ga('send', 'pageview');
Cerita Sukses Pemuda Kotabaru di Jepang dan Gaet Wanita Mualaf Ribuan Gram Sabu Gagal Edar, BNN Kalsel Diapresiasi Pusat Banjir di Pelaihari, Warga Diminta Waspada Hujan Susulan Dulu Bugar, ‘Kai Api’ Kini Ringkih di RS Ansari Saleh Lagi, Covid-19 Renggut Nyawa Nakes di Puskesmas Banjarmasin




Home Kalsel

Kamis, 28 Mei 2020 - 20:11 WIB

Tanah Bumbu Siap Menyambut “New Normal”

Redaksi - Apahabar.com

Landmark Kabupaten Tanah Bumbu. Foto-Wikipedia

Landmark Kabupaten Tanah Bumbu. Foto-Wikipedia

apahabar.com, BATULICIN – Rencana penerapan “new normal” oleh pemerintah pusat masih menuai pro dan kontra dari banyak pihak.

Meski begitu, Kabupaten Tanah Bumbu sudah melakukan langkah strategis dan menyiapkan segala sesuatunya menuju kenormalan baru itu.

“Dalam pertemuan yang kami lakukan, kita sudah akan berupaya melakukan langkah-langkah strategis untuk menuju ‘new normal’ tersebut,” ungkap Sekretaris Daerah Tanah Bumbu, H Rooswandi Salem, kepada apahabar.com, Kamis (28/5).

Berdasarkan keterangan dari Presiden Joko Widodo, new normal merupakan perubahan kebiasaan, perilaku atau tata kelola baru yang harus dijalankan masyarakat dengan sejumlah aturan seperti mengedepankan hidup bersih dan sehat, mengenakan masker, dan menghindari kerumunan.

“Untuk menuju new normal kita akan melakukan pendisiplinan masyarakat, terutama pada kerumunan-kerumunan dan pada titik keramaian,” ujarnya.

Baca juga :  Duh, Dua Desa di Sungai Loban Tanbu Mulai Terendam

Jika new normal diterapkan di Kabupaten Tanah Bumbu, Rooswandi memastikan kebijakan itu juga akan diterapkan untuk para pedagang dan pengelola rumah makan.

“Di sinilah kita akan menerapkan SOP, bahwasanya setiap rumah makan tentunya harus menyiapkan minimal tempat cuci tangan, kemudian mewajibkan semua pengunjung dan semua petugas yang ada di rumah makan harus memakai masker,” bebernya.

Bagi mereka yang tidak menerapkan SOP yang telah ditetapkan, Pemkab Tanah Bumbu akan memberikan sanksi berupa peninjauan kembali terhadap perizinan rumah makan tersebut.

Dalam penerapannya nanti, Rooswandi tetap menganggap penting adanya sosialisasi secara merata di kalangan masyarakat. Aparatur pemerintah harus terus menyosialisasikan tentang kondisi kenormalan baru itu.

Baca juga :  Siang Hari, Hujan Disertai Petir Diprakirakan Melanda Batulicin dan Kotabaru

“Ini menjadi penting, peran masyarakat dalam hal ini pemerintah desa pada lingkungan RT dan RW harus juga membantu memantau dalam pelaksanaan kebijakan-kebijakan yang sudah ditetapkan tersebut,” tuturnya.

Rooswandi berharap semua elemen dapat bersinergi dan bekerja sama memberikan dukungan dalam rangka melakukan new normal tersebut.

“Kita berharap kerja sama dari seluruh masyarakat dalam rangka melakukan new normal ini, karena tidak mungkin bisa efektif penerapan sebuah kebijakan kalau tidak didukung oleh masyarakat itu sendiri,” pungkasnya.

Reporter: Syahriadi
Editor: Puja Mandela

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sudah Definitif, Ini Penekanan Ketua DPRD Batola
apahabar.com

Kalsel

Bikin Mabuk Bocah Ingusan, Pekerja di Banjarmasin Ditangkap
apahabar.com

Kalsel

Gelar Seminar Internasional, Pemkot Jual Konsep Smart City

Kalsel

Adik Korban Kolam Eks Tambang Tala Histeris, Jasad Akhirnya Ditemukan!
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Bangunan di Kalsel ‘Terbengkalai’, KPK Angkat Bicara!
Sertijab Kalapas Karang Intan, Sugito Deklarasikan Janji Kinerja 2020

Kalsel

Sertijab Kalapas Karang Intan, Sugito Deklarasikan Janji Kinerja 2020  
apahabar.com

Kalsel

Portal Jembatan Alalak II Diganti Besi, Mobil yang Nekat Siap-Siap Hancur
apahabar.com

Kalsel

Persiapan Polres Batola Hadapi Karhutla
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com