2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan

Surat Edaran Satpol PP Banjarmasin Diprotes, Ibnu Sina: Segera Kita Tarik

- Apahabar.com Sabtu, 9 Mei 2020 - 14:52 WIB

Surat Edaran Satpol PP Banjarmasin Diprotes, Ibnu Sina: Segera Kita Tarik

Ilustrasi PSBB Banjarmasin. Infografis-apahabar.com/Zulfikar

apahabar.com, BANJARMASIN – Sebuah surat edaran Satpol PP Banjarmasin jadi viral lantaran meminta sebagian tempat usaha untuk tutup sementara selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Tempat usaha ini diantaranya restoran, kafe, rumah makan untuk tidak beroperasi mulai pukul 21.00 Wita. Kemudian tempat usaha yang tutup total adalah dealer, bengkel, variasi hingga toko onderdil mobil dan motor.

Di bawahnya ada toko elektonik seperti ponsel yang juga tak diperkenanan buka.

Dengan adanya surat edaran ini banyak warga yang menyampaikan penolakan atas keputusan tersebut.

Adanya gesekan, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina segera ambil langkah tegas dengan membuat video klarifikasi.

Dalam video yang beredar, Ibnu menyampaikan segera menarik surat edaran Satpol PP itu karena memang revisi Perwali Nomor 33 Tahun 2020 untuk pelaksanaan PSBB jilid kedua sedang dalam pembahasan.

“Terkait dengan maraknya surat edaran di sosial media, saya perintahkan untuk segera ditarik. Dan insya Allah revisi Perwali ini akan difinalkan dan akan ada informasi lebih lanjut penerapan PSBB di Banjarmasin,” ujar Ibnu.

Sisi lain, Ibnu juga menerangkan kepada petugas medis yang berdomisili di luar kota Banjarmasin untuk tetap masuk seperti biasa ke dalam kota.

Sebab petugas medis, PLN, sembako dan ambulan yang melewati pos pembatasan kota dikecualikan putar balik.

Mereka diperbolehkan masuk karena sudah dicantumkan dalam pasal Perwali Nomor 33 Tahun 2020.

“Kepada petugas Polresta, Satpol PP dan Dishub yang berjaga di posko untuk diperbolehkan petugas medis masuk,” ucapnya.

Sebelumnya, Plt Kepala Satpol PP, Ichwan Noor Chalik menyampaikan kehadiran surat itu untuk menindaklanjuti Perwali Kota Banjarmasin Nomor 33 Tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan PSBB dalam rangka percepatan penanganan virus Corona.

“Kami minta agar menutup sementara usahanya selama pelaksanaan PSBB Banjarmasin,” ujarnya. Ichwan juga mengancam akan mengerahkan petugas Satpol PP untuk menutup paksa tempat usaha yang bandel atau mengindahkan surat edaran tersebut.

Jika terbukti kedapatan seperti itu, Ichwan akan turun langsung mengkomandoi penutupan tempat usaha. “Insya Allah dalam waktu dekat kita akan giat untuk memantau tempat usaha yang patuh atau tidak,” ucapnya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Di Tanbu, Kementrian Kelautan dan Perikanan Distribusikan 40 Ribu Benih Ikan
apahabar.com

Kalsel

Paling Informatif, PD Baramarta Terima Penghargaan
apahabar.com

Kalsel

Maju di Pilbup Banjar 2020, H Rusli Mantap Mundur dari Kursi DPRD Kalsel
apahabar.com

Kalsel

6 Kebakaran di Banjarmasin, Kerugian Tembus Miliaran
apahabar.com

Kalsel

Wow, Penghasilan Bocah Badut Jalanan di Banjarmasin Lampaui Gaji Pegawai
apahabar.com

Kalsel

Pilkada Serentak 2020, ASN dan Honorer di Banjarmasin Wajib Netral
apahabar.com

Kalsel

Di Tengah Pendemi Covid-19, Kapuas Siaga Hadapi Karhutla

Kalsel

Setahun Jokowi-Ma’ruf, Map Merah Penuhi Jalanan Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com