Kronologis Penangkapan Penusuk Wildan, Mahasiswa Tanbu yang Tewas Dikeroyok BRAVO! Para Penusuk Wildan Mahasiswa ULM asal Tanbu Diringkus Polisi Transkrip PPK Banjar Terima Rp10 Juta Beredar, Bawaslu Turun Tangan POPULER KALSEL SEPEKAN: Panasnya Sidang MK, Penangkapan Pedofil Tapin, hingga Kisruh Elpiji Langka Update Covid-19 Kotabaru: Positif 4, Sembuh 11 Orang

Surat Edaran Satpol PP Banjarmasin Diprotes, Ibnu Sina: Segera Kita Tarik

- Apahabar.com Sabtu, 9 Mei 2020 - 14:52 WIB

Surat Edaran Satpol PP Banjarmasin Diprotes, Ibnu Sina: Segera Kita Tarik

Ilustrasi PSBB Banjarmasin. Infografis-apahabar.com/Zulfikar

apahabar.com, BANJARMASIN – Sebuah surat edaran Satpol PP Banjarmasin jadi viral lantaran meminta sebagian tempat usaha untuk tutup sementara selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Tempat usaha ini diantaranya restoran, kafe, rumah makan untuk tidak beroperasi mulai pukul 21.00 Wita. Kemudian tempat usaha yang tutup total adalah dealer, bengkel, variasi hingga toko onderdil mobil dan motor.

Di bawahnya ada toko elektonik seperti ponsel yang juga tak diperkenanan buka.

Dengan adanya surat edaran ini banyak warga yang menyampaikan penolakan atas keputusan tersebut.

Adanya gesekan, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina segera ambil langkah tegas dengan membuat video klarifikasi.

Dalam video yang beredar, Ibnu menyampaikan segera menarik surat edaran Satpol PP itu karena memang revisi Perwali Nomor 33 Tahun 2020 untuk pelaksanaan PSBB jilid kedua sedang dalam pembahasan.

“Terkait dengan maraknya surat edaran di sosial media, saya perintahkan untuk segera ditarik. Dan insya Allah revisi Perwali ini akan difinalkan dan akan ada informasi lebih lanjut penerapan PSBB di Banjarmasin,” ujar Ibnu.

Sisi lain, Ibnu juga menerangkan kepada petugas medis yang berdomisili di luar kota Banjarmasin untuk tetap masuk seperti biasa ke dalam kota.

Sebab petugas medis, PLN, sembako dan ambulan yang melewati pos pembatasan kota dikecualikan putar balik.

Mereka diperbolehkan masuk karena sudah dicantumkan dalam pasal Perwali Nomor 33 Tahun 2020.

“Kepada petugas Polresta, Satpol PP dan Dishub yang berjaga di posko untuk diperbolehkan petugas medis masuk,” ucapnya.

Sebelumnya, Plt Kepala Satpol PP, Ichwan Noor Chalik menyampaikan kehadiran surat itu untuk menindaklanjuti Perwali Kota Banjarmasin Nomor 33 Tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan PSBB dalam rangka percepatan penanganan virus Corona.

“Kami minta agar menutup sementara usahanya selama pelaksanaan PSBB Banjarmasin,” ujarnya. Ichwan juga mengancam akan mengerahkan petugas Satpol PP untuk menutup paksa tempat usaha yang bandel atau mengindahkan surat edaran tersebut.

Jika terbukti kedapatan seperti itu, Ichwan akan turun langsung mengkomandoi penutupan tempat usaha. “Insya Allah dalam waktu dekat kita akan giat untuk memantau tempat usaha yang patuh atau tidak,” ucapnya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

Covid-19 Belum Reda, THM Diizinkan Beroperasi
Tarian Tradisional

Kalsel

Musik dan Tarian Tradisional Kalsel Terpelihara di Kelumpang Hulu Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Siapkan Rp 60 Juta untuk Sewa Ruko Tak Jauh dari Lokasi Kebakaran
apahabar.com

Kalsel

Catatan Gegap Gempita Pemilu di Kalimantan Selatan
apahabar.com

Kalsel

Jelang Idul Adha, Pasar Marabahan Minim Fluktuasi Harga
apahabar.com

Kalsel

Ditinggal Antar Parcel, Sebuah Rumah di Sungai Andai Ludes Terbakar
apahabar.com

Kalsel

Ekonomi Lesu di Tengah Corona, Jamkrida Kalsel Jamin Tak Ada Kredit Macet

Kalsel

Blunder PSBB Banjarmasin, Penumpang Gelap Diduga Diselundupkan via Trisakti
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com