadir pada Misa Natal di Gereja Katedral
apahabar.com

Nasional

Last Minute, Koordinator Saksi di Samarinda Diduga Lancarkan ‘Serangan Fajar’
apahabar.com

Nasional

Proses Persidangan 7 Anggota KNPB Dipindahkan ke Kaltim
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com