Jokowi Telepon Paman Birin, TNI Terjunkan Kopaska hingga Puluhan Perahu Karet Kapolres Balangan Siap Salurkan Bantuan Adaro ke Masyarakat Terdampak Banjir Tiba di Kalsel, Panglima TNI Marsekal Hadi Tinjau Banjir di Objek Vital BPBD Kapuas Kembali Ingatkan Warga, Waspada Cuaca Ekstrem Bantu Warga Terdampak Banjir, Sekretariat PDIP Kalsel Disulap Jadi Tempat Pengungsian

Tak Difungsikan, Pos Kesehatan di Dusun Lipon Kotabaru Bak Rumah Hantu!

- Apahabar.com Jumat, 1 Mei 2020 - 15:41 WIB

Tak Difungsikan, Pos Kesehatan di Dusun Lipon Kotabaru Bak Rumah Hantu!

Belasan tahun dibangun, Puskesdus di Dusun Lipon, Desa Bangkalaan Dayak, Kelumpang Hulu tidak kunjung difungsikan hingga saat ini. Foto: Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Belasan tahun dibangun, Pos Kesehatan Dusun (Poskesdus) di Dusun Lipon, Desa Bangkalaan Dayak, Kecamatan Kelumpang Hulu bak rumah hantu.

Belasan tahun sejak dibangun, Poskesdus itu belum juga difungsikan. Tak ada satupun tenaga medis ditugaskan oleh pemerintah daerah setempat.

Pada kenyataannya, meski wilayahnya berada di pelosok Kotabaru, Dusun Lipontapi dihuni oleh ratusan jiwa.

Mereka tentu memerlukan layanan kesehatan dari petugas medis layaknya warga lainnya ketika sedang sakit.

Kepada apahabar.com, Amirdi RH, warga Dusun Lipon sangat menyayangkan sikap pemerintah daerah.

Ia cukup berharap pemerintah daerah atau Dinas Kesehatan Kotabaru segera memberikan perhatian serius.

“Mestinya, pemerintah daerah segera memikirkan hal ini. Karena, warga Dusun Lipon juga sama dengan warga lainnya di Kotabaru. Berhak mendapatkan layanan kesehatan,” ujarnya, Jumat (1/5).

Selain itu, Amirdi juga menyebutkan keberadaan Poskesdus, dilengkapi dengan tenaga medis, beserta sarana penunjangnya sangat diperlukan. Sebab, jarak antara Dusun Lipon dengan Puskesmas sangat jauh.

“Intinya, kalau ada warga yang tiba-tiba sakit, harus berobat ke Puskesmas di kecamatan. Sementara, jarak tempuhnya sangat jauh. Belum lagi, kondisi jalannya yang rusak parah,” ujarnya.

Sementara, kabar memilukan tersebut ternyata sudah sampai ke telinga wakil rakyat Kalimantan Selatan di DPR RI, Syafruddin H Maming, atau Cuncung.

Menanggapi persoalan itu Cuncung meminta agar pemerintah daerah Kotabaru segera turun tangan.

Warga pelosok juga harus mendapatkan perhatian. Mereka sama, berhak mendapat layanan kesehatan yang memadai dari pemerintah.

Hal itu jangan sampai terus berlarut. Dikhawatirkan akan ada hal yang tidak diinginkan terjadi.

Ketika ada warga yang sakit, lalu harus berobat, dan menempuh perjalanan yang cukup jauh.

“Informasinya memang sangat memperihatinkan sekali. Pemerintah daerah, atau dinas kesehatan setempat harus turun tangan ambil tindakan, dan menempatkan tenaga medisnya,” tegas Cuncung.

Dikonfirmasi apahabar.com, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru, Hj Ernawati mengakui pihaknya belum menempatkan petugas medis di Dusun Lipon.

Namun, petugas medis bidan PTT provinsi telah ditempatkan di Desa Bangkalaan Dayak, Kecamatan Kelumpang Hulu.

“Jadi kami memang tidak menempatkan petugas medis itu di dusun itu karena keterbatasan petugas medis. Tapi, di Desa Bangkalaan Dayak sudah kami tempatkan bidan desa di sana,” ujar Ernawati.

Selain itu, Ernawati bilang, memberikan pelayanan kepada warga di Dusun Lipon, petugas medis dari Puskesmas Kelumpang Hulu, bersama bidan desa yang datang ke Poskesdus Dusun Lipon.

“Jadi, satu bulan sekali kalau tidak salah, petugas Puskesmas, dan bidan desa ke sana memberi pelayanan untuk warga. Karena, jauh mereka bermalam di sana,” pungkasnya mengakhiri.

Reporter: Masduki
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Anggota Dewan yang Tak Terpilih Ternyata Masih Dapat ‘Gaji’
apahabar.com

Kalsel

Para ‘Pencari Hantu’ di Banjarmasin Salurkan Paket Sembako ke Panti Asuhan

Kalsel

Penting Selamat, Malam Tahun Baru Warga Kotabaru Pilih Bakar Jagung di Rumah
apahabar.com

Kalsel

Ada Aruh Ganal Budaya Banjar di Samarinda, Kalsel Pastikan Naik Panggung
apahabar..com

Kalsel

Bawaslu Datangi Bupati Banjar, Bahas Mutasi Pejabat
apahabar.com

Kalsel

Gegara Karantina, Pasien di Banjarmasin Ancam Bunuh Diri
apahabar.com

Kalsel

Aturan Peredaran Minol, Komisi II Pertanyakan Komitmen Ibnu Sina
apahabar.com

Kalsel

Resmi, Disdik HST Perpanjang Masa Belajar di Rumah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com