3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Tambah 8 Kasus, Gugus Tugas Optimis September Kalteng Bebas Covid-19

- Apahabar.com Rabu, 27 Mei 2020 - 19:55 WIB

Tambah 8 Kasus, Gugus Tugas Optimis September Kalteng Bebas Covid-19

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran selaku ketua gugus tugas Covid-19 Kalteng. Foto-Istimewa

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah, Rabu (27/5) merilis kasus positif Covid-19 sudah tembus 329 orang.

Terjadi penambahan 8 orang. Tujuh di Kota Palangka Raya dan satu orang di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Namun tak membuat Gugus Tugas Covid-19 Kalteng pesimis dan meyakini  September 2020 mendatang, Bumi Isen Mulang bebas dari virus asal Wuhan, China tersebut.

“Saya tetap optimis kalau Kalteng bisa bebas corona September nanti. Asalkan masyarakat disiplin mengikuti protokol pencegahan yang disampaikan pemerintah,” kata Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel, dr Suyuti Syamsul.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kalteng ini, jika masyarakat tidak disiplin, sampai kapan pun, tidak akan ada menyelesaikan masalah Covid-19.

Perlu diingat, bahwa tidak ada orang yang kebal corona, bahkan orang yang sudah sembuh pun tidak terbentuk anti bodi sehingga bisa kembali positif.

Oleh sebab itu, selain upaya pencegahan dari pemerintah, masyarakat juga hendaknya berperan aktif mencegah penularan dengan mematuhi imbauan pemerintah.

Baik protokol pencegahan seperti sosial distancing dan physical distancing. Tetapi juga selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dan senantiasa memakai masker.

“Jaga jarak minimal satu meter. Namun idelanya 1,8 meter. Kalau masyarakat disiplin menjalankannya, penularan Covid-19 ini bisa memutus rantai penularan dengan cepat,”ujarnya.

Untuk itu masyarakat harus lebih meningkatkan kepatuhan terhadap imbauan pemerintah, agar September mendatang, Kalteng akan bisa terbebas dari virus ini.

“Semoga pertengahan September, kita sudah deklarasikan Covid-19 sudah teratasi, dengan catatan semua disiplin dengan imbauan pemerintah ya,” tegasnya.

Tak hanya itu saja, Kalteng sudah melewati periode puncak pandemik corona. Bahkan, kendati pasien positif masih bisa ditemukan sampai Agustus nanti.

“Kuncinya di situ. Silakan beraktivitas, pasar silakan dibuka, tapi tolong diatur jaraknya antar penjual dan pembeli agar tidak kerumun. Kalau ini bisa dilakukan sebetulnya tidak masalah dan bisa menekan angka penularan,”imbuh Suyuti.

apahabar.com

Data terkini sebaran Covid-19 di Kalteng. Foto-Istimewa

Reporter: Ahc23
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Kalteng Terima Bantuan APD Tahap 2
apahabar.com

Kalteng

Kapolda: Waspadai Peredaran Sabu-sabu di Pedesaan
apahabar.com

Kalteng

Sensus Penduduk 2020, BPS Barut Terjunkan 110 Personel
apahabar.com

Kalteng

1.001 Petugas Coklit Kapuas Mulai Menyebar Datangi Warga
apahabar.com

Kalteng

RS Doris Sylvanus Kewalahan Tampung Pasien Covid-19, Apa Solusinya?
apahabar.com

Kalteng

Keberpihakan ke Peladang, Fraksi Demokrat Desak Menteri LHK
apahabar.com

Kalteng

Pansus Hak Interpelasi DPRD Kapuas Kalteng Gulirkan Hak Angket
apahabar.com

Kalteng

Sugianto-Edy Blusukan Pasar Kapuas, Mulai dari Minum Jamu sampai Borong Mangga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com