Warga Eks Bioskop Cempaka Geger, Pria Tewas Bersimbah Darah 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu

Tak Berulah Lagi, Warga Asimilasi Rutan Marabahan Dapat Bantuan

- Apahabar.com Selasa, 19 Mei 2020 - 10:42 WIB

Tak Berulah Lagi, Warga Asimilasi Rutan Marabahan Dapat Bantuan

Bupati Batola, Hj Noormiliyani AS, langsung menyerahkan bantuan bahan pokok kepada warga Rutan Klas IIB Marabahan yang menerima manfaat program asimilasi dan integrasi. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Ikut terdampak Covid-19, sebanyak 61 warga Rutan Klas IIB Marabahan yang memperoleh manfaat program asimilasi dan integrasi, juga menerima bantuan dari Pemkab Barito Kuala.

Terhitung sejak 1 Maret 2020, mereka mendapat kesempatan kembali menyatu dan beradaptasi dengan kondisi masyarakat.

Mereka di antaranya telah menjalani setengah masa pidana dengan vonis tertinggi 7 tahun. Kemudian sebagian lagi telah menjalani dua per tiga masa pidana.

Oleh karena baru kembali menghirup udara bebas, tidak sedikit di antara mereka yang kesulitan mendapatkan kembali pekerjaan.

Ironisnya semuanya berlangsung di tengah pandemi Covid-19 yang mengharuskan pembatasan aktivitas di luar rumah.

Untungnya keadaan mereka mendapatkan perhatian. Memanfaatkan bantuan dari berbagai pihak, 61 warga penerima manfaat asimilasi dan integrasi itu memperoleh bantuan bahan pokok dari Pemkab Batola.

“Bagaimanapun mereka bagian masyarakat Batola juga. Kebetulan masih tersedia beberapa bantuan, sehingga mereka layak mendapatkan sebagian,” sahut Bupati Batola, Hj Noormiliyani AS, Senin (18/5).

Bantuan tersebut terhitung sebagai bonus, mengingat 61 penerima asimilasi dan integrasi itu terdata tidak lagi melakukan tindakan melawan hukum.

“Alhamdulillah tidak seorang pun yang membikin ulah. Semoga mereka tidak mengulangi lagi tindak pidana,” jelas Andi Gunawan, Kepala Rutan Marabahan.

“Selama menjalani asimilasi dan integrasi, mereka semua tetap dalam pengawasan kami, baik didatangi langsung maupun melalui video call,” sambungnya.

Di antara penerima bantuan, terdapat Hanafi yang sudah tidak bekerja selama beberapa bulan pasca mendapatkan asimilasi.

“Tentu kami bersyukur atas bantuan ini. Kami cukup terbantu, karena cuma bisa di rumah dalam beberapa bulan terakhir,” papar pria paruh baya ini.

“Mudahan-mudahan selama menjalani asimilasi, saya tidak mengulang kesalahan lagi,” pungkas warga Handil Bakti tersebut.

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Duh, Pembunuhan Keji di Buncit Indah Banjarmasin Hanya karena Masalah Sepele

Kalsel

VIDEO: Ledakan Keras Guncang Sungai Jingah Dini Hari Tadi
apahabar.com

Kalsel

Tambah 66 Kasus, Giliran Balangan Dominasi Pasien Baru Covid-19 di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Seluruh Kelurahan di Banjarbaru Dapat Kucuran Dana Rp 370 Juta
apahabar.com

Kalsel

Berita Tabloid Indonesia Barokah Tak Pengaruhi Perolehan Suara Prabowo-Sandi
apahabar.com

Kalsel

Dear Warga Kalsel, Waspada Lonjakan Kasus Covid-19 Efek Lebaran
apahabar.com

Kalsel

Bos Mesin Jadi Ketua Pengcab HDCI Banjarbaru-Martapura
apahabar.com

Kalsel

Respon Kapolda soal Tertangkapnya Penyerang Kadiv PAS Kemenkumham Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com